Kejati Jambi Gelar Seminar Nasional, Bahas Ketahanan Energi Nasional dan Penegakan Hukum Migas Wali Kota Jambi Maulana Groundbreaking Pendopo Warga RT 35 Villa Real, Kampung Bahagia Dorong Gotong Royong dan Kepedulian Sosial HIPMI Kerinci dan Kota Sungai Penuh Jalin Kerja Sama dengan BSI, Dorong Penguatan Usaha Pengusaha Muda Pemkot Jambi dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Usai Pembukaan TMMD Ke-130, Satgas Gelar Pengobatan Gratis yang Diserbu Warga Desa Merbau

Home / Berita

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Lepas Rindu di Balik Jeruji, Lapas Bireuen Buka Layanan Kunjungan dengan Pengamanan Super Ketat

BIREUEN – Lapas Kelas IIB Bireuen menggelar layanan kunjungan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan pengamanan dan pengawasan super ketat, Senin (12/10/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Momentum kunjungan tersebut dimanfaatkan jajaran Staf Pelayanan Kunjungan dan Satgas P2U dibantu peserta magang untuk melakukan pemeriksaan barang dan penggeledahan badan terhadap setiap tamu kunjungan. Hal ini dilakukan demi memastikan layanan kunjungan berjalan aman dan kondusif.

Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen, Didik Niryanto, A.Md.IP., S.A.P., mengatakan pihaknya membuka layanan kunjungan dengan prosedur yang berlaku demi menjaga kenyamanan keluarga dan WBP.

BACA LAINNYA  Rutan Tanjung Pura Gelar Tes Urine Massal Perangi Narkoba dalam Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

“Kami memberikan kesempatan kepada WBP untuk bersilaturahmi dan melepas rindu dengan keluarga di momen yang sangat penting ini. Tapi tetap prosedur keamanan harus ketat,” ujar Didik.

Salah satu keluarga WBP, Ibu Cut Tari, mengaku puas dengan pelayanan Lapas Bireuen.

“Kami sebagai keluarga merasa pelayanan di Lapas Bireuen sudah yang terbaik dan sesuai aturan. Ini wajib dilakukan biar jangan ada fitnah dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya kepada awak media.

BACA LAINNYA  Kapolda Jambi Lakukan Pengecekan Penyaluran Dana Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima / Warung

Antusiasme keluarga WBP terlihat tinggi. Mereka datang untuk melepas rindu dengan keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.

Untuk menjaga keamanan, setiap pengunjung diwajibkan mengikuti prosedur pemeriksaan ketat. Lapas memperbolehkan pengunjung membawa makanan dan minuman untuk keluarga di dalam, namun melarang keras membawa handphone, senjata tajam (sajam), dan barang terlarang lainnya.

“Seluruh pengunjung akan diperiksa secara ketat oleh petugas demi menjaga keamanan,” tegas Kalapas.

Share :

Baca Juga

Berita

Komisi VII DPRA Temui Menparekraf di Jakarta, Bahas Kemandirian Ekonomi Santri Aceh

Berita

Pria di Teluk Nilau Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi

Berita

Menggali Jejak Perlawanan dan Adat Aceh: Dua Buku Dr. Ahmad Dadek Dibedah di Aceh Barat

Berita

Utamakan Estetika Kota, Pj Wali Kota Tegaskan APJII Harus Konsisten Rapikan Kabel Internet 

Berita

BNNP Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 7 Tersangka: Rata-rata Kurir dan Pengedar

Berita

Sepeda Listrik Kian Marak, Kasat Lantas Polres Aceh Timur Imbau Tidak Digunakan di Jalan Raya

Berita

Tim Haji Sulaiman Calon Bupati Aceh Timur Almu Najir Menyerahkan Bantuan Sembako Untuk Nek Khatijah.

Berita

Kukuhkan Pjs Tiga Wilayah, Pesan Gubernur Al Haris: Jaga Sinergitas dan Kondusifitas Daerah