Jambi – Selasa, 02 Desember 2025 pukul 09.00 WIB. Menjelang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh setiap 3 Desember, jajaran kepolisian di Kota Jambi menggelar kegiatan edukatif bagi para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Peringatan HDI yang merupakan agenda resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik tentang isu penyandang disabilitas, serta memperkuat dukungan terhadap martabat dan kesejahteraan mereka.
Dalam momentum tersebut, AKBP Dr. H. Dadang Djoko Karyanto, S.H., M.H., M.Pd., perwira menengah Polri sekaligus penulis buku “Model Kolaborasi Multi Stakeholders dalam Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di Provinsi Jambi”, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SLB Prof. Dr. Sri Sudewi Masjchun Sofwan, SH, yang berlokasi di Jalan Depati Purbo, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 150 siswa/i SLB, 5 guru internal, serta pihak sekolah yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budi Surono. Dalam sambutannya, Budi Surono menyampaikan bahwa SLB yang ia pimpin telah terakreditasi A dan menerapkan Kurikulum Merdeka. Budi Surono memberi apresiasi penuh kepada AKBP Dr. Dadang dan tim Ditbinmas atas kepeduliannya terhadap pendidikan karakter siswa berkebutuhan khusus.
Dalam paparannya, AKBP Dr. Dadang menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap ancaman narkoba di kalangan generasi muda, termasuk siswa SLB. Ia menyampaikan dampak negatif narkoba bagi kesehatan, masa depan pendidikan, serta faktor kerawanan yang sering menyasar kelompok rentan, termasuk anak dan remaja berkebutuhan khusus.
Sosialisasi ini sekaligus menjadi implementasi langsung dari model pendidikan karakter yang ia kembangkan melalui bukunya, yang menekankan kolaborasi multi-stakeholders sebagai strategi pencegahan kenakalan remaja.
Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di SLB ini memiliki hubungan erat dengan konsep yang dipaparkan dalam buku AKBP Dr. Dadang. Berikut keterkaitannya Narkoba sebagai isu strategis yang harus diatasi bersama.
Buku tersebut menyoroti meningkatnya fenomena penyalahgunaan narkoba pada pelajar SMA/SMK dan SLB di Provinsi Jambi. Program pencegahan dini, termasuk sosialisasi bahaya narkoba, merupakan bagian dari strategi pre-emtif Polri, khususnya Ditbinmas Polda Jambi.
Kolaborasi multi pihak sebagai fondasi pencegahan, Model kolaborasi melibatkan Ditbinmas Polda Jambi, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, guru BK, serta berbagai elemen masyarakat. Ini menjadikan pendidikan karakter sebagai gerakan kolektif, bukan sekadar tanggung jawab sekolah.
Modul Pelatihan Penguatan Karakter (MPT), Buku tersebut menghasilkan inovasi berupa Modul Pelatihan Penguatan Karakter Siswa (MPT), yang menempatkan guru BK sebagai Agen Pre-emtif Polri. Modul ini membantu guru menanamkan daya tangkal siswa terhadap narkoba dan kenakalan remaja.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memeriahkan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025, namun juga menjadi bentuk komitmen Polri terhadap kelompok rentan. Anak berkebutuhan khusus di SLB Prof. Dr. Sri Sudewi Masjchun Sofwan diberikan pemahaman yang mudah dipahami tentang bahaya narkoba dengan pendekatan komunikatif dan ramah anak.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter siswa, meningkatkan ketahanan diri (resilience), serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dari ancaman penyalahgunaan narkoba.











