Batang Hari – Puluhan elemen organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan mahasiswa di Kabupaten Batang Hari yang tergabung dalam Aliansi OKP & Mahasiswa Batang Hari akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Batang Hari, Kamis (24/7).
Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap sejumlah permasalahan yang dinilai belum diselesaikan oleh pemerintah daerah.
Dalam seruan aksinya, massa menuntut transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), serta meminta Bupati Batang Hari segera membayarkan hak-hak para pekerja yang hingga kini disebut masih tertunda.
“Ini menyangkut hak-hak tenaga kerja seperti perangkat desa, dai, DTA, pengawai syara’, guru tangguh, motivator tangguh, PAMI, RT, hingga tenaga honorer lainnya. Mereka menunggu kejelasan dan realisasi pembayaran,” kata salah satu peserta aksi.
Aliansi juga mendesak agar janji-janji Bupati Batang Hari pada periode kedua segera diwujudkan, termasuk penyelesaian pembangunan Islamic Center yang hingga kini belum terealisasi.
Tuntutan lainnya mencakup persoalan anggaran beasiswa yang hanya disalurkan sebagian dari rencana awal, serta ketidakjelasan dana hibah dan ketepatan penyaluran yang dinilai tidak transparan.
Massa akan mulai berkumpul di kawasan BBC pada pukul 10.00 WIB, kemudian melakukan longmarch menuju Kantor Bupati. Para peserta aksi akan mengenakan pakaian kebesaran masing-masing OKP sebagai bentuk identitas dan solidaritas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Batang Hari belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana aksi tersebut.











