Pertemuan Rutin, DWP Perakim Tanjab Barat Asah Kreatifitas Lewat Merangkai Buket Eks Kombatan GAM Tripoli Libya Pimpin PSI Pidie Tingkatkan Profesionalisme SDM, Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Seminar Nasional Implementasi KUHP Baru Koordinasi Porprov XXIV, KONI Tanjab Timur Sambangi KONI Tanjab Barat Berantas Geng Motor dari Akarnya, Polres Tanjab Barat Gencarkan Edukasi Preventif

Home / Berita

Kamis, 3 Februari 2022 - 09:05 WIB

ARPKH Gelar Aksi Damai Desak Kapolres Bungo Evaluasi Jajarannya

Bidik Indonesia News, BUNGO – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Peduli Keadilan dan Hukum (ARPKH) kabupaten Bungo kembali melakukan aksi setelah sebelumnya di Kejaksaan Negeri, hari ini kembali menggelar aksi damai di depan Mapolres Bungo. Rabu (02/02/2022).

Melalui orasinya, Fahlefi sekaligus Koorlap aksi kembali menyampaikan beberapa tuntutannya salah satunya meminta agar tidak ada lagi hukum yang tajam kebawah tumpul keatas

” Ada 6 point’ tuntutan yang kami sampaikan kepada polres Bungo terkait kinerja kepolisian ” Tutur Fahlefi usai audensi dengan Kapolres Bungo

Enam point’ tuntutan tersebut disampaikan nya diantaranya :
1. Dalam rangka 1 tahun kinerja Kapolri kami minta agar kinerja jajarannya di evaluasi
2. Meminta Kapolres Bungo juga segera mengevaluasi kinerja jajarannya terutama pada satuan Reskrim polres Bungo yang merupakan cerminan besar dalam penegakan hukum ditengah masyarakat Bungo
3. Meminta jajaran polres Bungo melalui Kapolres Bungo selalu menjunjung tinggi rasa keadilan ditengah masyarakat dalam penegakan hukum secara profesional dan akuntabel dalam menjalankan fungsinya sebagai pelayan ,pelindung dan pengayom masyarakat
4. Kami mendukung semangat Kapolri bahwa tidak akan ada lagi Hukum tajam kebawah tumpul keatas dan meminta Kapolres menjalankan amanah tersebut
5. Meminta Kapolres Bungo segera membentuk satgas mafia tanah dikabupaten Bungo agar mempermudah masyarakat melaporkan kasus dan dapat ditangani secara khusus tanpa pandang bulu
6. Meminta Kapolres Bungo secara terbuka menyampaikan kelanjutan langkah kepolisian terkait dugaan penyerobotan hutan dan alat berat yang sudah dipolice line beberapa waktu yang lalu di Rantau pandan

BACA LAINNYA  Kapolres Sarolangun Buka Turnamen Bhayangkara Cup 1 dan Road to Gaes Nasional VII 2023 

” Tuntutan ini sudah kami sampaikan kepada Kapolres ,Alhamdulillah resfon yang sangat baik dari beliau dan bahkan beliau (Kapolres Bungo) sangat mengapresiasi ” Tutur Fahlefi

BACA LAINNYA  Guru PAUD/TK/RA se-Kecamatan Peunaron Tingkatkan Kompetensi 

Selain itu, melalui audiensi tadi perwakilan aksi juga mengadukan kepada Kapolres Bungo beberapa kasus yang dilaporkan masyarakat salah satunya terkait dugaan penyerobotan tanah yang dinilai tidak ada perkembangannya hingga saat ini.

Namun terkait kasus penyerobotan hutan dan alat berat yang pernah di Police Line, Kapolres Bungo menyampaikan bahwa kasus tersebut sudah tahap P21 pada tanggal 20 Januari 2022 yang lalu ,Ujar fahlefi Menambahkan

Fahlefi menyampaikan yang terpenting dalam penyampaian tuntutan tersebut adalah kasus yang menimpa Mardedi Susanto ,kami juga sudah sampaikan dugaan maladministrasinya ke Kapolres Bungo dengan tegas Kapolres Bungo akan menindak lanjuti nya ” Beber Pahlefi .

Kalau kasus ini tidak ada tindak lanjutnya kami akan melakukan aksi – aksi selanjut nya ” Tutup fahlefi (HJ)

Share :

Baca Juga

Berita

Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai Kesiapan PAM Pemilu 2024

Berita

Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan Sosial Korban Kebakaran Rumah di Desa Sungai Itik

Berita

Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Ini Pesan Kapolda Jambi 

Berita

Sawit Tak Lagi Sekadar Minyak Goreng, Workshop EMG-BPDP Buka Jalan Baru Hilirisasi Kuliner dan UMKM di Jambi

Berita

Transparan, Kabid Humas Polda Jambi Pimpin Rapat Bedah Anggaran 2024

Berita

Kapolres Tanjabbar Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Polsek Jajaran

Berita

Polresta Jambi Kembali Gagalkan Peredaran Narkoba, 39 Kilogram Ganja Diamankan Bersama Dua Pelaku 

Berita

Seorang Nelayan Meninggal Diduga Akibat Terbelit AS Mesin Kapal