Jambi — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jambi melalui Subdirektorat Bintibsos kembali menggelar kegiatan penyuluhan rutin dan cooling system dalam rangka menjalankan dua program prioritas Polri, yaitu sosialisasi dan kontra radikalisme serta intoleransi Rabu , (21/5/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Mengidentifikasi dan Mengatasi Faktor-Faktor yang Dapat Memicu Radikalisme dan Intoleransi di Wilayah Kota Jambi” dengan sasaran utama para santriawan dan santriawati Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Khoir Jambi, yang berlokasi di Perumahan Bougenville, Blok AI No.16, Kenali Besar, Simpang Rimbo, Kota Jambi.
Dirbinmas Polda Jambi, AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM melalui Kasubdit Bintibsos, AKBP Dr. Dadang D. Karyanto, M.H., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan pemahaman mendalam kepada generasi muda mengenai bahaya laten radikalisme dan intoleransi yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Melalui penyuluhan ini, kami berharap para santri mampu menjadi agen perubahan yang tangguh dalam menolak paham radikal dan intoleran, serta turut menciptakan lingkungan yang damai, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” ujar AKBP Dadang.
AKBP Dadang menekankan akan pentingnya kesadaran tentang bahaya radikalisme dan intoleransi, Kemampuan mengenali faktor-faktor pemicu paham ekstrem, Upaya preventif dalam menghadapi pengaruh ideologi kekerasan, Penguatan nilai-nilai toleransi, kerukunan, serta wawasan kebangsaan.
Dengan pendekatan yang edukatif dan dialogis, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Polda Jambi dalam menjaga Harkamtibmas serta memperkuat ketahanan ideologi di kalangan pelajar pondok pesantren, khususnya di wilayah Kota Jambi.











