Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh dan Pomdam IM Mantapkan Kolaborasi Lintas Sektor DPRK Aceh Timur Desak Percepatan Penanganan Pascabanjir, Soroti Data Simpang Siur dan Koordinasi Lemah Junaidi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Pengurus APDESI Aceh Timur  Junaidi Hadiri Pelepasan Jamaah Haji 2026 Azhari Ucapkan Terimakasih Ke HRD Atas Pembangunan Jalan Teupieng Pukat Nurussalam

Home / Advetorial

Senin, 30 Maret 2026 - 22:02 WIB

Gubernur Al Haris Serahkan LKPJ 2025, DPRD Apresiasi Kinerja Pemprov Jambi

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, resmi menyerahkan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin (30/3/2026) sore.

Penyampaian LKPJ tersebut menjadi bagian penting dalam siklus pemerintahan daerah, sebagai bentuk akuntabilitas kinerja sekaligus bahan evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif.

Usai sidang, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa laporan tersebut disampaikan sesuai ketentuan, yakni maksimal tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi DPRD untuk memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan.

“LKPJ ini harus disampaikan di depan dewan pasca 3 bulan akhir masa anggaran. Jadi hari ini, kami melaporkan dengan dewan untuk membahasnya terkait dengan apa saja yang belum sempurna di dalam kepemerintahan kami. Nanti, mereka memberikan arahan dan masukan kepada pemerintah apa saja yang mungkin kelemahan dan kekurangan kami dalam bekerja,” kata Al Haris.

BACA LAINNYA  Kepemimpinan Maulana Diakui Nasional Ikuti KPPD Lemhannas Angkatan II

Menurutnya, evaluasi dari DPRD menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintah daerah ke depan, termasuk dalam memperbaiki berbagai program yang belum optimal.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mengapresiasi capaian makro yang telah disampaikan gubernur. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah masih menunjukkan tren positif, disertai penurunan angka kemiskinan.

Namun demikian, Hafiz Fattah menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum memenuhi target. Dari target Rp4,4 triliun, realisasi mengalami penurunan menjadi sekitar Rp4,1 triliun, atau terdapat selisih sekitar Rp300 miliar.

BACA LAINNYA  DPRD Muaro Jambi Rapat Paripurna beragendakan Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggung jawaban APBD Tahun Anggaran 2024

“Pak Gubernur sudah menyampaikan secara makro bahwa pertumbuhan masih baik, dan angka kemiskinan turun. Namun, yang menjadi perhatian disampaikan tadi target PAD itu ada sekitar Rp300 milliar dari 4,4 menjadi 4,1,” tegasnya.

Hafiz Fattah juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengidentifikasi kendala yang menyebabkan tidak tercapainya target tersebut, serta mengambil langkah cepat agar target pendapatan dapat dimaksimalkan pada tahun berikutnya.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

DPRD Muaro Jambi Soroti Mandeknya Forum CSR dan Kerusakan Jalan Akibat Kendaraan Perusahaan

Advetorial

Upacara HUT ke-80 RI di Balai Kota Jambi, Ketua DPRD Kemas Faried Bacakan Teks Proklamasi

Advetorial

Wawako Diza Ajak Generasi Muda, Teladani Semangat Juang Pahlawan

Advetorial

Pj Wali Kota Segera Launching PBG 10 Jam Bagi Masyarakat Di Kota Jambi

Advetorial

Wawako Diza Canangkan Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah, Pemkot Targetkan Nol Buta Aksara Al-Qur’an

Advetorial

Anggota Dewan Fraksi PPP Dukung Beroperasinya MPP Muaro Jambi

Advetorial

Hardiknas 2026, Firdaus DPRK Aceh Timur: Apresiasi Tinggi untuk Pengabdian Guru

Advetorial

Ketua PWI Kota Jambi Turut Jadi Peserta Media dalam KTT AIS Forum 2023 di Bali