Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Senin, 8 Desember 2025 - 10:37 WIB

Gubernur Mualem Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Teupin Mane dan Pos Pengungsian di Bireuen

Bireuen – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Minggu, 7/12. Presiden, Gubernur dan rombongan terbang menggunakan helikopter dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) menuju lokasi terdampak sebagai bagian dari percepatan penanganan dampak banjir besar yang melanda Aceh.

 

Titik pertama yang dikunjungi adalah lokasi pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane, salah satu ruas vital jalur Bireuen–Takengon yang terputus akibat banjir dan derasnya arus sungai. Dengan bentang 30 meter, jembatan darurat ini menjadi jalur utama untuk memulihkan konektivitas Aceh Tengah dan Bener Meriah.

 

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo bersama Mualem langsung meninjau aktivitas pembangunan di tepi aliran sungai. Kepala Negara menyaksikan kerja alat berat yang memperkuat oprit jembatan serta mendengarkan laporan teknis dari tim TNI, PUPR, dan pemerintah daerah.

 

“Ini salah satu jembatan Bailey yang sedang dikerjakan. Mereka kerja terus. Diharapkan satu minggu sudah bisa dibuka. Dari sini kita akan terus membuka tiga jembatan lagi menuju Bener Meriah dan Takengon,” ujar Presiden.

BACA LAINNYA  Rutan Kelas I Tangerang Gelar Sidak Kamar Hunian, Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib

 

Presiden menegaskan pemerintah mengerahkan seluruh kekuatan untuk mempercepat pemulihan akses logistik dan mobilitas masyarakat.

 

Di lokasi, Presiden juga menerima laporan mengenai jebolnya sejumlah bendungan dan rusaknya area persawahan warga. Ia memastikan negara hadir untuk memulihkan kembali kondisi tersebut.

 

“Bendungan-bendungan banyak yang jebol. PU akan segera memperbaiki. Sawah-sawah yang rusak juga akan direhabilitasi. Petani tidak usah khawatir. Ini bukan kelalaian, ini keadaan terpaksa, force majeure,” tegas Presiden.

 

Sebagai langkah percepatan, Presiden Prabowo juga menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai komandan Satuan Tugas Percepatan Perbaikan Infrastruktur untuk membantu PU dan pemerintah daerah. “TNI punya pasukan Zeni dan konstruksi yang kuat,” ujarnya.

 

Usai meninjau jembatan, Presiden Prabowo bersama Gubernur Aceh bergerak ke lokasi pengungsian di Bireuen. Di tenda utama yang menampung 532 pengungsi dari Dusun Kayee Jato, Presiden menyapa warga satu per satu, mendengarkan keluhan, serta memberikan penguatan moral.

BACA LAINNYA  Minta Usut Adanya Dugaan Jual Beli Jabatan, SPEAK JAMBI Kembali DatangI KPK RI

 

Suasana haru sempat muncul ketika sejumlah pengungsi menangis di hadapan Presiden dan gubernur, menceritakan kondisi rumah dan keluarga. Kepala Negara menenangkan mereka dengan lembut.

 

Di dapur umum, Presiden memastikan stok pangan aman. Ia berdialog dengan para relawan dan bahkan mencicipi menu siang berupa nasi dan ikan tongkol yang disiapkan untuk pengungsi.

 

Presiden menegaskan bahwa suplai pangan telah diantisipasi, termasuk pengiriman dari daerah-daerah lain jika diperlukan.

 

“Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan masih cukup banyak. Untuk para petani, utang KUR akan dihapus. Ini keadaan darurat, bukan kelalaian,” ungkapnya.

 

Kehadiran Presiden di Aceh, didampingi Gubernur Muzakir Manaf, menjadi simbol kuat bahwa pemerintah pusat dan daerah bekerja bahu-membahu mempercepat pemulihan.

 

Presiden menegaskan bahwa pemerintah memastikan seluruh proses rehabilitasi, bantuan kemanusiaan, hingga pemulihan infrastruktur berlangsung cepat, terukur, dan berpihak kepada masyarakat Aceh yang terdampak. []

Share :

Baca Juga

Berita

Tinjau Jembatan Timbang Soroti Odol yang Ditindak, Wakil Ketua DPRD Ivan Wirata Apresiasi Kinerja Kepala BPTD 

Berita

Anggota DPRD Kabupaten Batanghari dari Partai Perindo Diperiksa Polda Jambi, Ini Dugaan Kasusnya

Berita

Musibah Kebakaraan Landa Pemukiman Padat Penduduk di Kuala Tungkal

Berita

Nelayan Tanjab Barat Curhat, AKBP Padli : Kami Akan Tindaklanjuti dan Koordinasi dengan Instansi Terkait

Berita

Petugas Pemasyarakatan Jambi Dilatih Tingkatkan Kompetensi Ketahanan Pangan, Kanwil Gandeng Perguruan Tinggi dan Stakeholder

Berita

Disaksikan Tersangka, Narkoba Senilai 5,3 Miliar Dimusnahkan Ditresnarkoba Polda Jambi

Berita

OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) 2023-2028, Perkuat Pelindungan Konsumen dan Pembiayaan Produktif

Berita

Sambut Tahun Baru 2024, Yamaha Luncurkan LEXi LX 155 “Simple but MAXi”