Jambi – PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus mempertegas komitmennya dalam memperluas layanan telekomunikasi yang cepat, stabil, dan terjangkau bagi masyarakat Jambi.
Dengan jaringan broadband seluler yang semakin luas, IOH hadir mendukung transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga layanan publik.
Dalam laporan Network Activity terbaru, IOH mencatat sebanyak 122 site telah di-upgrade kapasitas dan 41 site baru berhasil dibangun di wilayah Jambi. Selain itu, perusahaan juga melakukan 6 titik optimasi Point of Interest (POI) dan 4 rute uji coba jaringan (Drive Test Route Optimization) guna memastikan performa layanan berjalan maksimal.
“Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan memperluas cakupan layanan sekaligus memperkuat konektivitas digital masyarakat di Jambi,” ungkap Gledy Simanjuntak AVP Communications Circle Sumatra – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dalam pemaparan resminya.
Untuk menjaga kualitas jaringan, IOH mengoperasikan Command Center 24 jam yang berlokasi di NOC Lantai 6 KPPTI. Pusat kendali ini dilengkapi dengan DNOC Front Office & Back Office, serta didukung tim lapangan (FLM) yang siaga penuh 24/7 di area pelayanan.
Tidak hanya itu, sistem pemantauan jaringan juga diperkuat dengan berbagai alat canggih, seperti Netdrone untuk monitoring outage site secara real-time, pelacakan pergerakan pengguna VLR, aplikasi mobile Godam-X, NAV Demarcation, hingga automated trouble ticket (FM OWS).
Meski demikian, pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil bukan tanpa tantangan.
Menurut Syamsul Bahri, selaku Technical Operation Central Sumatra Bagian Tengah IOH, ada sejumlah kendala yang kerap dihadapi di lapangan.
“Tantangannya banyak faktor. Dari segi masyarakat, ada yang mendukung kehadiran jaringan kami, tetapi ada juga oknum yang merusak karena tidak ingin kami ada di situ,” ungkap Syamsul Bahri.
Selain faktor sosial, kondisi geografis yang sulit juga menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan layanan tetap stabil. IOH sendiri telah menerapkan strategi monitoring jaringan selama 24 jam penuh.
“Tim kita melakukan monitoring 24/7 secara digital. Apapun kejadiannya, apapun problemnya, langsung tersampaikan ke tim. Misalnya ada mati jaringan, sistem akan otomatis menginformasikan ke tim untuk segera ditangani,” jelasnya.
Syamsul juga menegaskan pentingnya menjaga “kesehatan” jaringan agar tetap hidup. “Ibarat tubuh manusia, kalau tidak sehat maka tidak bisa berjalan. Begitu juga dengan sinyal. Kalau mati, percuma. Jadi kondisi harus dipastikan selalu layak,” tambahnya.
Untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk desa-desa yang masih berada di wilayah blank spot, IOH menyiapkan program perluasan jaringan secara bertahap.
Hal ini dilakukan sejalan dengan visi perusahaan yang ingin menghadirkan akses digital merata, termasuk bagi masyarakat di pelosok.
Selain jaringan 4G yang sudah meluas, IOH juga memperkuat dukungan bagi pelanggan melalui service center yang tersebar di Jambi. Keberadaan pusat layanan ini bukan hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi pelaku UKM di bidang distribusi produk telekomunikasi
Melalui perluasan infrastruktur jaringan hingga layanan digital berbasis kecerdasan buatan, IOH berupaya menjawab kebutuhan masyarakat di era serba cepat.
Jaringan Indosat kini semakin kuat di berbagai titik keramaian di Provinsi Jambi, mulai dari rumah sakit, hotel, bandara, terminal bus, stasiun kereta, universitas, mal, objek wisata, stadion, hingga tempat ibadah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat tetap terkoneksi di mana pun beraktivitas.
Selain memperkuat jaringan, IOH melalui brand Tri dan IM3 juga menghadirkan inovasi fitur keamanan digital berbasis AI. Fitur Tri AI Anti Spam/Scam dan SATSPAM IM3 mampu mendeteksi nomor mencurigakan, memberi notifikasi telepon atau SMS berpotensi penipuan, hingga menyajikan rangkuman riwayat panggilan di aplikasi resmi.
“Fitur ini menjadi upaya kami melindungi pelanggan dari potensi ancaman penipuan digital yang marak terjadi. Dengan dukungan jaringan 5G dan teknologi AI, pelanggan bisa lebih aman dan nyaman dalam berkomunikasi,” ungkap Lelo Pane, AVP-Head of Branch Sales Jambi IM3.
Dari sisi perluasan jaringan, IOH menargetkan peningkatan signifikan jumlah Base Transceiver Station (BTS) di Provinsi Jambi. Jika pada 2022 jumlah BTS tercatat sebanyak 503 unit, maka pada 2025 bertambah menjadi 772 unit, mencakup hingga ke wilayah pelosok.
Tidak hanya sampai disitu saja, jaringan Tri juga kian meluas dengan jangkauan ke 11 kabupaten/kota di Jambi, termasuk Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Bungo, Tebo, Kota Jambi, hingga Kota Sungai Penuh.
Dari sisi distribusi layanan, IOH pun terus memperkuat titik penjualan. Untuk wilayah Central Sumatra Area (CSA), tercatat ada 175 titik distribusi yang terdiri dari 79 3Kiosk dan 97 Mitra IM3. Di Jambi sendiri, terdapat 38 titik distribusi aktif yang siap melayani kebutuhan pelanggan.
IOH juga menghadirkan solusi internet rumah melalui produk HiFi Air, dengan harga mulai Rp399 ribu termasuk modem, dan paket data fleksibel yang bisa disesuaikan kebutuhan pelanggan.
Keunggulan Indosat HiFi Air meliputi kemudahan aktivasi langsung tanpa instalasi, koneksi internet 4G berkecepatan tinggi, skema prabayar kuota fleksibel yang dapat dibeli sesuai kebutuhan tanpa biaya bulanan, serta kebebasan untuk memindahkan modem ke berbagai lokasi dalam jangkauan jaringan Indosat.
Kehadiran layanan-layanan baru ini sejalan dengan visi IOH dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia. Indosat berharap, dengan semakin kuatnya jaringan dan layanan perlindungan digital, masyarakat Jambi dapat menikmati konektivitas yang lebih luas, cepat, aman, dan hemat.
Selain itu Yose Rellaunda, AVP-Head of Marketing Comm Region Central Sumatera menyampaikan IOH juga sering terlibat langsung di acara-acara Event maupun kemasyarakatan.
IOH sering dilibatkan sebagai mitra maupun sponsor utama dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, hingga hiburan yang digelar di Jambi sepanjang tahun 2025.
Sejumlah kegiatan besar yang mendapat dukungan penuh dari IOH di antaranya Jalan Santai dan Pesta Rakyat di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin (22–24 Agustus 2025), yang berlangsung meriah selama tiga hari dengan rangkaian lomba rakyat dan hiburan untuk masyarakat.
Sebelumnya, IOH juga berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jambi dalam kegiatan Jalan Santai Bahagia (22 Juni 2025) yang dihadiri langsung Walikota Jambi, Dr. Maulana, MKM. Ribuan masyarakat turut serta dalam event tersebut dengan penuh antusias.
Tidak hanya itu, IOH turut mendukung Konser Musik Monochrome by Teanol pada 4 Juli 2025 yang menghadirkan band-band populer seperti Batas Senja, Santo Nash hingga Hanaya.
Dukungan IOH melalui brand Tri menegaskan keberpihakannya terhadap kreativitas anak muda dan perkembangan industri musik lokal.
Keterlibatan IOH juga terlihat dalam Gebyar UMKM 2 Pesona Batik dan UMKM Jambi di Lippo Plaza (11–15 Juli 2025). Event ini menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Kota Jambi untuk memperkenalkan produk, khususnya batik sebagai ikon budaya daerah. Acara ini turut dihadiri Walikota Jambi dan mendapat sambutan positif dari masyarakat luas.
Dengan strategi tersebut, IOH optimistis dapat memperkuat digitalisasi di Jambi, sekaligus memastikan masyarakat tetap terkoneksi dengan jaringan internet yang cepat, stabil, dan terjangkau. (Viryzha)











