Kapolda Jambi Cup Billiard Tournament 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Sportivitas Apel Pagi, Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon: Disiplin Kunci Dukung Optimalisasi Tugas DPRD Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Timur Kumpulkan 88 Kantong Darah Tanamkan Nilai Pengabdian, Kanwil Ditjenpas Aceh Bekali CPNS dengan Jiwa Korsa Evi Yandri Rajo Budiman Gelar Sosper Pencegahan Narkotika Bersama Guru,Pelajar,dan Orang Tua

Home / Lifestyle

Senin, 22 Desember 2025 - 20:51 WIB

IWO Bogor Raya dan Komunitas Perempuan Berkebaya Gelar Lomba “Kecantikan Sunda 2025” di BTM.

 

BOGOR – Ikatan Wartawan Online (IWO) Pengurus Daerah (PD) Bogor Raya berkolaborasi dengan Komunitas Perempuan Berkebaya sukses menyelenggarakan lomba kebaya bertajuk “Kecantikan Sunda 2025”.

Acara yang berlangsung meriah ini digelar di Mall Bogor Trade Mall (BTM), Senin, 22 Desember 2025.

 

Kegiatan tersebut bertujuan membangkitkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap identitas budaya lokal, khususnya busana tradisional Sunda yang kian tergerus oleh perkembangan zaman dan tren modern.

 

Puluhan peserta dari berbagai kalangan tampil anggun memamerkan ragam kebaya Sunda dengan balutan tata rias khas Jawa Barat. Setiap detail busana dan riasan mencerminkan filosofi perempuan Sunda yang menjunjung nilai kesantunan, keanggunan, dan kearifan lokal.

 

Ketua IWO PD Bogor Raya, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran jurnalis dalam menjaga warisan budaya daerah, bukan sekadar menjalankan fungsi jurnalistik semata.

 

“IWO Bogor Raya tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi wartawan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral menjaga identitas budaya lokal. Kebaya Sunda adalah simbol jati diri perempuan Pasundan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembalikan kebanggaan itu ke ruang publik, terutama kepada generasi muda,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pemilihan lokasi di pusat perbelanjaan modern merupakan pesan simbolik bahwa budaya tradisional dapat hidup berdampingan dengan modernitas tanpa kehilangan maknanya.

BACA LAINNYA  Kemenhub Sambut Positif Angkutan Logistik Tetap Beroperasi pada Masa Lebaran 2025

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IWO, Telly Nathalia dalam sambutannya menekankan pentingnya riset dan pelestarian detail busana Sunda yang mulai terlupakan oleh generasi sekarang.

 

“Yang saya tahu dulu kebaya Sunda ada sekitar 90 macam. Namun seiring waktu, banyak yang hilang dari ingatan kolektif kita. Inilah yang coba kita hidupkan kembali hari ini. Begitu juga dengan tata rias rambut Sunda yang sarat filosofi, kini sudah jarang ditemui. Lomba ini bukan sekadar soal kecantikan fisik, tetapi merawat nilai sejarah,” tuturnya.

 

Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses perlombaan kepada para peserta dan juri, seraya berharap kegiatan tersebut melahirkan duta-duta pelestari budaya Sunda.

 

“Saya serahkan sepenuhnya kepada ibu-ibu sekalian untuk berlomba dengan sportif. Semoga lahir pemenang-pemenang luar biasa demi kelestarian budaya kita,” tambahnya.

 

Dukungan juga datang dari Ketua Umum (Ketum) IWO Dwi Christianto yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PD Bogor Raya. Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis sebagai penjaga ketahanan budaya di tengah derasnya arus globalisasi.

 

“IWO bukan sekadar wadah profesi jurnalis, tetapi bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab menjaga akar budaya bangsa. Di tengah gempuran tren modernisasi 2025, langkah PD Bogor Raya ini adalah sebuah oase. Kebaya bukan pakaian kuno, melainkan identitas berkelas yang harus tetap eksis di ruang publik,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Fazzio On The Street Ajang Silaturahmi Pengguna Yamaha Fazzio di Jambi

 

Sementara itu, Ella, selaku Bendahara IWO PD Bogor Raya sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.

 

“Kami merasa memiliki kewajiban moral untuk menjaga warisan leluhur. Bogor adalah kota budaya. Melalui lomba ‘Kecantikan Sunda 2025’ ini, kami ingin mengajak generasi muda kembali mencintai kebaya. Terima kasih kepada Komunitas Perempuan Berkebaya dan Manajemen Mall BTM atas sinerginya. Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan,” ungkapnya.

 

Lomba ini menghadirkan juri-juri kompeten di bidang fashion dan budaya. Penilaian dilakukan berdasarkan kesesuaian pakem kebaya Sunda, keserasian tata rias, serta cara berjalan (catwalk) yang tetap mengedepankan nilai kesantunan perempuan Sunda.

 

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan sesi foto bersama. Warna-warni kebaya yang memenuhi area atrium Mall BTM menghadirkan pemandangan kontras namun indah, menegaskan bahwa budaya tradisional tetap relevan dan mempesona di tengah ruang publik modern.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Lifestyle

Sinsen & HPCI Chapter Jambi Rayakan Harpelnas 2025 Fun Gathering

Lifestyle

Trafik Melonjak Double Digit, Indosat Jaga Keandalan Jaringan di Periode Tahun Baru

Lifestyle

The Prime of January, SINSEN Suguhkan Penawaran Spesial Voucher hingga Rp666 Ribu dan Angsuran Lebih Ringan, Ayo Beli Sekarang!

Lifestyle

Semarak Puncak Honda Bikers Day 2025, Puluhan Ribu Bikers akan Kunjungi Garut

Lifestyle

Simak! Ini dia Panduan Penukaran Tiket Sajiwa Fest 2025 Tanpa Antre Panjang

Lifestyle

YAMAHA Buka Awal Tahun 2026 Dengan Luncurkan Varian Warna Baru Untuk Skutik Premium XMAX Connected

Lifestyle

Ayo Berwisata Kopi di Provinsi Jambi

Lifestyle

Yamaha Gear Ultima Pas Untuk Jalanan di Jambi