Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Bazar Produk Warga Binaan dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 Ayo Berwisata Kopi di Provinsi Jambi Ayi Tafsut di Kerinci, Liburan Alam dengan Sensasi Air Jernih dan Petik Sayur Gratis Lapas Banda Aceh Ikuti Sosialisasi Standar Penegakan Kepatuhan Internal Secara Virtual Wujudkan Kepedulian, Wakapolres Tanjab Barat Pimpin Aksi Gotong Royong di TK Kemala Bhayangkara. 

Home / Berita

Jumat, 22 September 2023 - 13:34 WIB

IWO Hadiri Museum Virtual Ukraina di Jakarta

JAKARTA – PP IWO hadiri Museum Virtual gelaran Kedutaan Besar Ukraina untuk Indonesia, Kamis (21/09/2023) di Jakarta. Virtual dengan format yang imersif secara langsung.

 

Pameran interaktif War up Close memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi kehidupan kota-kota di Ukraina sebelum dan sesudah serangan agresi Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022 lalu.

 

Pameran ini mencakup foto-foto dan artefak yang menggambarkan kehancuran rumah, fasilitas bisnis, dan infrastruktur budaya, publik, serta sosial.

 

Pameran virtual ini juga menyoroti dampak konflik terhadap warga sipil, termasuk pengungsi, hilangnya nyawa, dan trauma psikologis lewat visual kehancuran 16 lokasi termasuk pemukiman padat penduduk akibat serangan Rusia.

 

Oleksiy Syvak, salah satu anggota tim proyek War up Close menjelaskan bahwa mereka menggabungkan keahliaan yang biasa digunakan untuk mengumpulkan data dari Google Street dengan drone dan photo untuk menghasilkan materi pameran, sehingga masyarakat dunia bisa mengetahui perbandingan situasi tiap lokasi sebelum dan setelah agresi Rusia beserta kerusakan yang ditimbulkan.

BACA LAINNYA  Kunjungan Silaturahmi Direksi PT Pelindo Regional 2 Disambut Hangat Kapolda Jambi 

 

“Perang ini bukan tentang kekuatan militer tapi perjuangan Ukraina sebagai sebuah bangsa…ini untuk mengingat bahwa perang ini adalah perang (Rusia) melawan rakyat Ukraina,” kata Oleksiy Syvak.

 

“Pesan kami kepada dunia bahwa rakyat Ukraina tidak menyerah, kami lawan itu,” tegasnya.

 

Sementara Dubes Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menyampaikan bahwa dengan menggunakan teknologi tinggi menghadirkan sejarah.

 

“(Indonesia) merupakan negara pertama di Asia Tenggara dimana kami buka tur ini…karena Indonesia memperoleh kemerdekaan dengan darah dan keringat dan jutaan jiwa orang yang berperang untuk kemerdekaan bukan

BACA LAINNYA  Hari Kedua Tim SAR Gabungan melanjutkan Pencarian Korban tenggelam di Sungai Batanghari

dengan cuma-cuma,” ujar Dubes.

 

Pengunjung pameran yang digelar Kedubes Ukraina di Jakarta adalah undangan terbatas. Telly Nathalia, Sekjen Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO), beserta Wasekjen PP IWO Hasan Apriyadi turut hadir pada pameran VR Museum of War In Ukraine tersebut.

 

“Ini terobosan luar biasa untuk mendokumentasikan sejarah dengan memasukan teknologi informatika, sehingga museum tidak hanya bisa dinikmati secara fisik, tapi juga virtual,” ungkap Telly Nathalia.

 

Bagi masyarakat luas yang ingin menyaksikan dampak perang Ukraina, dapat mengunjungi portal: war.city.

Share :

Baca Juga

Berita

Kemenhub Sediakan 33 Ribu Kuota Mudik Gratis Nataru, Menhub Dudy Ajak Warga Segera Daftar

Berita

Kabaharkam Polri Sebut Polisi RW Praktik Kedekatan Aparat dan Masyarakat di Akar Rumput

Berita

LAM Gelar Seloko Adat Sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi

Berita

Lakalantas di KM 99 Muara Papalik Tewaskan Sopir Truk

Berita

Kapolres Sarolangun Temui Puluhan Sopir Truk Batubara Yang Menutup Akses Jalan Utama di Desa Rengkiling

Berita

Setebuhi Anak Tiri Hingga 9 Kali, “M” Dibekuk Polisi

Berita

Sebanyak 12 Paket Sabu dan Tiga Pelaku Diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi

Berita

Tim Direktorat Jendral Kementrian PUPR Kunjungi Perumda Tirta Peusada Aceh Timur