Tiga Terdakwa Pungli di Muaro Jambi Dihukum Sebulan Penjara Program Bedah Rumah Diresmikan, Kapolres : Komitmen Polri Dalam Membantu Pemulihan Ekonomi Nasional Hari Donor Darah Sedunia, Kodim 0419/Tanjab Sumbangkan 55 Kantong Darah 4 PJU Polda Jambi Dimutasi, Kombes Pol Kaswandi Irwan Jabat Dirreskrimsus Polda Kalteng Ribuan Truk Batubara Ditilang dan Ratusan Pelanggaran Ditindak Ditlantas Polda Jambi 

Home / Berita / Bungo / Hukrim

Jumat, 6 Mei 2022 - 09:51 WIB

Kapolres Bungo Pimpin Penertiban PETI, Dialiran Sungai Batang Bungo

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, S.I.K., M.H melakukan penertiban PETI yang berlokasi di aliran sungai batang bungo

Bidik Indonesia News, Muara Bungo – Keseriusan aparat penegak hukum dalam upaya memberantas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) terus digalakkan guna mencegah dampak kerusakan lingkungan.

Diketahui aktivitas para penambang emas tanpa izin kian marak di wilayah Kabupaten Bungo, kali ini langkah tegas pun langsung dilakukan oleh Polres Bungo dengan melakukan penertiban PETI yang berlokasi di aliran sungai batang bungo tepatnya di belakang kantor lurah Tanjung Gedang Kecamatan Muara Bungo Kabupaten Bungo, pada Kamis (05/05/2022).

Sebanyak 30 Personel Polres Bungo diterjunkan dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, S.I.K., M.H di dampingi Asisten II Bupati Bungo Syaiful Azhar, Kabagops Polres Akp Eko Budi Lustiono, S.H,.M.H, Kasat Reskrim Polres Bungo Akp Septa Badoyo, S.I.K,.M.H, Kasat Intelkam Polres Bungo Iptu Tarjono, S.H,.M.H, Kasat Samapta Yan E. Pasaribu, S.H, Camat Pasar Muara Bungo dan Para Personil Polres Bungo dan Polsek Muara Bungo.

BACA LAINNYA  30 Remaja Diduga Tawuran Menggunakan Sarung Berhasil Diamankan Polsek Kotabaru

Kegiatan tersebut Menindaki Laporan Masyarakat Warga Tanjung Gendang yang dikirimkan kepada Polres Bungo pada tanggal 04 Mei 2022 terkait dengan Dompeng Yang Merajalela dibelakang kantor Lurah Tanjung Gedang Rt. 011 Rw. 004, yang mana kegiatan Dompeng tersebut sudah beroprasi dari awal Puasa hingga hari ini yang bekerja tanpa henti tidak mengenal waktu.

Adapun hasil Penertiban yang dapat

1). Dalam kegiatan Penertiban tersebut diamankan Barang Bukti 1 (Satu) Unit mesin Keong dan 3 (tiga) potong selang Air.

2). Dari Penertiban tersebut barang bukti langsung diamankan oleh Sat Reksirm Polres Bungo untuk di tindak lanjuti.

Kegiatan selesai pukul 17.50 wib, selama berlangsung situasi aman terkendali.

Kegiatan Penertiban Peti tersebut yang mana Berdasarkan Laporan dari Masyarakat Tanjung Gedang merupakan bentuk Kepedulian Polres Bungo terhadap Masyarakat serta membuat efek jera terhadap para Pemilik Dompeng tersebut untuk tidak melakukan aktivitas Peti.

BACA LAINNYA  Kunker Kapolda Bengkulu Ke Polres Rejang Lebong

“Dihimbau kepada masyarakat baik itu pemilik Rakit maupun Pemodal Khususnya diwilayah sungai batang bungo ini agar segera menghentikan kegiatan ilegal seperti ini, sama-sama kita ketahui sepanjang aliran sungai Batang Bungo ini sudah tercemar dengan adanya aktivitas PETI, Kita akan terus adakan Razia Peti ini” ucap Guntur.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan “dukungan dan peran masyarakat sekitar lokasi harus bangkit untuk ikut mengawasi serta membentengi lingkungan agar tidak ada aktifitas lagi bukan sebaliknya menjadi bagian atau ikut terlibat di dalamnya”

Ditambahkan Kapolres “Untuk itu Polres Bungo mendorong program Bungo Bersemi ( Bersama Semua Elemen Memberantas Peti ) demi menjaga dan merawat lingkungan untuk keberlanjutan kelestarian lingkungan kita” Tutup Kapolres (red)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Anwar Sadat Panen Nanas Queen di Desa Muntialo

Hukrim

113 Remaja Diamankan Tim Krimum dan Jajaran Polresta Jambi

Berita

Liga Santri PSSI Tahun 2022 Piala Kasad Resmi Bergulir Di Wilayah Jambi

Hukrim

Diduga Gudang Minyak Tanpa Izin Habis Terbakar Di Jalan Lingkar Barat

Berita

1 Orang Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Perdagangan Emas Ilegal

Berita

Soroti Pembangunan Habis Masa Kontrak Kerja, Kacabjari Nipah Panjang Turun Ke SMKN 2

Berita

Polsek Jaluko dan Pemdes Mendalo Laut Gelar Vaksinasi Massal Mandiri

Hukrim

Kisruh Dualisme, Kuasa Hukum Unbari Angkat Bicara