Bupati Tanjab Barat Tinjau Lokasi Kebakaran Asrama Putra Ponpes Al Baqiyatus Shalihat Bupati Anwar Sadat Buka Manasik Haji Terintegrasi 2026 Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak

Home / Uncategorized

Rabu, 28 Mei 2025 - 17:29 WIB

Lapas Kelas II A Banda Aceh Siap Memberikan Yang Terbaik Karya Warga Binaan Sampai Sektor industri.

Banda Aceh – Dalam rangka menyukseskan program pembinaan kemandirian bagi WBP, Lapas Kelas IIA Banda Aceh melakukan inovasi terbaru yaitu mengembangkan budidaya ulat hongkong, rabu (28/05/2025).

 

Hal tersebut, merupakan salah satu upaya Lapas Kelas IIA Banda Aceh dalam meningkatkan produktivitas dan kreativitas serta bagi WBP atas pembinaan kemandirian yang ada di Lapas khususnya budidaya ulat hongkong.

 

Sekilas informasi, proses perkembangbiakan ulat Hongkong (mealworm) mengikuti siklus hidup yang terdiri dari empat tahap: telur, larva (ulat hongkong), pupa (kepompong), dan serangga dewasa (kumbang).

 

Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Edi Cahyono, mengatakan budidaya ulat hongkong telah menjadi langkah strategis dalam berbagai sektor, termasuk pertanian, pengelolaan limbah organik, dan pengelolaan pakan ternak, karena dapat menjadi sumber pakan alternatif yang ideal untuk unggas, ikan, dan reptil.

BACA LAINNYA  Maulid Nabi di Rutan Takengon, Kakanwil Ditjenpas Aceh Ajak Warga Binaan Teladani Akhlak Rasulullah

 

“Lapas Kelas IIA Banda Aceh akan memfasilitasi WBP untuk melakukan budidaya ulat hongkong, selain sebagai keberhasilan pembinaan kemandirian, ulat hongkong dapat bernilai jual, sehingga dari hasil tersebut akan kita berikan premi kepada WBP 50%, setoran melalui PNBP 15% dan kepentingan penambahan modal sebayak 35%.”jelas Kalapas.

 

Selain sebagai sarana pertanian dan peternakan, ulat hongkong telah mendapatkan izin dari EFSA (Badan Keselamatan Makanan Eropa) untuk digunakan sebagai makanan manusia, karena mengandung kaya akan akan protein, asam lemak, dan serat, serta mengandung nutrisi penting seperti omega-3, omega-6, vitamin B12, zat besi.

BACA LAINNYA  Wakapolda Jambi Saksikan Langsung Proses Ekshumasi Brigadir J

 

Diharapkan dengan adanya budidaya ulat hongkong ini sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan, agar dapat memiliki ilmu dan pengalaman, sehingga setelah usai melaksanakan proses pembinaan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh, dapat memanfaatkan peluang ini untuk membuka usaha, dan membuka lapangan pekerjaan serta menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat.

 

Zainal 339

Share :

Baca Juga

Advetorial

Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Diawasi Pihak Eksternal

Uncategorized

Danrem 042/Gapu Ikuti Rapim Kodam II/Sriwijaya TA 2022

Uncategorized

Pensus Sihombing Ketua DPC PBB Indramayu Melantik Pengurus PAC PBB, Haurgeulis Indramayu

Uncategorized

Polda Jambi Musnahkan 9,6 Kg Sabu dan 12 Butir Ekstasi.

Uncategorized

Khitanan Masal Sukses Bersama Bikito Mobilindo jambi.

Uncategorized

Warga Binaan Lapas Lambaro Banda Aceh Buat Program Inovasi Terbarunya 

Uncategorized

Libur Panjang Maulid Nabi 2025, Trafik Jalan Tol Hutama Karya Naik 16,21%

Uncategorized

Pasti Zero Halinar, Lapas Kelas II A Banda Aceh Kembali Razia Blok Hunian.