BULOG Gerak Cepat Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Pengawasan Nasional Fokus Pasang Lantai, Gotong Royong Satgas dan Warga Kebut Rehab Musholla TMMD Mendekati Tahap Akhir, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Sentuh 69 Persen Pencarian Korban Terseret Arus di Sungai Batang Asai, Pos SAR Bungo Kerahkan 7 Personel Pembimbingan Klien Pemasyarakatan, Bapas Kutacane Teken MoU Dengan BNNK Aceh Selatan

Home / Berita

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:58 WIB

Longsor Tambang Emas di Limun Sarolangun, Delapan Penambang Tewas Tertimbun

Sarolangun – Aktivitas penambangan emas tanpa izin kembali memakan korban jiwa. Longsor hebat yang terjadi di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Selasa (20/1/2026) sore, menewaskan delapan orang penambang dan melukai empat lainnya.

 

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat para penambang tengah beraktivitas di dalam lubang galian. Tebing tanah di lokasi tambang tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja di bawah material tanah dan lumpur.

 

Dugaan sementara, longsor dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan struktur tanah menjadi labil dan tidak stabil.

 

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa lokasi kejadian merupakan area penambangan emas tanpa izin (PETI).

 

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kejadian ini merupakan kecelakaan kerja di lokasi PETI. Longsor diduga kuat dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan tebing tanah galian runtuh dan menimbun para penambang yang berada di dalam lubang,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

BACA LAINNYA  Kapolda Sahabat Anak, Irjen Pol Rusdi Hartono Diserbu Siswa SD untuk Berfoto dan Salaman 

 

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan, hingga saat ini delapan korban telah dinyatakan meninggal dunia, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Sebagian identitas korban masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

 

Usai menerima laporan, aparat kepolisian bersama unsur terkait langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih berpotensi mengalami longsor susulan.

 

Sebanyak 123 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut. Tim terdiri dari personel Sat Brimob Polda Jambi, Polres Sarolangun, Polsek Limun, BPBD, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran. Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

BACA LAINNYA  Wagub Aceh Fadhlullah Dorong Sinergi Antarprovinsi untuk Perkuat Ekonomi Sumatera

 

“Polri saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian, termasuk pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas penambangan tersebut,” tegas Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji.

 

Sebagai bentuk empati, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun turut mendatangi rumah duka korban di Desa Mengkadai. Kehadiran aparat dan pemerintah daerah disambut haru oleh keluarga korban yang masih diliputi suasana duka mendalam.

 

Tragedi ini kembali menjadi peringatan keras akan bahaya aktivitas tambang ilegal yang mengabaikan aspek keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin demi menghindari jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.

Share :

Baca Juga

Berita

Sambut Tahun Baru Masehi 2024, Kodim 0415/Jambi Gelar Doa Bersama

Berita

Sukseskan GDPRR, Kapolri Siapkan Skenario Pengamanan Hingga Genjot Vaksin Booster di Bali 

Berita

Lapas Lhokseumawe Sapa Warga Binaan, Dengarkan Keluh Kesah dan Aspirasi

Berita

Diskusi Penataan Angkutan Batubara, Dirlantas Polda Jambi Ingatkan Terkait Kuota Tambang Sesuai Kelas Jalan dan Daya Tampung 

Berita

Ketua SMSI Jambi Mukhtadi Putranusa Jadi Pemateri di FGD Pemkot Jambi

Berita

Banjir Bandang Akibatkan Kerusakan Jembatan Tamiai, BPJN Jambi Gerak Cepat Penanganan Darurat Gunakan Balok Baja

Berita

Antisipasi Insiden MBG, Ikatan Pemuda Bersatu Jambi Turun Lapangan Pantau Distribusi Makan Bergizi Gratis

Berita

PPWI Aceh Timur Pertanyakan Urgensi Kegiatan di BLK: “Hanya Seremonial, Bukan Pembinaan Serius”