Tanjab Barat – Puluhan mahasiswa dari PMII Cabang Tanjung Jabung Barat dan PMII Komisariat Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal menggelar aksi solidaritas peringati Hari Buruh Internasional di pusat kota Kuala Tungkal, Kamis (1/5/2026).
Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan seputar ketenagakerjaan yang dinilai belum berpihak ke buruh. Aksi dipusatkan di simpang Wisno dengan orasi bergantian, pembacaan puisi, dan refleksi perjuangan buruh.
Tolak Kontrak Berkepanjangan hingga Upah Murah
Mahasiswa menyuarakan empat isu utama: penolakan sistem kerja kontrak berkepanjangan, penghapusan upah murah, jaminan sosial yang layak, serta perlindungan terhadap buruh perempuan.
Koordinator lapangan, Dito Setiawan, menegaskan mahasiswa tidak boleh abai terhadap realitas buruh. Ia menyebut relasi mahasiswa dan buruh adalah relasi historis dalam memperjuangkan keadilan sosial.
“Buruh adalah tulang punggung ekonomi, tetapi hingga hari ini masih banyak yang hidup dalam ketidakpastian. Sistem kerja yang eksploitatif, upah yang tidak layak, serta minimnya perlindungan hukum adalah bentuk nyata ketidakadilan yang tidak boleh kita biarkan,” tegas Dito.
PMII: Negara Harus Hadir, Bukan Tunduk ke Pemodal
Dito menyebut kehadiran PMII bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen moral dan intelektual mengawal kebijakan pro rakyat kecil.
“Kami dari PMII Cabang Tanjab Barat dan PMII UINKA akan terus berdiri bersama buruh. Perjuangan ini bukan hanya milik buruh, tapi milik kita semua yang percaya pada keadilan. Negara harus hadir, bukan justru tunduk pada kepentingan pemodal,” lanjutnya.
Desak Evaluasi Kebijakan Ketenagakerjaan
Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Di akhir kegiatan, massa membacakan pernyataan sikap yang berisi tuntutan ke pemerintah daerah dan pusat untuk segera evaluasi kebijakan ketenagakerjaan yang dinilai merugikan buruh.
PMII berharap momentum Hari Buruh tidak hanya jadi seremoni tahunan, tapi pengingat bahwa perjuangan keadilan sosial masih panjang dan butuh keterlibatan semua elemen masyarakat.











