Dorong Percepatan Target Operasi, Manajemen Hutama Karya Tinjau Proyek Tol Palembang-Betung Tim Anarco Bidik Sakti Polres Kerinci Ringkus Dua Pelaku Jaringan Sabu Antar Desa Jalan Kabupaten Koto Tuo – Sungai Dalam Seperti Kubangan Kerbau, Pemda dan DPRD Tutup Mata KPA Sago Jirat Panyang Peringati Haul Syuhada ke – 21 Sinergi Samsat Jambi, Edukasi Keselamatan dan Pajak Kendaraan Sapa Warga Aur Kenali

Home / Berita

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:46 WIB

May Day 2026, PMII Tanjab Barat Turun ke Jalan: Tolak Upah Murah dan Kontrak Berkepanjangan

Tanjab Barat  – Puluhan mahasiswa dari PMII Cabang Tanjung Jabung Barat dan PMII Komisariat Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal menggelar aksi solidaritas peringati Hari Buruh Internasional di pusat kota Kuala Tungkal, Kamis (1/5/2026).

Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan seputar ketenagakerjaan yang dinilai belum berpihak ke buruh. Aksi dipusatkan di simpang Wisno dengan orasi bergantian, pembacaan puisi, dan refleksi perjuangan buruh.

Tolak Kontrak Berkepanjangan hingga Upah Murah  

Mahasiswa menyuarakan empat isu utama: penolakan sistem kerja kontrak berkepanjangan, penghapusan upah murah, jaminan sosial yang layak, serta perlindungan terhadap buruh perempuan.

Koordinator lapangan, Dito Setiawan, menegaskan mahasiswa tidak boleh abai terhadap realitas buruh. Ia menyebut relasi mahasiswa dan buruh adalah relasi historis dalam memperjuangkan keadilan sosial.

BACA LAINNYA  2 Pelaku Penipuan Dengan Modus Jual Kendaraan di FB Berhasil Dibekuk Polisi

“Buruh adalah tulang punggung ekonomi, tetapi hingga hari ini masih banyak yang hidup dalam ketidakpastian. Sistem kerja yang eksploitatif, upah yang tidak layak, serta minimnya perlindungan hukum adalah bentuk nyata ketidakadilan yang tidak boleh kita biarkan,” tegas Dito.

PMII: Negara Harus Hadir, Bukan Tunduk ke Pemodal

Dito menyebut kehadiran PMII bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen moral dan intelektual mengawal kebijakan pro rakyat kecil.

“Kami dari PMII Cabang Tanjab Barat dan PMII UINKA akan terus berdiri bersama buruh. Perjuangan ini bukan hanya milik buruh, tapi milik kita semua yang percaya pada keadilan. Negara harus hadir, bukan justru tunduk pada kepentingan pemodal,” lanjutnya.

BACA LAINNYA  Perayaan Malam Pergantian Tahun, Kapolresta Jambi Himbau Masyarakat Isi dengan Hal-hal Positif 

Desak Evaluasi Kebijakan Ketenagakerjaan

Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Di akhir kegiatan, massa membacakan pernyataan sikap yang berisi tuntutan ke pemerintah daerah dan pusat untuk segera evaluasi kebijakan ketenagakerjaan yang dinilai merugikan buruh.

PMII berharap momentum Hari Buruh tidak hanya jadi seremoni tahunan, tapi pengingat bahwa perjuangan keadilan sosial masih panjang dan butuh keterlibatan semua elemen masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Angka Kecelakaan Tinggi, Kapolres Aceh Timur Akan Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Berita

Lestarikan Lingkungan, Babinsa Kel. Kasang Ikuti Giat Penanaman Pohon

Berita

Danrem 042/Gapu Pimpin Laporan Korps Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara/Tamtama Periode 1 Oktober 2022.

Berita

Unit Reskrim Polsek Kumpe Ulu Berhasil Amankan 10 Ton Minyak Diduga Ilegal

Berita

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Jambi Akan Gelar Tes Urine Serentak

Berita

Perkuat sinergi dan kolaborasi, Danrem 042/Gapu terima Kunjungan Silaturahmi Kepala OJK Provinsi Jambi

Berita

Wakil Bupati Aceh Timur Dan Masyarakat Relawan Dan Alim ulama Turun Tangan Membantu Bersih kan Kota idi rauyek.

Berita

RSUD STS Tebo Diduga Tolak Pasien yang Sudah Tak Berdaya.