JAMBI – Para Atlet Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tanjung Jabung Barat harus dihadapkan dengan kondisi dilema pasalnya disatu sisi harus dituntut mendulang prestasi disisi lainnya pintu stadion Tri Lomba Juang tempat mereka latihan tertutup rapat dan terkunci.
Ketua PASI Tanjab Barat Jamil Darmawan Sie mengungkapkan keluhan para Atletnya yang berdomisili di Jambi tidak bisa menjalani rutinitas latihan seperti biasa di Stadion Tri Lomba Juang karena pintu masuknya tertutup rapat.
“Izin saya mau lapor bapak, hari ini pintu masuk gerbang koni (stadion,red) masih terkunci,” ungkap Atlet melaporkan kejadian ke Ketua PASI Tanjab Barat, Rabu (11/3).
Bahkan kata Atlet kepada Jamil, lusa pintu juga dikunci namun Atlet PASI Tanjab Barat di Jambi masih bisa masuk dan latihan melalui sela-sela pintu yang tidak tertutup rapat.
“Kalau hari ini pintunya tertutup rapat dan kami terpaksa latihan diluar lapangan yang tidak sesuai dengan kondisi lintasan saat menjalani pertandingan,” ungkapnya.
Jamil menyebutkan, terkait persoalan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dengan pengelola Stadion namun belum menghasilkan keputusan untuk kebaikan bersama.
“Kita sangat menyayangkan aturan yang diterapkan terhadap pengelolaan stadion yang notabene satu area dengan Kantor KONI Provinsi Jambi ini,” ucapnya.
Terkait persoalan tersebut bidikindonesianews.co.id sudah mengkonfirmasi kepada pihak-pihak terkait dengan penutupan stadion tri Lomba Juang ini terutama kepada ketua Pengprov PASI Jambi dan masih menunggu jawaban.











