Wakil Bupati Muaro Jambi Lantik 183 Kepala TK, SD, SMP Tak Terima Dihina dan Difitnah, Yulindawati Laporkan Tiga Akun ke Polda Aceh Rutan Kelas I Tangerang Melaksanakan Kegiatan Pemenuhan Hak Dasar Warga Binaan Melalui Pembagian Perlengkapan Alat Mandi Dicabutnya Pergub JKA, DPW Partai Aceh Abdya Apresiasi Mualem Bupati BBS Komitmen Selesaikan Batas Wilayah Muaro Jambi-Batanghari Sesuai Aturan

Home / Ragam

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:09 WIB

Pesan Alex, Ketua Melenial Aceh Timur, PU Perkim Aceh Jangan Coba Bermain Api Di Tanah Serambi Mekah.

 

Aceh Timur,Sebuah potret buram pemerintahan kembali mencuat. Di tengah statusnya sebagai salah satu provinsi termiskin di Indonesia, dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman (PU Perkim) Aceh kini menjadi sorotan tajam.

 

Kisah ini mencuat usai peristiwa pada 12 Agustus 2025 yang viral di media sosial. Peristiwa tersebut mengungkap keluhan publik terhadap buruknya pelayanan di dinas tersebut. Namun, laporan warga tidak berhenti pada persoalan pelayanan ia membuka kotak Pandora dugaan “industri pungli” yang sudah berjalan sistematis bertahun-tahun.

BACA LAINNYA  Menelisik Akar Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

 

Pola “Satu Pintu” yang Mengunci Proyek

Berdasarkan keterangan narasumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan, diduga seluruh kegiatan besar di PU Perkim Aceh dikendalikan dengan mekanisme tidak resmi yang disebut “satu pintu”.

Pusat kendali itu diduga berada pada satu orang Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) , yang mengelola empat bidang sekaligus dibantu oleh empat Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Menurut Alex ini salah satu pemicu keributan yang terjadi di Perkim. 

“Bayangkan saja, proyek bernilai ratusan miliar rupiah hanya dikelola oleh lima orang. Semua keputusan mengalir dari satu meja,” ujar khairil Anwar atau yg akrab disapa Alex.

BACA LAINNYA  Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

 

Alex,selaku ketua Relawan Millenial menyebutkan, pola ini memudahkan pengendalian penuh terhadap siapa yang akan mengerjakan proyek baik kontraktor maupun konsultan. Tender umum nyaris tak pernah dilakukan. Sebaliknya, proyek disalurkan melalui penunjukan langsung, e-katalog, atau repeat order (RO).

 

Apakah Perkim nantinya akan jadi Broker Proyek? Alex berharap ada ketegasan Pemerintahan Aceh untuk memperbaiki Kinerja Pejabat serta staf Perkim.

 

Zainal Abidin

Share :

Baca Juga

Ragam

Pastikan Zero Halinar, Lapas Kelas IIA Banda Aceh kembali gelar Penggeledahan Blok hunian

Ragam

Sosok Inspiratif, Bripka Asad Mangabdi Dengan Hati Sahabat Bagi Masyarakat.

Ragam

Menelisik Akar Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

Ragam

Sosialisasikan Anggaran, Dirpolairud Polda Jambi Pastikan Semua Kegiatan Terdukung

Ragam

SMSI Jambi Verifikasi Ulang Keanggotaan Berbasis Technologi Terkini

Ragam

Panglima TNI Mutasi 96 Perwira Tinggi, Berikut Daftarnya

Ragam

Jason Ranti Rilis Single Baru Bertajuk “Hari-Hari Musik”

Ragam

Baitul Asyi Kembali Berikan Tambahan Waqaf Untuk Jamaah Haji, GEMIRA Aceh Berikan Apresiasi