Tanjab Barat – Dalam upaya memastikan kekhusyukan umat muslim menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Tanjung Jabung Barat menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini dilaksanakan dengan khidmat di Lapangan Mapolres Tanjab Barat, Senin (23/2).
Apel siaga dipimpin langsung oleh Wakapolres Tanjab Barat, Kompol Andi Musahar, SH, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., SE., ME, serta pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, Denpom, Kodim 0419/Tanjab, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, Dinas Kesehatan, dan Pemuda Pancasila.
Dalam sambutannya, Wakapolres menegaskan bahwa apel ini menjadi representasi kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Tanjab Barat. “Bulan Ramadan adalah momentum penuh keberkahan. Namun, kita harus sadar bahwa meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat berpotensi memicu gangguan Kamtibmas. Hal inilah yang perlu kita antisipasi secara kolektif,” ujar Kompol Andi Musahar.
Fokus Pengamanan dan Strategi Lapangan
Melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, Wakapolres memberikan instruksi khusus kepada seluruh personel untuk mengedepankan langkah-langkah preventif, preemtif, dan humanis. Beberapa langkah yang diambil meliputi:
1. Peningkatan Patroli: Menambah kehadiran personel di lapangan, terutama saat waktu-waktu rawan seperti menjelang berbuka puasa, salat Tarawih, hingga waktu sahur.
2. Patroli Gabungan: Meningkatkan solidaritas seluruh unsur melalui patroli gabungan.
3. Deteksi Dini: Meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
4. Pengaturan Lalu Lintas: Melakukan pengaturan lalu lintas khusus dalam aktivitas pasar tumpah untuk meminimalisir kemacetan dan gangguan arus lalu lintas.
5. Pengawasan Bahan Pokok: Memantau ketersediaan dan distribusi bahan pokok untuk mencegah spekulasi harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Wakapolres menekankan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Sinergi lintas sektoral dan peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.
“Penegakan hukum akan tetap dilakukan secara proporsional, namun kami tetap mengutamakan pendekatan pencegahan agar seluruh rangkaian ibadah Ramadan di Kabupaten Tanjab Barat dapat berjalan aman dan lancar,” tutupnya.











