Tongkat Komando Yonif 142/Ksatria Jaya Resmi Berganti Penyidik Tipidter Satreskrim Polres Nagan Raya Tetapkan Dua Operator SPBU Darul Makmur Jadi Tersangka Sinergi Lawan Kejahatan Jalanan, Polres Tanjab Barat Siap Patroli & Edukasi Sah! Eks Panglima GAM Aceh Barat Panglima Nadi Gabung PSI Aceh Resmi Menjadi ASN, Tujuh CPNS LPKA Kelas II Muara Bulian Diambil Sumpah 

Home / Berita

Senin, 8 Mei 2023 - 16:27 WIB

Presiden Jokowi Kembali Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar

Bidik Indonesia News, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan. Menurutnya, situasi di Myanmar saat ini tidak membuat pihak mana pun menang dan hanya membuat rakyat menjadi korban.

 

“Rakyat yang akan menjadi korban karena kondisi ini tidak akan membuat siapa pun menang. Saya mengajak marilah kita duduk bersama, ciptakan ruang dialog untuk mencari solusi bersama,” ungkap Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Hotel Meruorah, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 8 Mei 2023.

 

Untuk itu, keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun ini akan terus mendorong implementasi dari lima poin kesepakatan atau “Five-Point Consensus”. Salah satu poin dalam kesepakatan tersebut adalah berkaitan dengan bantuan kemanusiaan.

BACA LAINNYA  Dirreskrimsus Polda Jambi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Dengan Lulusan Terbaik, Tertinggi, Termuda dan Tercepat 

 

Menurut Presiden Jokowi, berbagai upaya telah dilakukan oleh Indonesia dan melalui keketuaannya di ASEAN mampu memfasilitasi The ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre). Setelah tertunda cukup lama karena masalah akses, Presiden mengatakan, _joint needs assesment_ mampu diselesaikan.

 

“Ini masalahnya adalah masalah akses. Kemarin, AHA Center didampingi tim monitoring ASEAN akan menyerahkan bantuan kemanusiaan, tetapi sangat disayangkan di tengah perjalanan terjadi baku tembak,” ucapnya.

 

Sebelumnya, dalam keterangan persnya di Jakarta pada Jumat (05/05/2023) lalu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa ada dua tahap bantuan kemanusiaan untuk Myanmar. Tahap pertama terkait dengan _life saving_, telah selesai dilakukan karena terkait dengan bantuan penanggulangan Covid-19, dan tahap kedua _life sustaining_.

BACA LAINNYA  Pesantren Kilat Ramadan 2026 Resmi Dibuka Bupati Kerinci

 

“Tahap kedua ini sempat alami hambatan karena kurangnya akses kepada AHA Centre untuk menjangkau penduduk yang memerlukan terutama di wilayah-wilayah yang di luar kontrol militer Myanmar,” ujar Retno.

 

 

Manggarai Barat, 8 Mei 2023

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

 

Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Berita

Kodim 0415/Jambi Terima Manfaat dari Program BRI Peduli TJSL

Berita

Sambut Bulan Ramadhan Ditresnarkoba Polda Jambi Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Amankan 92 Tersangka

Berita

FTA Berikan Bantuan ke Korban Banjir Aceh di Bireun

Berita

Bertolak ke Labuan Bajo, Presiden Jokowi akan Cek Kesiapan KTT Ke-42 ASEAN

Berita

Wakapolda Jambi Pimpin Pemantauan Titik Lokasi Api Karhutla di Wilayah Jambi

Berita

Polres Kerinci berhasil Amankan Pemilik Ladang Ganja di Kota Sungai Penuh     

Berita

Sertu Agus Sukma Jaya, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura didaulat Menjadi Juri Pada Kegiatan WDC

Berita

Kapolres Merangin Kembali Berikan Bantuan Didunia Pendidikan.