Bupati Tanjab Barat Tinjau Lokasi Kebakaran Asrama Putra Ponpes Al Baqiyatus Shalihat Bupati Anwar Sadat Buka Manasik Haji Terintegrasi 2026 Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak

Home / Berita

Selasa, 4 Februari 2025 - 13:10 WIB

Program Ketahanan Pangan di Jambi, Begini Kata Ketua Karang Taruna Mestong

KATIGO.ID | JAMBI – Erlangga Subiantoro, Ketua Karang Taruna Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi mendukung program Ketahanan Pangan guna memperkuat swasembada pangan di Indonesia.

 

Ia mengatakan, program Ketahanan Pangan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto saat ini sudah berjalan di seluruh penjuru Indonesia.

 

Semoga tujuan pemerintah sendiri melaui program ketahanan pangan dapat terwujudnya kedaulatan pangan masyarakat melalui ketersediaan (produksi dan cadangan pangan), keterjangkauan, konsumsi pangan dan gizi serta keamanan pangan berbasis bahan baku, sumber daya dan kearifan lokal.

 

“Tentunya, program tersebut para petani lokal harus menjadi pelaku utama dan juga pemerintah harus memberdayakan lahan-lahan yang terlantar,” ucap Erlangga Subiantoro, Selasa, (4/2/2025).

BACA LAINNYA  Selesaikan S2 Tiga Semister, Keuchik Romi Terima Gelar M.H dari IAIN Langsa

 

Ditambahkannya, pemerintah boleh membuka lahan baru untuk pertanian atau perkebunan, tetapi terlebih dahulu menggarap lahan yang terlantar.

 

Dengan program tersebut dapat membantu memaksimalkan peran petani di Desa-desa sebagai pelaku utama, cara membantu program tersebut, kita harus memastikan kecukupan penguasaan tanah bagi petani di desa-desa untuk memproduksi benih-benih lokal berkualitas dan juga ternak-ternak sebagai penunjang pupuk organik, sistem irigasi yang berfungsi dengan baik dan lain-lain kebutuhan petani.

 

“Oleh karena itu, maka kita juga harus memikirkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan desa antara lain kondisi iklim, ketersediaan air, keberadaan sumber daya alam, akses terhadap teknologi pertanian yang modern, serta faktor sosial dan ekonomi seperti kemiskinan, akses terhadap modal, dan pendidikan,” ujarnya.

BACA LAINNYA  KPU Kabupaten Kerinci Raih Penghargaan Pada 4 Kategori

 

 

Selain itu, para instansi terkait juga harus meningkatkan akses terhadap pasar melalui pengembangan infrastruktur dan jaringan distribusi yang memadai, untuk memasarkan hasil panen tersebut.

 

“Pasti pemerintah sudah merencanakan itu, dan memang harus disiapkan oleh pemerintah seperti Bulog, pasar-pasar yang dibangun oleh pemerintah secara khusus sebagai penampung dan pengendali produksi dan distribusi pangan dan melibatkan koperasi di Desa-desa yang ada,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Pengendara Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil Truk, Sopir Melarikan Diri

Berita

Pjs. Gubernur Sudirman: Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting 

Berita

All New R15 Connected Series Makin Diminati Gen Z, Ikut bLU cRU Riding Experience Tambah Pengalaman Berkendara

Berita

Silaturahmi Bersama OKP Cipayung Plus, Irjen Pol Rusdi Hartono Turut Dengarkan Masukan Adik-adik Mahasiswa

Berita

Dandim 0416/Bute Ikut Sholatkan Korban Yang Meninggal Saat Menolong Bocah Hanyut

Berita

KPK Periksa Komisaris Independent Adhi Persada Properti

Berita

Kapolres Aceh Timur Sambut Audiensi dan Silaturahmi Pengurus FKPPI

Berita

Pimpin Penutupan Diktuk dan Pelantikan serta Pengambilan Sumpah Siswa Bintara Polri, Ini Pesan Kapolda Jambi