DPRD Muaro Jambi Bahas Ranperda Perubahan APBD 2026 Polda Jambi Buka Ruang Inovasi Mahasiswa untuk Perkuat Pencegahan Karhutla Golkar Bersuara di Paripurna: BLUD Rp17 Miliar, Krisis Air Lubuk Mandarsah hingga CPO PT SMS Pastikan Kondisi Kondusif, Kepala Rutan Kelas I Tangerang Kontrol Blok Hunian Warga Binaan ‎Pemdes Pondok Agung berhasil Tekan Kemiskinan, Penerima BLT DD hanya 10 Orang

Home / Berita

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:22 WIB

Rumah Layak, Hak Asasi yang Tak Boleh Ditunda, Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah untuk Rakyat 2025–2029

JAKARTA – Rumah bukan sekadar dinding dan atap. Ia adalah hak asasi setiap manusia. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa 36,8 juta keluarga Indonesia masih menghadapi krisis hunian. Data mencatat, 9,9 juta keluarga belum memiliki rumah, sementara 26,9 juta lainnya tinggal di rumah yang tidak layak huni.

 

Padahal, hak atas tempat tinggal yang layak telah dijamin oleh Pasal 28H UUD 1945 dan Pasal 11 Kovenan Internasional Hak Ekosob. “Hunian layak adalah bagian dari martabat manusia,” ujar salah satu pegiat hak asasi, mengingatkan pentingnya komitmen negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya.

BACA LAINNYA  Hadapi Pemilu 2024 , Kapolda jambi Himbau Masyarakat Bijak Dalam Memilah Informasi Yang di Dapat

 

Menjawab tantangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan dan renovasi tiga juta rumah rakyat pada periode 2025–2029. Program ini dibagi dalam tiga segmentasi besar yakni 1 juta rumah di desa, untuk memperkuat ekonomi pedesaan, 1 juta rumah di wilayah pesisir, sebagai benteng kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir, 1 juta rumah di perkotaan, untuk mengurangi backlog perumahan di daerah padat penduduk.

 

Selain memastikan tempat tinggal yang aman dan sehat, program ini juga diproyeksikan membuka ratusan ribu lapangan kerja, menggerakkan ratusan industri turunan, serta mempersempit jurang sosial-ekonomi.

BACA LAINNYA  Jelang 27 November, Bawaslu Bangun Kolaborasi dengan Tokoh Lintas Agama

 

“Rumah layak menjadi fondasi bagi pendidikan yang lebih baik, kesehatan yang terjaga, dan masa depan keluarga yang lebih cerah. Pemerintah hadir bukan hanya membangun rumah, tapi membangun kehidupan yang lebih bermartabat,” ungkapnya.

 

Pemerintah memastikan program ini akan berjalan dengan prinsip keadilan sosial, transparansi, dan keberlanjutan. Harapannya, Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 dengan rakyat yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga terlindungi hak-h

ak dasarnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Sidak ke Pasar Angso Duo, Kapolda Irjen Pol Krisno, Gubernur dan Forkompimda Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok

Berita

Digelar Selama Dua Pekan, Operasi Patuh Siginjai 2024 Dimulai, Ini Sasarannya

Berita

Bupati Monadi Usulkan Sejumlah Pembangunan Strategis ke Mentri PUPR

Advetorial

Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Tangkap Terduga Penyalahguna Sabu di Pematang Lumut, 1 DPO Diburu

Berita

Peran Keberadaan Babinsa di Lingkungan Desa Pada SMK 5 Yang Berada di Wilayahnya”

Berita

Kabid Humas Polda Jambi Minta Maaf: Sama Sekali Tak Ada Niat Menghalangi Wartawan

Berita

Ratusan Petani Unjuk Rasa di Kantor Gubernur dan DPRD Jambi, Bawa 4 Tuntutan Ini

Berita

Erasmus Huis Datangkan Maas Theater en Dans Asal Belanda Ke Jambi, BullyBully: Apa kesamaan antara Balita dan Pemimpin Dunia?