Jambi – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polresta Jambi bersama Jasa Raharja menggelar kegiatan Touring dan Safety Riding yang diikuti berbagai komunitas otomotif di Kota Jambi, Minggu (25/8/2025).
Kasat Lantas Polresta Jambi, AKP Hadi Siswanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga masyarakat pengguna jalan.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Penindakan memang penting, namun yang lebih utama adalah menumbuhkan kesadaran berlalu lintas agar angka pelanggaran dan kecelakaan bisa ditekan,” ujarnya.
Kegiatan ini dimulai dari Kantor Jasa Raharja Jambi dan berakhir di Pojok Kopi Dusun Candi Muaro Jambi dengan jarak tempuh ±26 km. Selain touring, peserta juga mendapatkan edukasi lengkap mengenai teknik berkendara aman, pemahaman rambu dan marka jalan, hingga simulasi situasi lalu lintas sehari-hari.
AKP Hadi Siswanto menekankan pentingnya disiplin berkendara, terutama bagi generasi muda yang mendominasi komunitas otomotif.
“Gunakan helm, patuhi rambu lalu lintas, jangan menggunakan ponsel saat berkendara, serta hindari mengemudi dalam kondisi mengantuk atau setelah mengonsumsi alkohol. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Jambi berharap tercipta budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan. Selain menjadi ajang edukasi, acara ini juga mempererat silaturahmi antar komunitas motor dan mobil, serta mendorong kolaborasi positif dalam mewujudkan jalan yang aman, tertib, dan manusiawi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ditlantas Polda Jambi, perwakilan Jasa Raharja, serta sejumlah pejabat utama Polresta Jambi.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat antara Polantas dan mitra strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mendukung Road Safety menuju Zero Accident.
AKP Hadi Siswanto berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi di Kota Jambi dan contoh nyata bahwa keselamatan lalu lintas adalah kebutuhan bersama.
“Kami ingin masyarakat bukan hanya menjadi pengendara yang terampil, tetapi juga pengendara yang beretika dan peduli terhadap keselamatan orang lain,” tutupnya.











