JAMBI – Komisi IV DPRD Kota Jambi melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 2 Kota Jambi, Selasa (6/1).
Tinjauan ini, guna melihat kondisi sarana dan prasarana sekolah, khususnya persoalan drainase yang kerap menyebabkan genangan air saat hujan turun.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Martua Muda Siregar, didampingi anggota Komisi IV Fahrul Ilmi dan Azki Akhyari, serta Naim selaku koordinator Komisi IV DPRD Kota Jambi.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Fahrul Ilmi, mengatakan bahwa beberapa waktu lalu kondisi SMPN 2 Kota Jambi sempat menjadi perhatian karena lapangan tengah sekolah terendam air cukup lama saat hujan deras.
Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan, karena berdampak pada kenyamanan dan aktivitas belajar para siswa.
“Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, air menggenangi lapangan sekolah cukup lama. Ini tentu tidak ideal untuk lingkungan belajar siswa,” ujar Fahrul Ilmi, politisi PKS ini.
Dari hasil peninjauan, Komisi IV menemukan bahwa sistem drainase di lingkungan SMPN 2 Kota Jambi masih belum berfungsi secara maksimal.
Meski demikian, Fahrul mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi telah melakukan sejumlah penanganan awal.
“Memang sudah ada upaya dari Dinas PUPR Kota Jambi. Namun masih ada pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan,” katanya.
Salah satu langkah yang dinilai penting ke depan adalah pembangunan crossing saluran air dari area dalam sekolah, menuju drainase besar yang berada di depan SMPN 2 Kota Jambi, agar aliran air dapat berjalan lebih optimal dan tidak lagi menyebabkan genangan.
Fahrul menegaskan, Komisi IV DPRD Kota Jambi akan terus mendorong perbaikan infrastruktur pendidikan di Kota Jambi, termasuk sarana penunjang seperti drainase sekolah.
“Kami di DPRD, khususnya Komisi IV, berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Infrastruktur sekolah merupakan bagian penting agar siswa bisa belajar dengan nyaman dan aman,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang penjaga kantin sekolah yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa genangan air kerap terjadi saat hujan deras dan berlangsung lama.
Bahkan, menurutnya, pernah terjadi banjir cukup tinggi hingga aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan.
“Kalau hujan deras dan lama, lapangan pasti tergenang. Pernah juga airnya tinggi sampai sekolah diliburkan,” ungkapnya.
Dengan adanya peninjauan ini, Komisi IV DPRD Kota Jambi berharap persoalan drainase di SMPN 2 Kota Jambi dapat segera diselesaikan secara menyeluruh, sehingga ke depan sekolah tersebut terbebas dari banjir dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik serta meningkatkan semangat seluruh warga sekolah.











