Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Advetorial

Minggu, 1 Juni 2025 - 18:38 WIB

Tangis di Balik Api, Nenek Korban Kebakaran Diduga Ditolak RS Mitra, Ketua DPRD Kota Jambi Turun Tangan

Jambi — Di tengah kepulan asap yang membumbung dari sebuah rumah sederhana di kawasan Jelutung, seorang nenek renta, Nurbati berjuang menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap dapurnya.

Tubuhnya dipenuhi luka bakar, kakinya lemah, namun perjuangannya belum usai karena begitu sampai di rumah sakit, dugaan penolakan justru menyambutnya.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu (31/5). Warga sekitar bahu-membahu membantu menyelamatkan Nurbati dari amukan si jago merah. Ia kemudian dilarikan ke RS Mitra, berharap bisa segera mendapatkan penanganan medis.

Namun harapan itu seolah pupus. Belum genap sehari dirawat, keluarga mengaku korban diminta pulang oleh pihak rumah sakit tanpa alasan yang jelas.

 

Ketua DPRD Melihat Langsung Rumah Nenek Yang terbakar

Ketua RT setempat, yang ikut mengurus korban sejak awal, mengatakan bahwa keputusan rumah sakit membuat warga kebingungan.

BACA LAINNYA  Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Yuli Setia Bakti Terima LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi.

“Kami tidak diberi alasan medis yang pasti. Padahal luka bakarnya jelas-jelas serius. Sore itu, langsung disuruh pulang,” ungkapnya.

Kabar ini sampai ke telinga Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly. Tanpa banyak menunggu, ia langsung mendatangi rumah korban dan membawa ambulans dari RSUD Abdul Manap untuk mengevakuasi kembali Nurbati agar mendapatkan perawatan yang layak.

“Kemanusiaan tidak boleh kalah oleh prosedur. Jangan pernah ada cerita orang sakit ditolak rumah sakit,” ucap Faried dengan nada tegas.

Ia juga memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah kota.

BACA LAINNYA  Sekda Muaro Jambi Hadiri Penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis Nanas Tangkit Baru Oleh Gubernur Jambi.

Menurut Faried, dugaan penolakan ini adalah hal yang sangat serius dan tidak bisa dibiarkan berlalu begitu saja. Ia akan memanggil manajemen RS Mitra untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban.

“Ini bukan hanya tentang satu pasien, ini tentang rasa aman warga terhadap fasilitas kesehatan di kotanya. Kalau benar ada unsur penolakan, itu pelanggaran besar terhadap prinsip kemanusiaan,” ujarnya.

Peristiwa ini bukan sekadar tentang seorang nenek dan luka bakarnya. Ini tentang martabat, tentang hak setiap manusia untuk ditolong saat paling rentan.

“Rumah sakit bukan tempat memilih siapa yang pantas diselamatkan ia harus jadi pelindung bagi siapa pun yang datang membawa luka dan harapan,tutup Faried.(Viryzha)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Ketua DPRD Kota Jambi Tinjau Kelas Rusak di SMPN 7: Perbaikan Secepatnya Dilakukan

Advetorial

Bupati BBS,Melakukan Audiensi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI

Advetorial

Wagub Sani : Ramadhan Ceria Ajang Gali Potensi Anak Muda Jambi

Advetorial

Resmi Diluncurkan, Makan Bergizi Gratis Di Kota Jambi Berlangsung Sukses di 14 Sekolah

Advetorial

Modul Praktik Berbasis Proyek Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, Wali Kota Maulana: Isinya Menarik dan Mudah Dipahami

Advetorial

Politisi Muda Asal Batanghari, Muhammad Hafiz Fattah Kini Nahkodai Parlemen Provinsi Jambi

Advetorial

Pererat Sinergitas sesama Anggota Dewan, DPRD Kabupaten Muaro Jambi Gelar Halal Bihalal 

Advetorial

Pergeseran Paradigma Dalam Pengelolaan Keuangan Negara