Gubernur Al Haris Gelar Rapat Optimalisasi Angkutan Batubara Melalui Sungai Sambut Tahun Baru 2024, Yamaha Luncurkan LEXi LX 155 “Simple but MAXi” Gubernur Al Haris: Gelar Adat Bentuk Apresiasi Terhadap Kontribusi Anak Negeri Jambi Polres Tanjab Timur Musnahkan Barang Bukti Narkotika jenis Sabu Seberat 3,310 Gram Tiba di Mapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono Gelar Adat Dubalang Sakti Utamo Disambut Wakapolda dan Tarian Persembahan 

Home / Peristiwa

Selasa, 15 Februari 2022 - 08:44 WIB

Terancam Puso, Hama Wereng Serang Tanaman Padi Desa Simpang Datuk

Bidik Indonesia News – Tanjung Jabung Timur, Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang merupakan salah satu lumbung ketahanan pangan berupa padi yang berada di Kabupaten Tanjab Timur – Jambi.

 

Akan tetapi, saat ini sebagian para kelompok tani didesa Simpang Datuk mengalami gagal panen (puso) karena sekitar 80 Ha dari 990 Ha tanaman padi yang ada di Desa Simpang Datuk diserang hama Wereng Batang Coklat.(WBC).

 

Ketua Gapoktan Ambo Irik mengatakan, timbulnya hama Wereng disebabkan saluran yang mapet atau tidak lancar sehingga mengakibatkan batang padi terendam air dan menjadi lembab.

Hal ini lah salah satu penyebab timbulnya Wereng dan berkembang dengan cepat.

 

Menurutnya, salah satu cara untuk mengantsipasi hama wereng, kedepannya jangan lagi memakai paritas himpara tiga, kita ingin paritas yang lain yang tahan dari hama wereng. Disamping itu, saluran air juga harus diperbaiki untuk mempermudah air keluar masuk agar tidak tergenang. Kejadian seperti ini bukanlah kali pertama, sebelumya empat tahun lalu pernah terjadi dan tahun ini yang lebih parah, “kata Ketua Gapoktan Ambok irik saat dikonfirmasi awak Media, Minggu (13/2/2022).

BACA LAINNYA  Hiwada Kepri Rencana Aksi Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Bintan, Ini Tuntutannya

 

Sementara itu, Budi salah satu kelompok tani (poktan) Harapan Mulia mengeluhkan, saat ini sebagian petani terancam gagal panen (puso), pasalnya hama Wereng Batang Coklat (WBC) sudah merusak tanaman padi para petani. Sedangkan penyebab cepatnya berkembang biak hama tersebut dikarenakan saluran air yang tidak lancar dan membuat kelembaban, karena air bisa masuk tapi tidak bisa keluar dan akhirnya padi tergenang. Pada saat itulah hama wereng berkembang serta bertelur, akibatnya padi yang baru bunting menjadi mati.

Saat ini kami terancam gagal panen. Namun, untuk mengatasinya kami sudah mengambil langkah dengan melakukan penyemprotan agar hama tidak menyebar ketempat yang lain, “ujar Budi.

 

Sedangkan menurut PPL Desa Simpang Datuk “Usep” menjelaskan, kejadian seperti ini sudah lama terjadi, hanya saja kejadian luar biasa (KLB) baru dua tahun ini sejak tahun 2020 dan ditahun ini. Untuk luasan lahan yang terkena serangan hama wereng saat ini mencapai 80 Ha dari luasan tanam 990 Ha. Sedangkan penyebab timbulnya Wereng Usep mengatakan karena kelembaban, kondisi cuaca sering hujan serta paritas ampara tiga yang juga tidak mendukung, padahal paritas ampara tiga tidak lagi di rekomendasikan untuk ditanam.

BACA LAINNYA  Satu dari Tiga Korban Lakalantas di Sungai Nibung Meninggal Dunia

“Agar hama tidak meluas, pemerintah sudah berupaya memberikan insektisida dan melakukan penyemprotan agar tidak meluas ketempat lain, karena serangga kecil jenis ini sangat berbahaya dan berkembang biak secara cepat serta dapat merugikan bagi petani padi, sebab hama tersebut memakan dan menghisap cairan pada batang padi yang mengakibatkan tanaman padi dapat mengering dan mati. “jelasnya. ( Doni Riyadi ).

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Popo Barbie di Tetapkan Sebagai Tersangka Video Viral Asusila Dirinya Dengan Patung

Peristiwa

Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah

Daerah

Tekan Terjadi Nya Lakalantas, Polres Jajaran Polda Jambi Lakukan Upaya dan Inovasi Pada Ops Ketupat 2022

Peristiwa

Beradu Banteng Truk Bermuatan Kayu VS Bus, Supir dan Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Peristiwa

Seorang Pemuda Kabur Tinggalkan Pasangannya Saat Operasi Pekat Polda Jambi di Salah Satu Hotel

Peristiwa

Aceh Timur Kirim Rp 293 Juta Donasi Untuk Palestina

Peristiwa

Viral Emak Emak Panjat Tower Provider di Indra Makmu Aceh Timur, Berhasil di Evakuasi oleh Polisi bersama TNI dan Warga

Berita

Ratusan Warga Terdampak Banjir, Babinsa Koramil Telanaipura Gerak Cepat Evakuasi Warga