Wujud Kepedulian, Lapas Kuala Tungkal Salurkan 65 Paket Takjil kepada Pengguna Jalan Aksi Curanmor di Lampisi Masuk Melalui Atap Rumah, Pelaku Dibekuk Polsek Merlung  Kapolsek Merlung Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor di Desa Lampisi Kapolsek Tungkal Ulu Hadiri Safari Ramadhan 1447 H di Desa Pematang Tembesu Polres Tanjab Barat Laksanakan Pengamanan Sholat Tarawih di Mesjid Nurul Ihsan Kuala Tungkal. 

Home / Berita

Selasa, 15 Februari 2022 - 08:44 WIB

Terancam Puso, Hama Wereng Serang Tanaman Padi Desa Simpang Datuk

Bidik Indonesia News – Tanjung Jabung Timur, Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang merupakan salah satu lumbung ketahanan pangan berupa padi yang berada di Kabupaten Tanjab Timur – Jambi.

 

Akan tetapi, saat ini sebagian para kelompok tani didesa Simpang Datuk mengalami gagal panen (puso) karena sekitar 80 Ha dari 990 Ha tanaman padi yang ada di Desa Simpang Datuk diserang hama Wereng Batang Coklat.(WBC).

 

Ketua Gapoktan Ambo Irik mengatakan, timbulnya hama Wereng disebabkan saluran yang mapet atau tidak lancar sehingga mengakibatkan batang padi terendam air dan menjadi lembab.

Hal ini lah salah satu penyebab timbulnya Wereng dan berkembang dengan cepat.

 

Menurutnya, salah satu cara untuk mengantsipasi hama wereng, kedepannya jangan lagi memakai paritas himpara tiga, kita ingin paritas yang lain yang tahan dari hama wereng. Disamping itu, saluran air juga harus diperbaiki untuk mempermudah air keluar masuk agar tidak tergenang. Kejadian seperti ini bukanlah kali pertama, sebelumya empat tahun lalu pernah terjadi dan tahun ini yang lebih parah, “kata Ketua Gapoktan Ambok irik saat dikonfirmasi awak Media, Minggu (13/2/2022).

BACA LAINNYA  Wagub Aceh Apresiasi Dana Rp72,7 Miliar Bantuan Sapi Meugang dari Presiden Prabowo.

 

Sementara itu, Budi salah satu kelompok tani (poktan) Harapan Mulia mengeluhkan, saat ini sebagian petani terancam gagal panen (puso), pasalnya hama Wereng Batang Coklat (WBC) sudah merusak tanaman padi para petani. Sedangkan penyebab cepatnya berkembang biak hama tersebut dikarenakan saluran air yang tidak lancar dan membuat kelembaban, karena air bisa masuk tapi tidak bisa keluar dan akhirnya padi tergenang. Pada saat itulah hama wereng berkembang serta bertelur, akibatnya padi yang baru bunting menjadi mati.

Saat ini kami terancam gagal panen. Namun, untuk mengatasinya kami sudah mengambil langkah dengan melakukan penyemprotan agar hama tidak menyebar ketempat yang lain, “ujar Budi.

 

Sedangkan menurut PPL Desa Simpang Datuk “Usep” menjelaskan, kejadian seperti ini sudah lama terjadi, hanya saja kejadian luar biasa (KLB) baru dua tahun ini sejak tahun 2020 dan ditahun ini. Untuk luasan lahan yang terkena serangan hama wereng saat ini mencapai 80 Ha dari luasan tanam 990 Ha. Sedangkan penyebab timbulnya Wereng Usep mengatakan karena kelembaban, kondisi cuaca sering hujan serta paritas ampara tiga yang juga tidak mendukung, padahal paritas ampara tiga tidak lagi di rekomendasikan untuk ditanam.

BACA LAINNYA  Tiga Karyawan PT KTN Ditangkap Polisi Akibat Gelapkan Barang Perusahaan

“Agar hama tidak meluas, pemerintah sudah berupaya memberikan insektisida dan melakukan penyemprotan agar tidak meluas ketempat lain, karena serangga kecil jenis ini sangat berbahaya dan berkembang biak secara cepat serta dapat merugikan bagi petani padi, sebab hama tersebut memakan dan menghisap cairan pada batang padi yang mengakibatkan tanaman padi dapat mengering dan mati. “jelasnya. ( Doni Riyadi ).

Share :

Baca Juga

Berita

Hari Anak Nasional 2025: Kakanwil Ditjenpas Aceh Hadiahi Remisi untuk Anak Binaan

Berita

Kanwil Ditjenpas Aceh berikan Arahan penting terkait fungsi Pengawasan Keamanan dan Pelayanan, Lapas Banda Aceh ikuti secara Zoom.

Berita

Kampung Bebas dari Narkoba Diresmikan, Polresta Jambi bersama Masyarakat Alam Barajo Turut Bacakan Deklarasi

Berita

Personel Brimob Polda Jambi Meriahkan Jalan Sehat Akbar Jambi Indenpedent

Berita

Babinsa Ulu Gedong Hadiri Rapat Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran Pilkada.

Berita

104 Senjata Api Rakitan Dimusnahkan Dilapangan Mapolda Jambi

Berita

Ratusan Liter Solar Subsidi Hasil Penyalahgunaan dari Mobil Tangki Pertamina Diamankan Ditreskrimsus Polda Jambi 

Berita

Pasca Pimpin Apel Disipilin ASN, Wawako Diza Gelar Rakor Bersama Jajaran Pemkot Jambi