Pererat Sinergisitas, Kapolda Jambi Sambangi Kantor BPK RI Polda Jambi Terima Penghargaan Dari Menteri ATR/BPN di Hotel Borobudur Jakarta Pusat Bea Cukai Jambi Dorong Umkm Ekspor Pinang Ke Banglades Pimpin Apel Gabungan TNI – POLRI, ini Pesan Dandim 0419 Tanjab dan Kapolres Tanjabtim Mengenal Adat Melayu dan Sebagai Tokoh serta Orang Tua di Jambi, Kapolda Jambi Sambangi Kediaman HBA

Home / Peristiwa

Selasa, 15 Februari 2022 - 08:44 WIB

Terancam Puso, Hama Wereng Serang Tanaman Padi Desa Simpang Datuk

Bidik Indonesia News – Tanjung Jabung Timur, Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang merupakan salah satu lumbung ketahanan pangan berupa padi yang berada di Kabupaten Tanjab Timur – Jambi.

 

Akan tetapi, saat ini sebagian para kelompok tani didesa Simpang Datuk mengalami gagal panen (puso) karena sekitar 80 Ha dari 990 Ha tanaman padi yang ada di Desa Simpang Datuk diserang hama Wereng Batang Coklat.(WBC).

 

Ketua Gapoktan Ambo Irik mengatakan, timbulnya hama Wereng disebabkan saluran yang mapet atau tidak lancar sehingga mengakibatkan batang padi terendam air dan menjadi lembab.

Hal ini lah salah satu penyebab timbulnya Wereng dan berkembang dengan cepat.

 

Menurutnya, salah satu cara untuk mengantsipasi hama wereng, kedepannya jangan lagi memakai paritas himpara tiga, kita ingin paritas yang lain yang tahan dari hama wereng. Disamping itu, saluran air juga harus diperbaiki untuk mempermudah air keluar masuk agar tidak tergenang. Kejadian seperti ini bukanlah kali pertama, sebelumya empat tahun lalu pernah terjadi dan tahun ini yang lebih parah, “kata Ketua Gapoktan Ambok irik saat dikonfirmasi awak Media, Minggu (13/2/2022).

BACA LAINNYA  Ketua dan 9 Anggota Geng Motor di Amankan Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi

 

Sementara itu, Budi salah satu kelompok tani (poktan) Harapan Mulia mengeluhkan, saat ini sebagian petani terancam gagal panen (puso), pasalnya hama Wereng Batang Coklat (WBC) sudah merusak tanaman padi para petani. Sedangkan penyebab cepatnya berkembang biak hama tersebut dikarenakan saluran air yang tidak lancar dan membuat kelembaban, karena air bisa masuk tapi tidak bisa keluar dan akhirnya padi tergenang. Pada saat itulah hama wereng berkembang serta bertelur, akibatnya padi yang baru bunting menjadi mati.

Saat ini kami terancam gagal panen. Namun, untuk mengatasinya kami sudah mengambil langkah dengan melakukan penyemprotan agar hama tidak menyebar ketempat yang lain, “ujar Budi.

BACA LAINNYA  Empat Kapal Diterjunkan Bagikan Sembako ke Nelayan dan Masyarakat Pesisir Sungai Batanghari¬†

 

Sedangkan menurut PPL Desa Simpang Datuk “Usep” menjelaskan, kejadian seperti ini sudah lama terjadi, hanya saja kejadian luar biasa (KLB) baru dua tahun ini sejak tahun 2020 dan ditahun ini. Untuk luasan lahan yang terkena serangan hama wereng saat ini mencapai 80 Ha dari luasan tanam 990 Ha. Sedangkan penyebab timbulnya Wereng Usep mengatakan karena kelembaban, kondisi cuaca sering hujan serta paritas ampara tiga yang juga tidak mendukung, padahal paritas ampara tiga tidak lagi di rekomendasikan untuk ditanam.

“Agar hama tidak meluas, pemerintah sudah berupaya memberikan insektisida dan melakukan penyemprotan agar tidak meluas ketempat lain, karena serangga kecil jenis ini sangat berbahaya dan berkembang biak secara cepat serta dapat merugikan bagi petani padi, sebab hama tersebut memakan dan menghisap cairan pada batang padi yang mengakibatkan tanaman padi dapat mengering dan mati. “jelasnya. ( Doni Riyadi ).

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Polda Jambi Tertibkan Lapo Tuak dan Berhasil Mengamankan Puluhan Botol Miras Jelang Ramadhan

Peristiwa

Kapolres Muarojambi Himbau Pengguna Jalan Lintas Timur KM 17 Berhati-hati

Peristiwa

Seorang Korban Luka Bakar Akhirnya Meninggal

Peristiwa

Beradu Banteng Truk Bermuatan Kayu VS Bus, Supir dan Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Peristiwa

Krisis Air Bersih, 9 Ton Air di Suplly Polda Jambi ke Warga Seberang

Peristiwa

Seorang Pria Nipah Panjang diTemukan Tewas Gantung Diri, Pihak Keluarga Tidak Yakin

Peristiwa

Mobil Bus Hino Family Raya VS Mobil Carry Pickup, 3 Orang Tewas Ditempat

Berita

Speak Jambi Minta Gubernur Jambi Tinjau Ulang Pj Bupati Yang Diajukan