Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol Widodo Gantikan Irjen Pol Krisno H Siregar Rumah Baca Bhayangkara Bahari Polda Jambi Jadi Wadah Pembinaan Keagamaan Anak Pulau Pandan Walikota Alfin Pinta Masyarakat Jaga Lingkungan dan Konsisten Konsumsi Makanan Bergizi  37 Titik HOTSPOT Terpantau Sepanjang Bulan Sepetember 2026

Home / Berita

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:25 WIB

Tradisi Pelepasan CJH Depati Payung Pondok Tinggi

Sungai Penuh – Masyarakat wilayah adat Depati Payung Pondok Tinggi kembali melaksanakan tradisi pelepasan calon jemaah haji (CJH) dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan yang sarat nilai budaya dan religius ini digelar di Masjid Agung Pondok Tinggi, dengan rangkaian acara doa bersama, parno adat, hingga iringan tale naik joi.

Tradisi tersebut menjadi bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus doa bagi para calon jemaah haji agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta kembali sebagai haji yang mabrur.

Dalam prosesi adat ini, sebanyak 32 calon jemaah haji dilepas secara resmi oleh tokoh adat dan masyarakat setempat. Suasana semakin khidmat dengan lantunan tale naik joi yang menggambarkan harapan dan doa masyarakat.

BACA LAINNYA  Turnamen Futsal Vaganza SMSI Tanjab Barat 2024 Sukses di Gelar

Selain itu, kegiatan juga diwarnai dengan kenduri adat berupa makan bersama dengan hidangan khas Pondok Tinggi, yakni nasi ibat. Tradisi makan bersama ini menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas terjaganya tradisi yang dinilai mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga.

BACA LAINNYA  Lapas Lhokseumawe Sosialisasikan Hak Integrasi kepada Warga Binaan

Sementara itu, tokoh masyarakat Pondok Tinggi, Harpendi Johar, menyebutkan bahwa tradisi ini telah dilaksanakan sejak tahun 2007 dan terus dilestarikan hingga saat ini sebagai bagian dari warisan budaya lokal.

“Tradisi ini bukan hanya seremoni pelepasan, tetapi juga bentuk kebersamaan dan doa seluruh masyarakat untuk para calon jemaah haji,” ujarnya.

Tradisi pelepasan calon jemaah haji ini menjadi salah satu wujud kearifan lokal yang tidak hanya memperkuat nilai religius, tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat Pondok Tinggi.

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Koramil 415-02/Mersam Dampingi Penilaian Lomba PKK Kecamatan

Berita

Gunakan Kapal Patroli Korpolairud Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jambi Gelar Khitanan Massal

Berita

Bantuan Sosial Polri Presisi Untuk Negri Diserahkan Langsung Kapolres Sarolangun kepada Masyarakat 

Berita

Apel Bersama Sekaligus Deklarasi Pernyataan Sikap Melawan Halinar dan Judi Online, Kanwil Kemenkumham Jambi Akan Tindak Tegas Jika Ada Pegawai Yang Terlibat.

Berita

Bupati Muaro Jambi Tandatangani Komitmen Sinergi Nasional, Desa Mendalo Indah Jadi Lokus Anti-Korupsi

Berita

Cek Senpi Personil, Kapolres Sarolangun Pastikan Lengkap Administrasi dan Layak Pakai

Berita

Gerak Cepat, Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Langsung Banjir Susulan di Lapas Perempuan 

Berita

Komitmen Pemberantasan Narkoba, Satresnarkoba Polres Kerinci Amankan Dua Pengedar Dan Puluhan Gram Sabu