Kunjungi Batalyon B Pelopor di Merangin, Dansat Brimob Polda Jambi : Jaga Kekompakan dan Hindari Pelanggaran Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB Bansos Sukahati dan Kabar Baik Magang Nasional Warnai HUT ke-61 Tanjab Barat Kapolda Jambi Pastikan Penanganan Karhutla di Sungai Gelam Terus Dilakukan, Sinergi TNI-Polri dan BPBD Diperkuat Rutan Kelas I Tangerang Kembali Terima 8 Peserta Program Magang Nasional Kemnaker–Kemenimipas

Home / Berita

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:43 WIB

3 Pekerja Diduga Keracunan di Palka Tongkang KM TS Daya, Tim SAR Dikerahkan

Muaro Jambi – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi saat ini tengah melaksanakan operasi penyelamatan terhadap tiga orang pekerja yang dilaporkan mengalami kondisi membahayakan manusia (KMM) di dalam palka tongkang KM TS Daya Niaso, yang tengah bersandar di aliran Sungai Batanghari, Kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu (20/05/2026) pagi.

Ketiga korban yang saat ini sedang dalam proses evakuasi, diidentifikasi bernama Zulkarnain, Popo, dan Rudiansyah. Ketiganya diduga kuat mengalami keracunan gas berbahaya saat melakukan aktivitas di dalam palka kapal tersebut.

Kepala Kantor SAR Jambi melalui rilis resminya menjelaskan bahwa laporan kejadian pertama kali diterima petugas siaga pada pukul 09.15 WIB dari Bapak Sani, yang merupakan pemilik tongkang tersebut.

Berdasarkan kronologi awal yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula pada pukul 08.55 WIB saat ketiga korban tengah melakukan pekerjaan perbaikan di bagian dalam palka tongkang. Namun, selang beberapa saat setelah memasuki palka, ketiga pekerja tersebut mendadak lemas dan tidak memberikan respon sama sekali dari dalam lambung kapal. Khawatir dengan kondisi korban, pemilik kapal langsung menghubungi pihak berwajib untuk meminta bantuan kedaruratan.

BACA LAINNYA  Jaga Harkamtibmas, Kapolda Jambi Himbau Masyarakat Miliki Senjata Api Rakitan Diserahkan ke Polsek Terdekat

Merespon laporan tersebut, Kantor SAR Jambi bergerak cepat dengan memberangkatkan satu Search Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari 8 personel rescue pada pukul 09.35 WIB. Tim menempuh jalur darat dan air sejauh 13,5 kilometer dari Kantor SAR Jambi dengan estimasi waktu tempuh sekitar 45 menit menuju lokasi koordinat 1°34’47.99″S – 103°37’55.90″E. Tim diperkirakan tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.20 WIB.

Dalam operasi penyelamatan di bawah kondisi cuaca berawan ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Jambi dan dibantu masyarakat setempat, menerjunkan berbagai peralatan khusus untuk evakuasi di ruang terbatas (Confined Space Rescue/CSR).

BACA LAINNYA  Kapolres Tanjab Barat Pastikan Kesiapan Pos Pelayanan untuk Arus Mudik 2026

Sejumlah Alat Utama (Alut) dan Peralatan SAR (Palsar) yang dikerahkan ke lokasi meliputi:

– Rescue Car dan Rigid Bouyancy Boat (RBB) untuk mobilitas.

– Peralatan CSR (Confined Space Rescue) lengkap untuk mengantisipasi gas beracun.

– Peralatan Medis dan Evakuasi.

– Alat Komunikasi.

– Drone Thermal untuk memantau situasi visual dan suhu di area palka kapal.

Hingga narasi ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus mengupayakan proses evakuasi terbaik guna mengeluarkan ketiga korban dari dalam palka tongkang dengan aman dan secepat mungkin untuk segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Share :

Baca Juga

Berita

Pekerja PT Angkasa Raya Tenggelam di Sungai Batanghari 

Berita

Hakim Perintahkan JPU hadirkan Ahmadi Zubir ke Persidangan Kasus Korupsi KONI Sungai Penuh 

Berita

Penjabat Bupati Muaro Jambi Drs. Raden Najmi Berkunjung ke Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi

Berita

Kontraktor Berkinerja Buruk, BPJN Jambi Stop Pengerjaan Jalan Inpres di Tanjabtim, Ini Sangsinya

Berita

Kapolres Tanjab Timur Fasilitasi Jumat Curhat bersama Komunitas Tukang Ojek Geragai

Berita

Berenang Didermaga Batanghari, Anak 15 Tahun Tenggelam Dibawa Arus

Berita

Danrem 042/Gapu Pimpin Sidang Parade Caba PK TNI AD Reguler dan Khusus Keagamaan Pria TA 2022

Berita

Tidak Mau Melanggar Perintah Ulamanya Sekretaris DPW Partai Aceh Timur Resmi Mundur.