JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., turun langsung meninjau korban banjir luapan Sungai Batang Tembesi di Kecamatan Pamenang dan sekitarnya, Kabupaten Merangin, Sabtu malam (2/5/2026).
Gubernur menyerahkan bantuan secara simbolis dan mendengar langsung keluhan warga di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan. Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang melanda Desa Pulau Bayur dan Desa Selango.
“Musibah seperti ini diatur oleh Allah. Mari kita tetap sabar, berserah diri kepada-Nya, dan jadikan ini momentum introspeksi. Ini bisa jadi ujian atau peringatan. Yang penting, bersyukur, sabar, dan jaga alam bersama,” ungkapnya.
Jembatan Putus, Rumah Hanyut
Dari laporan, jembatan gantung utama putus dan sejumlah rumah hanyut terseret arus deras. Wakil Bupati Merangin Khafid menyebut banjir dipicu hujan lebat hampir dua hari sejak 26 April 2026. Di Pulau Bayur, 82 kepala keluarga terdampak, tiga rumah hanyut total, dan jembatan putus menghambat akses warga, khususnya siswa.
Minta Segera Tetapkan Tanggap Darurat
“Saya minta Pemerintah Kabupaten Merangin segera tetapkan status tanggap darurat bencana. Dengan itu, bantuan provinsi dan pusat bisa cepat digelontorkan. Kita bagi tugas: mana yang kabupaten, mana provinsi. Kalau perlu, libatkan pusat,” tegas Gubernur Al Haris.
Ia juga menyoroti penyebab banjir. “Selain alam, ada dampak aktivitas manusia seperti kerusakan sungai dan penebangan hutan. Ini perhatian kita bersama,” tambahnya.
Janji Perahu Gratis untuk Anak Sekolah
Sebagai solusi sementara, Gubernur berjanji menyediakan perahu penyeberangan gratis, terutama untuk anak sekolah.
“Anak-anak harus tetap belajar. Sementara jembatan belum dibangun, perahu gratis akan kami sediakan,” katanya.
Kedepan, provinsi dan kabupaten berkomitmen membangun jembatan baru yang lebih kuat, tahan banjir, dan bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Setelah ini, fokus perbaiki fasilitas umum dan rumah rusak agar masyarakat kembali normal, aman, dan nyaman,” lanjutnya.
(Diskominfo Provinsi Jambi)











