TANJAB BARAT – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tanjung Jabung Barat gerak cepat salurkan bantuan untuk korban kebakaran di Teluk Nilau.
Musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga itu menyisakan duka mendalam. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam sekejap.
Salurkan Bantuan Pokok dan Dukungan Moral
Merespons kondisi darurat, LAZISNU dan PMII Tanjab Barat langsung turun ke lapangan menyerahkan bantuan kebutuhan pokok. Bantuan yang disalurkan berupa beras, mie instan, air mineral, pakaian layak pakai, serta perlengkapan sehari-hari lainnya.
Selain bantuan logistik, tim relawan juga memberi dukungan moral kepada para korban agar tetap kuat menghadapi musibah.
Komitmen Kemanusiaan LAZISNU
Ketua LAZISNU Tanjab Barat menegaskan aksi ini bagian dari komitmen kemanusiaan dan tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat yang kesulitan.
“Kami berusaha bergerak secepat mungkin agar bantuan dapat segera dirasakan oleh saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
PMII: Mahasiswa Harus Hadir dan Berbuat
Perwakilan PMII Tanjab Barat menyebut kehadiran mahasiswa tidak hanya di ruang diskusi, tapi juga aksi nyata di masyarakat.
“Ini adalah bentuk solidaritas kami. Mahasiswa harus hadir, bukan hanya berbicara, tetapi juga berbuat,” ungkapnya.
Sinergi Lembaga dan Mahasiswa
Kolaborasi LAZISNU dan PMII jadi contoh nyata sinergi lembaga keagamaan dan organisasi mahasiswa dalam merespons situasi darurat. Bantuan diharapkan bisa meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan pascabencana.
Di tengah duka yang melanda, semangat gotong royong dan kepedulian sosial jadi kekuatan utama bagi masyarakat Teluk Nilau untuk bangkit kembali.











