Jambi, Senin, 16 Juni 2025 – Sosok polisi bukan hanya dikenal sebagai penegak hukum, tetapi juga dapat menjadi simbol kepedulian dan pengorbanan bagi sesama. Hal ini tercermin dari sosok AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., yang kini dikenal sebagai relawan kemanusiaan sekaligus pendonor darah aktif di Provinsi Jambi.
Berkat dedikasi dan konsistensinya dalam mendonorkan darah, AKBP Dadang yang saat ini menjabat sebagai Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Jambi, menerima Medali Penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk apresiasi atas kiprah kemanusiaannya.
Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, dalam upacara peringatan Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day) yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Baru, Kota Jambi.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., serta jajaran PMI dan tokoh masyarakat yang memberikan penghormatan kepada para pahlawan kemanusiaan.
AKBP Dr. Dadang yang berdomisili di Komplek Perumahan Vidya Indah 1, RT 05, Lingkar Selatan, Kota Jambi ini telah mendonorkan darahnya sebanyak 98 kali, hanya dua langkah lagi menuju pencapaian monumental 100 kali donor darah sukarela.
Ia aktif dalam dua komunitas donor darah, yakni Komunitas Apheresis PMI Kota Jambi dan Komunitas Donor Darah Sukarela Jambi (Voluntary Blood Donor).
Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd “Dorongan saya sederhana banyak pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi darah. Baik itu karena gagal ginjal, kanker, operasi, atau kondisi kritis lainnya. Selama saya masih sehat, saya ingin terus bisa membantu,” ujarnya penuh ketulusan.
Donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerima, tapi juga bagi pendonornya. Selain memeriksa kesehatan secara berkala, donor darah juga mengurangi risiko penyakit jantung, menstimulasi produksi sel darah baru, dan memberikan rasa puas serta kebahagiaan batin karena telah berbuat baik.
Bagi masyarakat, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang paling nyata dan bernilai. Hal ini turut menjadi misi pribadi AKBP Dadang yang juga seorang praktisi pendidikan, untuk terus mengedukasi masyarakat pentingnya aksi kemanusiaan ini.
Sebagai anggota Polri, langkah AKBP Dadang memberi pesan kuat bahwa polisi tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan dalam arti seluas-luasnya.
“Dengan menjadi pendonor darah, seorang polisi menunjukkan nilai-nilai empati dan kemanusiaan yang tinggi. Ini adalah bentuk nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya saat ada masalah, tapi juga dalam semangat berbagi dan menolong,” ungkapnya.
Sebagai insan Bhayangkara, AKBP Dr. Dadang memegang prinsip bahwa setiap tetes darah yang diberikan adalah wujud cinta tanah air dan perjuangan kemanusiaan yang tulus, niat lillahi ta’ala.
Dengan keteladanan yang ditunjukkan, semangat kepedulian sosial yang digelorakan oleh AKBP Dr. Dadang layak menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri maupun masyarakat umum untuk ikut berkontribusi dalam aksi-
aksi nyata kemanusiaan.
.











