TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kepada pelajar serta masyarakat sebagai langkah mencegah maraknya aksi geng motor dan kenakalan remaja.
Kegiatan dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat Sat Binmas. Personel Sat Binmas AIPTU Hendro mengajak orang tua dan pelajar bersama-sama mencegah tumbuhnya kelompok berandalan bermotor.
“Jangan sampai generasi muda terjerumus ke pergaulan yang salah. Mari jaga anak-anak kita agar tidak terlibat geng motor, tawuran, balap liar, maupun tindakan melanggar hukum,” ujarnya.
Kapolres Tanjab Barat melalui Kasi Humas IPDA Ucen S. Kasih menyebut sosialisasi ini bagian strategi preventif menekan potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan remaja.
Materi yang disampaikan meliputi bahaya kenakalan remaja, dampak negatif bergabung geng motor, risiko tawuran dan penyerangan, serta konsekuensi hukum yang bisa merusak masa depan. Warga juga diberi pemahaman soal larangan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, dan bahaya balap liar di jalan umum.
“Polres Tanjab Barat berkomitmen lakukan langkah edukatif, preventif, dan penegakan hukum tegas terhadap aksi geng motor dan pelanggaran meresahkan masyarakat,” tegas IPDA Ucen.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut mengawasi dan membimbing generasi muda. Jika menemukan aktivitas yang mengarah ke aksi geng motor atau balap liar, masyarakat diimbau segera melapor ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.











