Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Moral Transformasi Digital, Camat Tungkal Ilir Luncurkan SIAP Lapor Warga Cukup Scan QR Code Untuk Mengadu Brimob Polda Jambi Bersama Tim Gabungan Lakukan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Batanghari dan Muaro Jambi Sekda Tanjab Barat Ultimatum PPPK Paruh Waktu: 2027 Kinerja Tak Baik, Kontrak Tak Diperpanjang! Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Jambi Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Ainul Yaqin

Home / Berita

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:35 WIB

Komitmen Geuchik Gani untuk Selesaikan Pembangunan Pasca Banjir di Gampong Teupieng Jareng

Aceh Timur – Karyani, yang akrab disapa Geuchik Gani, Kepala Desa Gampong Teupieng Jareng, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, mulai melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda akibat bencana alam banjir bandang beberapa bulan lalu (28/03/2026).

Pasca-banjir yang melanda Kabupaten Aceh Timur hampir empat bulan yang lalu, beberapa proyek pembangunan di Desa Teupieng Jareng mengalami kendala. Terdapat juga ketegangan antara masyarakat desa dan kepala desa terkait pengelolaan dana fisik untuk pembuatan pagar kuburan dan jalan rambat beton dengan anggaran sekitar Rp 300 juta.

Dalam wawancara dengan media, Geuchik Gani menyatakan bahwa penggunaan Dana Desa Rp 300 juta untuk pembangunan pagar kuburan dan jalan rambat beton akan dilanjutkan setelah Idul Fitri. “Alhamdulillah, saya bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut, dan hari ini, Jum’at (27/03/2026), kita telah melakukan pengukuran untuk pembangunan pagar kuburan, serta material sudah ada di lokasi dan besi telah diikat,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP, Lapas Kelas IIA Banda Aceh berhasil Panen Tomat secara Perdana 

Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan yang telah direncanakan, sembari meminta doa dari masyarakat agar semua dapat berjalan lancar. Karyani juga mengapresiasi adanya laporan dari masyarakat terkait penggunaan Dana Desa. Menurutnya, pengawasan dari masyarakat adalah bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan desa. “Saya tidak marah jika ada warga yang melaporkan atau mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut. Itu jadi bahan introspeksi bagi saya,” tambahnya.

BACA LAINNYA  Tindaklanjuti arahan Presiden, Pemkab Tanjung Jabung Barat Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI

Di akhir masa jabatannya, Karyani meyakinkan bahwa ia akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua program pembangunan yang menjadi tanggung jawabnya. “Saya akan bertanggung jawab menyelesaikan semua yang berkaitan dengan jabatan saya selama menjadi kepala desa,” ungkapnya.

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Geuchik Gani selama menjabat. “Selama beliau memimpin, banyak perubahan di desa, dan salut kepada beliau karena bertanggung jawab pasca banjir,” pungkasnya.

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

OJK Minta Masyarakat Pahami Fundamental Data Sebelum Investasi Kripto

Berita

Proyek Lampu Jalan Adalah Program Pemerintah, Perkim Akan Tegur Oknum Kontraktor Yang Mengatas Namakan Paslon

Berita

GBBS Akan Lakukan Aksi di Rumdis Kejati Jambi Jika Kasidik Tak Tepati Janjinya

Berita

Satlantas Polres Bireuen Bersama Dishub Dinas, Melaksanakan Surve Lokasi ktl Di wilayah hukum polres Bireuen.

Berita

Wujudkan TNI Manunggal, Babinsa talang Banjar Jalin Komsos dengan Warga

Berita

Dandim 0416/Bute Jadi Irup Peringatan Harkitnas ke-117 di Bungo: Kobarkan Semangat Persatuan Bangsa

Berita

Jalan Menuju Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi di Perbaiki, Dansat : Terima Kasih Pj Bupati Muaro Jambi 

Berita

Gelar Pasukan dan peralatan, Kapolri dan Panglima TNI Ingin KTT G20 Berjalan Sukses