Wujud Kepedulian, Lapas Kuala Tungkal Salurkan 65 Paket Takjil kepada Pengguna Jalan Aksi Curanmor di Lampisi Masuk Melalui Atap Rumah, Pelaku Dibekuk Polsek Merlung  Kapolsek Merlung Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor di Desa Lampisi Kapolsek Tungkal Ulu Hadiri Safari Ramadhan 1447 H di Desa Pematang Tembesu Polres Tanjab Barat Laksanakan Pengamanan Sholat Tarawih di Mesjid Nurul Ihsan Kuala Tungkal. 

Home / Berita

Jumat, 26 Juli 2024 - 17:35 WIB

Perbedaan Investor Individu dan Investor Institusi

Jakarta – Siapa saja yang berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Ternyata bukan hanya investor individu. Justru yang mendominasi transaksi perdagangan di BEI adalah investor institusi. Jika investor individu bertransaksi mewakili dirinya sendiri, maka investor institusi akan mewakili lembaganya.

Investor individu bisa siapapun orang, asalkan sudah memiliki kartu identitas penduduk (KTP) dan memiliki rekening di bank. Sementara, investor institusi terdiri dari Dana Pensiun, Bank, Perusahaan Asuransi, Yayasan, dan Dana Abadi yang dikelola oleh para profesional. Lembaga-lembaga ini bertransaksi atas kepentingan nasabah mereka masing-masing.

Jika investor individu memiliki modal yang terbatas, maka investor institusi memiliki dana kelolaan yang relatif besar. Oleh karena itu, investor institusi tidak sefleksibel investor individu dalam mentransaksikan portofolio sahamnya di BEI. Investor institusi umumnya cenderung memilih saham-saham dengan nilai kapitalisasi pasar yang besar dan fundamental yang kuat atau saham blue chips. Keuntungan berinvestasi pada saham-saham besar tersebut tidak setinggi potensi return saham di second layer yang bisa lebih mudah dibeli investor individu,

BACA LAINNYA  Komandan Korem 042/Gapu Menghadiri Kegiatan Apel Brigade Pangan.

Namun, karena nilai transaksinya besar, secara nominal keuntungan yang diperoleh investor institusi tentu jauh lebih besar dibandingkan nilai transaksi investor individu. Investor individu umumnya lebih sering mengandalkan acuan kinerja teknikal dari naik turunnya harga saham. Sementara itu, investor institusi umumnya cenderung menggunakan acuan kinerja fundamental perusahaan sebelum memilih saham-saham yang hendak ditempatkan pada keranjang portofolio mereka.

Karakter dari jangka waktu investasi saham adalah jangka panjang. Strategi ini bisa dengan mudah diikuti investor individu. Sementara investor institusi bisa jadi memiliki kewajiban untuk mentransaksikan portofolio mereka dalam jangka waktu tertentu sesuai arahan dari institusi masing-masing.

Investor individu juga lebih mudah memilih saham-saham yang sesuai dengan sektor usaha yang dia sukai atau kuasai. Sedangkan investor institusi memiliki keterbatasan atas sektor-sektor usaha atau jenis usaha yang diizinkan oleh institusi yang diwakilinya.

BACA LAINNYA  Puncak Peringatan HBP ke-60 Tahun 2024, Kanwil Kemenkumham Jambi Laksanakan Upacara dan Syukuran

Salah satu strategi penting lain dalam berinvestasi adalah diversifikasi. Jika memiliki dana yang besar, investor memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan return sesuai target.

Agar lebih mudah mengikuti pergerakan pasar, investor institusi umumnya memiliki strategi dalam membeli saham-saham yang menjadi konstituen di salah satu indeks saham yang dipilihnya. Misalnya, dia akan mengikuti pergerakan Indeks saham IDX-MES BUMN 17, maka investor institusi akan membeli 17 saham yang ada di indeks saham tersebut.

Tentunya, pergerakan indeks saham gabungan di BEI juga sangat dipengaruhi oleh aksi beli dan jual para investor institusi. Nilai perdagangan saham rata-rata dikuasai investor individu lebih dari 80%. Sementara investor individu bahkan seringkali kurang dari 20%. Oleh karena itu, penting juga untuk melakukan pengamatan atas rencana investasi atau portofolio investasi investor-investor institusi ini.***TIM BEI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Visitasi Penilaian Kompolnas Award 2025

Berita

Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Aktivitas Penambangan Emas Ilegal di Merangin, 1 Orang Diamankan, Alat Berat Disita

Berita

Danrem 042/Gapu Sambut Kunker Komisi II DPR RI di Jambi, Perkuat Sinergi mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif

Berita

Dinkes Tanjungpinang Terima Penghargaan Kemenkes, Ini Kata Elfiani Sandri 

Berita

Disambut Antusias Oleh Masyarakat, Kunker Kapolres Batanghari turut Hadirkan Sembako Murah

Berita

Malam Imlek Makan Sepuasnya Di Rumah Kito By WH

Berita

Hari Ke-7 Operasi Zebra Seulawah 2024, Satlantas Polres Aceh Timur Fokus Pada Pencegahan Keselamatan Lalu Lintas

Berita

Pererat Silaturahmi Bersama Tokoh Agama, Polda Jambi Gelar Silaturahmi Ramadhan