Semarak HUT RI ke-81, Warga BDT Residence Gelar Jalan Santai hingga Bagi Doorprize Meriah! Turnamen Voli Antar Blok Permata Hijau Sukses, Blok DEF Raih Juara 1 3 Pemancing Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Dua Alat Berat dan Empat Terduga Pelaku Tambang Ilegal Kapolres Tanjab Barat Pimpin Pemasangan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Cintai Tanah Air

Home / Berita

Jumat, 22 Agustus 2025 - 22:21 WIB

Perjuangan Hak batas, Masyarakat Tanjung lebar Dusun V Tanjung Mandiri Bahar ngadu ke DPRD 

Muaro Jambi – Batas antara desa Tanjung lebar dusun V Tanjung mandiri kecamatan Bahar selatan kabupaten Muaro Jambi dengab desa bungku kabupaten Batang hari hingga saat ini belum terselesaikan dengan baik.

 

Atas persoalan tersebut warga desa Tanjung mandiri kembali mendatangi DPRD Muaro Jambi menjelaskan dan meminta solusi terhadap permasalahan tersebut.

 

Masyarakat tanjung Mandiri yang di motori oleh tokoh masyarakat Kampung Pak selamat mengatakan,dirinya bersama masyarakat sudah sangat resah perihal tapal batas desanya dengan Desa tetangga.

 

Pak selamat menjelaskan di lapangan warganya kerap gaduh dengan warga desa tetangga. Ia berharap soal tapal batas dapat dicarikan solusi oleh DPRD dan pemerintah kabupaten.

 

“Pak Dewan sebagai wakil rakyat,kami meminta untuk menindaklanjuti masalah ini, sebelum memakan korban di lokasi sengketa, mengingat saat ini di perbatasan kondisi warga batas kurang harmoni” kata pak selamat saat berkunjung dirumah kediaman Salah satu anggota DPRD Muaro Jambi Praksi PKS Ali Mustika.(22/8/2025).

BACA LAINNYA  Ditresnarkoba Polda Jambi Kembali Ungkap Kasus Besar Peredaran Narkotika, Salah Satunya Jaringan Fredy Pratama 

 

Ia menyebut jika tapal batas jelas masuk dalam wilayah kabupaten Muaro jambi,ini dikuatkan dengan bukti dokumen yang berumur puluhan tahun silam.Bahkan yang anehnya lagi ada beberapa warga yang awalnya terdata dan berdomisili kabupaten Muaro Jambi beralih masuk ke batang hari dengan harapan pemerintah Batang hari mengeluarkan sertifikat hak milik,namun setelah adanya Satgas PKH baru-baru ini warga tersebut kembali memilih menetap di desa Tanjung mandiri.

 

Dan yang anehnya lagi ada dusun baru yang berada di area Kadus tanjung Mandiri,yang baru berdiri sejak tahun 2018 lalu.ini jelas merugikan pihak desa Tanjung mandiri yang notabene desa tertua di lokasi tersebut.

 

Kami tidak terima dan tidak akan membiarkan sedikitpun wilayah kami masuk dalam area desa tetangga sebelum tapal batas ini jelas.Dan kami siap adu argumen dan memberikan bukti kongkrit.Jika batas yang di akui oleh desa tetangga masuk dalam awal kawasan milik kabupaten Muaro Jambi,”sebutnya.

BACA LAINNYA  Adnan Lantik dan Ambil Sumpah Jambatan 52 Orang Notaris Baru

 

Sementara itu, anggota DPRD Muaro Jambi dari Fraksi PKS, Ali Mustika mengatakan pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat nya agar tidak hilang dengan adanya tapal batas tersebut.

 

Disampaikannya,dalam waktu dekat ia akan membuat pertemuan antara masyarakat dengan Pemkab Muaro Jambi untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak berlarut sehingga memakan korban di lapangan.

 

“Terimakasih atas aspirasi dan masukan masyarakat kepada kami, tentunya kami akan berusaha berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kabupaten Muaro Jambi untuk mencarikan solusi yang terbaik,” ucap Ali Mustika

 

Tak sampai disitu, lanjut Ali Mustika DPRD Muaro Jambi juga akan membawa persoalan ini ke DPRD Provinsi hingga ke pusat jika tidak menemuan solusinya segera. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Pelaksanaan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025.

Berita

Haji Maop Menang di Sejumlah TPS Aceh Timur

Berita

Kapolsek Muaro Sebo Terima Curhat Warga Keluhkan Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Desa

Berita

PT Palma Abadi Bantah Buang Limbah Sembarangan, Pengelolaan Sudah Sesuai Izin dan Baku Mutu

Berita

Perkuat Sinergi, Lapas Kelas IIA Jambi dan Polisi Militer Tingkatkan Koordinasi Keamanan

Berita

Komitmen Berantas Ilegal Drilling, Polda Sumsel Ajak Pemprov Kerjasama 

Berita

Wujudkan Zero Halinar, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Penggeledahan Blok Hunian Secara rutin

Berita

Bukan Yang Pertama, Diduga Oknum Pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Terkesan Arogan Hadapi Aksi Demo LSM Petisi Sakti