Tanpa Izin Pemilik, Pipa Migas Diduga Ditanam Malam Hari! Kuasa Hukum Siapkan Laporan Polisi Menarik!! Penggerak HAM Pondok Agung Rangkul Para kaum Perempuan Penuhi HAK Dasar Maulid Nabi Muhammad SAW, Haji Maop Ajak Rawat Tradisi Langkah Nyata Pertamina EP Terhadap Penyelesaian Isu Tanah di Kota Jambi Dampak Karhutla Kabut Asap di Kota Sungai Penuh Semakin Parah, ISPU Tembus 106,94

Home / Berita

Jumat, 11 September 2026 - 20:59 WIB

Perumda Tirta Peusada Terapkan Sistem Giliran, Atasi Krisis Air di Sejumlah Desa Wilayah Madat

ACEH TIMUR — Sejumlah desa di Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, belum mendapatkan suplai air bersih akibat terganggunya operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lhoknibong. Sebagai langkah cepat, pihak Perumda Tirta Peusada memastikan akan memberlakukan sistem distribusi air bergilir sambil menunggu penyelesaian pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) SPAM Lhoknibong.

 

​Langkah ini diambil menyusul pertemuan penting yang digelar di Kantor Camat Madat, yang dihadiri langsung oleh Direktur Perumda Tirta Peusada, Camat Madat, serta para geuchik (kepala desa) dari Gampong Lung Peut, Matang Guru, Pante Bayan, dan Meunasah Asan.

 

​Adapun wilayah yang saat ini terdampak dan tidak mendapatkan aliran air meliputi:

​Desa Lung Peut

BACA LAINNYA  Polda Jambi Dalami Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur

​Desa Lung Dua

​Desa Pante Bayan

​Desa Matang Guru

​Desa Meunasah Tingkeum

​Desa Meunasah Asan

 

*​Faktor Penyebab dan Target Penanganan*

 

​Direktur Perumda Tirta Peusada menjelaskan bahwa terganggunya distribusi air bersih ini disebabkan oleh penurunan produktivitas SPAM pasca-banjir, yang diperparah oleh kondisi air baku yang tidak stabil sehingga instalasi belum mampu berproduksi secara maksimal.

 

​Kendati demikian, pihak Perumda optimis kondisi pelayanan dapat kembali stabil dalam 3 bulan ke depan seiring dengan berjalannya pekerjaan rehab rekon, dengan catatan apabila kondisi air baku tidak bermasalah.

 

​Catatan Penting: Sistem distribusi air secara bergiliran apabila kondisi air baku tidak mersalah akan terus dijalankan selama masa transisi ini. Perumda Tirta Peusada memohon pengertian serta Kerjasama dari masyarakat di wilayah terdampak.

BACA LAINNYA  Jumat Berkah, Kasi Humas Serahkan Bansos ke Warga RT 14 Desa Bukit Baling

 

*​Komitmen Bersama Pemerintah dan Gampong*

 

​Dalam pertemuan di Kantor Camat tersebut, para geuchik dari Gampong Lung Peut, Matang Guru, Pante Bayan, dan Meunasah Asan turut berkoordinasi langsung dengan pihak manajemen Perumda Tirta Peusada dan Camat Madat guna memastikan jadwal distribusi air giliran dapat berjalan tertib dan tersosialisasi dengan baik kepada warga.

 

​Masyarakat di wilayah pelayanan Madat diimbau untuk menampung air pada saat jadwal giliran tiba dan menggunakan air secara bijak hingga proses rehab rekon selesai dan normal kembali.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan Sosial Korban Kebakaran Rumah di Desa Sungai Itik

Berita

Polri Akan Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Kapolri Harap Mudik Berjalan Lancar dan Aman

Berita

Sinergi di Bawah Langit Jambi, Ditlantas Polda Jambi Rangkul Komunitas Ojol sebagai Pelopor Keselamatan

Berita

Yuli Setia Bakti Ketua DPRD Muaro Jambi Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Muaro Jambi TA 2022.

Berita

Unit Reskrim Polsek Kumpeh Ulu Tangkap Pelaku Pembobolan Counter Handphone

Berita

Issue Percobaan Pembunuhan Oleh Preman Bayaran PT FPIL, Kuasa Hukum Angkat Bicara

Berita

Gubernur Jambi dan Danrem 042/Gapu Gelar Penandatanganan NPHD Pilkada Provinsi Jambi 2024

Berita

Dilantik Jadi Kalapas Kelas IIA Lhokseumawe Irhamuddin Siap Perkuat Lapas.