Kebakaran Landa Pasar Teluk Nilau, Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Api May Day 2026, PMII Tanjab Barat Turun ke Jalan: Tolak Upah Murah dan Kontrak Berkepanjangan May Day 2026 Tanjab Barat: Dialog Tripartit Bahas Upah Layak, 4.000 Pekerja Rentan Masuk BPJS Peringati May Day 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Kolaborasi Industri dan Kesejahteraan Buruh Banjir Rendam Sarolangun, Brimob Polda Jambi Hadir Bantu Pemulihan

Home / Berita

Sabtu, 11 Maret 2023 - 20:36 WIB

Pimred Portal Buana Media Angkat Bicara Mengenai Pemukulan Yang Diduga di Lakukan Kades Terhadap Salah Satu Jurnalis BNI 

Bidik Indonesia News, Pada hari Sabtu 11 Maret 2023 media Bedah Nusantara Indonesia(BNI) telah melaporkan dugaan penganiayaan ke polres Tebo. Penganiayaan tersebut diduga akibat berita yang tayang pada media BNI tersebut.

 

Adapun isi berita tersebut di duga mangkrak nya ponton desa yang menggunakan dana desa.

Namun pada saat wartawan BNI tersebut diundang untuk klarifikasi diduga dirinya dianiaya dan terjadi baku hantam oleh beberapa perangkat desa.

 

Dengan terjadi nya hal tersebut Kembali lagi kasus penganiayaan terhadap jurnalis yang mana kali ini terjadi di kabupaten Tebo, terhadap jurnalis wartawan dari media BNI atas nama Azwan yang dilakukan oleh dugaan Oknum Kepala Desa dan sejumlah perangkat pemerintahan Desa Teluk Langkap beberapa hari yang lalu, Sabtu(11/03/2023).

 

Diketahui saat ini Azwan, Wartawan korban penganiayaan tersebut telah melaporkan persoalan ini kepada pihak yang berwajib Kapolres Tebo wilayah hukum Polda Jambi.

BACA LAINNYA  Ikuti Halalbihalal Kanwil Ditjenpas Aceh, Kalapas Langsa Siap Sukseskan HBP ke-62

 

Menyikapi persoalan penganiayaan terhadap rekan wartawan tersebut, pimpinan redaksi PT.portal buana media Sudirman Chan S.Pd yang di ketuai oleh biro kabupaten Tebo Rio wilayah tugas mengungkapkan rasa simpati yang mendalam dan meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dapat memproses dan menindak pelaku penganiayaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

” dalam keterangan sebagai Wartawan dalam melakukan kerja jurnalistik di lindungi oleh undang-undang Pers, menghalang halangi tugas jurnalis dapat di pidana apa lagi jika sampai melakukan intimidasi dan penganiayaan.

 

Terkait dengan Azwan, wartawan yang di aniaya oleh oknum diduga kades dan perangkatnya tentunya hal ini harus di garis bawahi lalu ambil tindakan yang profesional serius dan tegas” ungkap pimred Sudirman Chan

BACA LAINNYA  Pimpin Upacara Harkitnas ke 116, Kapolda Jambi Turut Berikan Penghargaan ke 22 Peronil Berprestasi 

 

dalam hal penganiayaan tersebut yang di lakukan dikantor desa terhadap pemberitaan yang terkait kepada yang bersangkutan, jelas nya

 

” asal pernasalahan inikan dampak dari pemberitaan Tongkang yang di biaya oleh dana desa senilai ratusan juta tapi terbengkalai alias mangkrak, di beritakan hal itu kemudian (aswan) di panggil untuk komfirmasi, alias klarifikasi.

 

yang seharusnya kades tersebut memberikan klarifikasi dan berita sanggahan apabila terjadi kesalahan bukan menambah kisruh menambah permasalahan

 

sangat disayangkan setiba lokasi undangan di lokasi tiba-tiba terjadilah peristiwa itu,entah siapa dalang dari timbul nya baku hantam tersebut,Nah situasi itu dapat di gambarkan ada kesan penganiayaan tersebut terencana, dengan hal ini kita serahkan kepada pihak yang berwajib agar proses dan penyelesaiannya secara ketentuan hukum yang berlaku (M.Halik)

Share :

Baca Juga

Berita

Rock Rise Volume IV Sukses Digelar: Gairah Musik Rock di Jambi Membara

Berita

Ketum SMSI Firdaus Tandatangani MoU Bersama Konselor Kebudayaan Iran Ebrahimi

Berita

KPU Merangin Segera Rekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara

Berita

Gubernur Al Haris Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBDP 2024

Berita

Banjir Peminat! Produk Karya Warga Binaan Aceh Laris Manis di Bazar HBP ke-62

Berita

P3AP2KB Launching SINPAN, Upaya Lindungi Perempuan dan Anak Tanjabbar dari Kekerasan 

Berita

Awak Media Kunjungi Rutan Kelas IIb Sungai Penuh, Bangun Komunikasi Transparan dengan Pemasyarakatan

Berita

Penumpang Bus Meningkat di H-8 Lebaran, BPTD Jambi Pastikan Kesiapan Angkutan