TEBO – Peringatan Hari Santri jatuh pada tanggal 22 Oktober selalu diperingati oleh para santri di seluruh Indonesia yang maha sebagai momen bersejarah para santri, hari santri ini diberlakukan oleh Presiden Jokowi sejak tahun 2015 silam.
Tak ketinggalan untuk para santri yang ada dikabupaten Tebo juga selalu memperingati hari santri dengan meriah, dan sejak tahun 2022 sampai saat ini Pemkab Tebo selalu memberikan bantuan dana untuk acara hari santri sebesar 300 juta rupiah.
Pemberian bantuan tersebut menjadi pertimbangan bagi Aspan selaku Pj Bupati pada masa itu sebagai bentuk dukungan Pemda Kabupaten Tebo untuk syiar agama Islam, serta mempromosikan pesantren-pesantren yang ada di kabupaten Tebo agar menjadi tujuan warga untuk menimba Ilmu.
Namun demikian, dana yang tak seberapa itu kini hanya tinggal 200 juta rupiah saja, hal ini dibenarkan oleh Kyai Shoim selaku ketua Panitia Hari Santri Nasional tahun 2024 yang akan dipusatkan di Rimbo Bujang.
“ Dana yang diberikan untuk peringatan Hari Santri oleh Pemkab Tebo yang seharusnya 300 juta dikurangi menjadi 200 juta,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini.
Kyai Shoim menambahkan, dengan anggaran yang diberikan semoga bisa mencukupi untuk memeriahkan peringatan Hari Santri tanpa mengurangi kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan seperti tahun sebelumnya.
Sementara itu, Plt Kabag Kesra Pemkab Tebo saat diwawancarai membenarkan pengurangan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah dengan alasan saat ini Kabupaten Tebo akan melaksanakan Pilkada sehingga untuk anggaran pun terpangkas yang seharusnya 300 juta menjadi 100 juta, ujarnya.











