TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat melalui Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag mengapresiasi kegiatan Rapat Koordinasi penanggulangan geng motor yang diinisiasi Polres Tanjab Barat.
Hal itu disampaikan Bupati Anwar Sadat usai menghadiri Rakor dan penandatanganan komitmen bersama menolak segala bentuk aksi geng motor di Aula Reconfu Mapolres Tanjab Barat, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi, S. IP., M. Han, Tokoh Agama, PJU Polres, dan perwakilan instansi terkait lainnya.
Bupati Anwar Sadat menyebut kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan memiliki kepedulian yang sama untuk menyelamatkan anak bangsa.
“Kita ingin generasi muda kita menjadi generasi berkualitas. Apalagi yang diharapkan Pak Presiden 2045 generasi Emas. Ini menjadi tugas bersama saling bahu membahu,” sebutnya.
Menurut Bupati, Polres Tanjab Barat sudah melakukan pemetaan terhadap anak-anak yang putus sekolah dan terpengaruh lingkungan.
Menindaklanjuti hal itu, Bupati telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk memanggil anak-anak tersebut.
“Kami juga memerintahkan Satpol PP untuk berkoordinasi dengan Pak Kapolres, Pak Dandim. Jangan sampai anak-anak geng motor membuat komunitas baru di Tanjab Barat,” tegasnya.
Bupati menambahkan, bagi anak-anak yang benar-benar tidak mau sekolah akan diberikan kursus sesuai potensi yang dimiliki.
“Sehingga harapannya mereka bisa menghabiskan waktu mendalami keterampilan yang mereka miliki sehingga tidak lari ke geng motor,” jelasnya.
Pemkab Tanjab Barat berharap melalui sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, aktivitas geng motor dapat dicegah dan generasi muda Tanjab Barat dapat tumbuh menjadi generasi yang produktif.











