Kebakaran Landa Pasar Teluk Nilau, Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Api May Day 2026, PMII Tanjab Barat Turun ke Jalan: Tolak Upah Murah dan Kontrak Berkepanjangan May Day 2026 Tanjab Barat: Dialog Tripartit Bahas Upah Layak, 4.000 Pekerja Rentan Masuk BPJS Peringati May Day 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Kolaborasi Industri dan Kesejahteraan Buruh Banjir Rendam Sarolangun, Brimob Polda Jambi Hadir Bantu Pemulihan

Home / Berita

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:14 WIB

Disbunnak Aceh Timur Klarifikasi Polemik Pembagian Daging Meugang, Tekankan Keterbatasan Dana dan Skema Teknis

Aceh Timur – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Aceh Timur memberikan klarifikasi terkait polemik pembagian daging sapi meugang dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang belakangan menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Kepala Disbunnak Aceh Timur, Murdhani SSTP, MSi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari pemerintah pusat dengan total anggaran sebesar Rp7.550.000.000 untuk penanganan dampak banjir di 454 desa di Aceh Timur.

Menurutnya, secara hitungan awal alokasi per desa diperkirakan sekitar Rp50 juta. Namun ketika disesuaikan dengan jumlah desa terdampak dan harga pasar hewan ternak, nominal tersebut tidak memungkinkan pembagian dalam jumlah besar per kepala keluarga.

“Jika dibagi berdasarkan total desa terdampak memang tidak cukup untuk memberikan dalam jumlah besar kepada seluruh warga. Namun pemerintah tetap berupaya agar semangat meugang tetap bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pengadaan Dilakukan dalam Waktu Singkat

Murdhani juga menjelaskan bahwa dana baru masuk ke kas daerah pada 12 Februari 2026, sementara petunjuk teknis turun sehari setelahnya. Kondisi ini membuat proses pengadaan harus dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas menjelang Ramadhan.

BACA LAINNYA  Wabup Junaidi H. Mahir Melalui Baznas Muaro Jambi Ikut Menyalurkan Dana ZIS Kepada Anak Yatim Serta Menghadiri Pengesahan Program Bedah Rumah

Disbunnak kemudian melakukan pengadaan sebanyak 398 ekor sapi melalui rekanan, untuk didistribusikan ke kecamatan-kecamatan terdampak.

“Kami bergerak cepat sesuai aturan. Pengadaan hampir 400 ekor sapi dalam waktu singkat tentu bukan hal mudah. Namun distribusi tetap dapat dilaksanakan tepat waktu sebelum Ramadhan,” jelasnya.

Teknis Pembagian di Tingkat Desa

Ia menegaskan bahwa tugas Disbunnak adalah melakukan pengadaan dan menyalurkan ke tingkat kecamatan. Sementara mekanisme pembagian kepada masyarakat menjadi kewenangan pemerintah desa, dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan jumlah warga terdampak.Sabtu 21/2/2026

Beberapa desa memilih memprioritaskan fakir miskin, anak yatim, serta warga yang terdampak langsung banjir. Sementara desa lain memilih membagi secara merata kepada seluruh warga agar semua merasakan kebersamaan meugang.

BACA LAINNYA  Mobilisasi Angkutan Batubara Telah Dibuka Kembali, Dirlantas Polda jambi : Kita Evaluasi 1 Minggu Jika Masih ada Yang Melanggar Kita Hentikan Kembali

Perbedaan skema inilah yang menyebabkan variasi jumlah penerimaan antar desa.

“Bukan berarti ada pengurangan atau ketidaksesuaian. Itu murni kebijakan teknis desa dalam menyiasati jumlah yang tersedia,” tegasnya.

Pemda Klaim Tetap Maksimal dalam Keterbatasan

Pemerintah daerah, lanjutnya, telah berupaya maksimal dalam kondisi fiskal yang terbatas dan aturan penggunaan dana yang tidak memperbolehkan pembagian dalam bentuk uang tunai.

Disbunnak juga membuka ruang evaluasi ke depan agar skema bantuan serupa dapat lebih efektif dan komunikatif, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Polemik yang berkembang diharapkan dapat disikapi secara proporsional, dengan memahami bahwa bantuan tersebut bersifat stimulus dan bentuk kepedulian pemerintah dalam situasi darurat, bukan program pembagian daging rutin dalam skala besar.

Dengan demikian, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga kondusivitas serta semangat kebersamaan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Medco E&P Malaka Beri Dukungan Psikososial bagi Anak Terdampak Banjir di Aceh Timur

Berita

Bentuk Pelayanan Prima Polri kepada Masyarakat, Polres Tanjab Timur Resmikan Ruang Pelayanan Terpadu dari SKK Migas PetroChina 

Berita

Brak, Mobil Terios Tabrakan dengan Honda City, Satu Penumpang Luka-luka

Berita

150 Anak di Jambi Ikuti Sunat Massal, Irjen Pol Rusdi Hartono: Wujud Cinta Polri kepada Masyarakat 

Berita

Turun ke Pasar Angso Duo, Satgas Pangan Polda Jambi Cek Ketersediaan dan Kestabilan Harga Bahan Pokok 

Berita

Babinsa Mersam Beri Pendampingan kepada Petani untuk Tingkatkan Hasil Panen

Berita

Dengar Keluhan Masyarakat, Satgas Satgas YR 142 Pos Keke Dengan Gercep Sambangi Rumah Warga

Berita

Tunda CFN Soemantri, Pj Wali Kota : “Perlu Pembenahan Untuk Kenyamanan dan Keamanan”