Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Minggu, 6 Juli 2025 - 08:38 WIB

Groundbreaking Masjid Jami Soeprapto Soeparno, Hadirkan Pusat Spiritual dan Sosial Modern di Jakarta Timur

Jakarta, Juli 2025 – Sabtu, 5 Juli 2025, keluarga besar Almarhum H. Soeprapto Soeparno melakukan groundbreaking Masjid Jami Soeprapto Soeparno, sebuah proyek renovasi dan pengembangan masjid yang sebelumnya didirikan oleh Almarhum sejak tahun 1979. Berlokasi di Jl. Pusdiklat Depnaker, Kp. Makassar, Jakarta Timur, berdekatan dengan Taman Yayasan Tuna Netra (YATUNA) Soeprapto Soeparno, masjid ini diharapkan menjadi pusat spiritual dan sosial yang ikonik di Jakarta Timur.

Acara ini dihadiri oleh keluarga besar dari JNE dan TIKI, turut hadir M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE, Yulina Hastuti selaku Direktur Utama TIKI, Heru Suryono SH. Msi, selaku PLT Lurah Makasar Jakarta Timur, Rasyidin selaku Ketua DKM Masjid Jami Soeprapto Soeparno. Proses peresmian dilakukan dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Ibu Hj. Nuraini Soeprapto, istri Almarhum H. Soeprapto Soeparno.

Masjid Jami Soeprapto Soeparno akan berdiri megah di atas lahan seluas 12.520 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 1.700 meter persegi. Dirancang untuk menampung ribuan jamaah dengan bangunan utama yang terdapat 2 lantai. Selain itu, terdapat area teras terbuka di bagian belakang serta dua balkon di sisi depan dan belakang, dan halaman di sekeliling masjid.

Ahmad Yuniarto, putra pertama dari almarhum H. Soeprapto Soeparno, menyampaikan bahwa gagasan pembangunan Masjid Jami Soeprapto berawal dari keinginan sang ibunda, Hj. Nuraini Soeprapto Soeparno, untuk meneruskan cita-cita almarhum suaminya dalam membangun sebuah masjid keluarga. Sebelumnya, keluarga telah membangun dua masjid indah di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk komitmen untuk menebar kebaikan dan memberikan manfaat bagi umat.

“Masjid-masjid ini sepenuhnya didanai dari usaha milik keluarga dan dibangun dengan semangat untuk menyediakan tempat ibadah yang layak sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat Muslim di sekitarnya. Lebih dari sekadar tempat ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat penguatan mental dan spiritual warga sekitar. Keluarga besar juga berharap, keberadaan masjid-masjid ini dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, khususnya bagi almarhum Bapak dan Ibu Haji Soeprapto, serta bagi anak cucu dan keturunannya kelak. Bagi kami, putra-putri beliau, ini adalah warisan keteladanan—sebuah contoh nyata dalam mewujudkan cita-cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Ahmad.

BACA LAINNYA  Sampaikan Duka Mendalam, Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim Takziah ke Rumah Duka Alm Ipda Almu Jamil

Masjid Jami Soeprapto Soeparno hadir dengan desain arsitektur modern yang mengutamakan kesederhanaan, minimalisme, dan fungsionalitas, selaras dengan lingkungan sekitar. Dirancang sebagai ruang yang terbuka, masjid ini akan menjadi pusat spiritual dan sosial yang merefleksikan nilai-nilai Islam, seperti kesederhanaan, keterbukaan, dan kebermanfaatan. Penerapan konsep arsitektur tropis modern dengan memastikan ventilasi alami dan pencahayaan maksimal, menciptakan suasana nyaman serta menyatu dengan alam.

Desain atap masjid yang simetris empat sisi memiliki filosofi mendalam, melambangkan keseimbangan, perlindungan, dan keselarasan dengan alam, sekaligus menunjukkan peningkatan hubungan spiritual. Gerbangnya yang memadukan lengkungan dan garis tegas, melambangkan keterbukaan dan keramahan. Inspirasi atap siluet ikan pari yang melambangkan kekuatan dan ketahanan. Serta menara masjid yang menjulang unik serta kombinasi warna hitam dan putih yang melambangkan keagungan, dinamika kehidupan, kekuatan dan kesucian.

M. Feriadi Soeprapto, selaku Presiden Direktur JNE menjelaskan, “Masjid Jami Soeprapto Soeparno akan menjadi sebuah landmark baru yang bukan hanya memperkaya arsitektur kota, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual dan sosial masyarakat sekitar. Kami berharap masjid ini akan menjadi mercusuar kebaikan, tempat di mana nilai-nilai “Berbagi, Memberi dan Menyantuni” yang menjadi filosofi dasar yang selalu almarhum sampaikan dapat terus tumbuh dan berkembang.”.

BACA LAINNYA  Satreskrim Polres Aceh Timur Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Sepeda Motor

Yulina Hastuti, selaku Direktur Utama TIKI, dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno merupakan bentuk kontribusi sosial yang menyentuh akar kebutuhan masyarakat — yakni tempat yang menyatukan, menguatkan, dan memberdayakan. Amanah Almarhum tentang pentingnya menjunjung nilai inklusivitas, serta kepedulian kepada anak-anak yatim, ibu janda, dan penyandang tunanetra, menjadi landasan utama dari inisiatif ini. Kami berharap masjid ini dapat menjadi ruang bersama yang mendorong tumbuhnya solidaritas, menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan untuk masyarakat sekitar.”

Pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno ditargetkan selesai pada Juni 2026. Bangunan ini di desain oleh SPOTLIGHT SPACES, perusahaan Desain & Arsitektur yang berbasis di Jakarta. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, SPOTLIGHT SPACES berkomitmen untuk memastikan pemakaian bangunan masjid dan lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas yang akan disediakan meliputi lahan parkir yang luas, dengan memiliki taman dan halaman yang luas, serta desain yang ramah bagi lansia, ibu dan anak, dan aksesibel untuk teman difabel.

Zulfarani selaku Head of Project Masjid Jami Soeprapto Soeparno, menegaskan “Pembangunan ini lebih dari sekedar membangun fisik bangunan, melainkan juga sebuah amanah mulia yang mengandung nilai ibadah dan tanggung jawab sosial yang besar.” Kata perwakilan SPOTLIGHT SPACES. “Kami mengaplikasikan penyempurnaan metode dari pengalaman proyek-proyek sebelumnya, sehingga desain Masjid Jami Soeprapto Soeparno lebih terarah dan terukur. Fokus utama kami adalah memastikan fasilitas bangunan masjid serta lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang mengunjungi, baik warga sekitar maupun mereka yang datang dari jauh. Dengan fasilitas yang lengkap dan desain yang inklusif, kami yakin masjid ini mampu menjadi ikon masjid di Jakarta Timur.” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Kata Dandim 0417/Kerinci, Tentang Dapur Makan Bergizi Gratis 

Berita

Tak Hanya Pimpin Pergeseran Pasukan, Kapolresta Jambi Turut Cek Kesiapan Personil Pengamanan TPS

Berita

Banjir Hadiah dan Doorprize, Warga Teratai Gelar Berbagai Lomba selama Dua Pekan Meriahkan HUT ke 80 RI

Berita

Sambut Tahun Baru 2024, Yamaha Luncurkan LEXi LX 155 “Simple but MAXi”

Berita

Klarifikasi Wakil Bupati Tanjab Barat Soal Pemeriksaan Polda Jambi

Berita

Sumbang Pajak 5,6 Triliun pada 2023, Pelindo Jadi Kontibutor Terbesar Klaster Logistik BUMN

Berita

Rapat Mediasi Konflik Lahan di Muaro Jambi, Bupati BBS Tekankan Pentingnya Kondusifitas

Berita

Mako Brimob Polda Jambi Sembelih 12 Ekor Hewan Qurban pada Hari Raya Idul Adha 1445 H