Pelatihan Dittahti Polda Jambi Perkuat Kesiapan Personel Menghadapi Tantangan Digital Asap Karhutla Tebal Selimuti Tanjab Barat, Dinkes Buka Rumah Oksigen 3 Bed Polda Jambi Perkenalkan Benih SAS Siginjai Andalan Sejahtera di Agrinex Expo 2026, Dukung Kemandirian Petani Polsek Kota Baru Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Basecamp Narkoba  Langkah Awal Kebaikan, Satgas TMMD Resmi Mulai Pengeboran Sumur Bor Sasaran 2

Home / Advetorial

Senin, 3 Juni 2024 - 10:07 WIB

Gubernur Al Haris Resmikan Toko TPID di Pasar Siulak Kerinci, Upaya Kendalikan Harga Pangan

JAMBI  – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH meresmikan Toko Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Senin Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (03/06/2024).

Peresmian Toko TPID ini disaksikan Pj. Bupati Kerinci Asraf, Kepala BI Perwakilan Jambi, Perwakilan Bulog, dan para pimpinan Forkopimda Kabupaten Kerinci.

Gubernur Al Haris mengatakan, dengan adanya toko TPID yang menyediakan beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabe, dan bawang merah tersebut diharapkan dapat mengendalikan harga pangan di Kerinci.

“Kerinci ini mulai dari Januari 2024 lalu menjadi daerah perhitungan inflasi bersama Bungo dan Kota Jambi. Adanya toko TPID ini kita harap dapat menjadi acuan harga-harga kebutuhan pokok di Kerinci ini,” kata Al Haris.

Al Haris menyebutkan, secara stok pangan daerah Kerinci masih aman, hanya saja tata niaga yang belum terkendali sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.

BACA LAINNYA  Ketua Fraksi PAN Robinson Sirait.SM Ucapkan Selamat kepada 12 Pejabat Muaro Jambi yang Dilantik

“Jadi inflasi disini bukan karena stok, tapi tata niaga yang tidak terkendali, hukum pasar perdagangan cenderung menjual ke harga yang lebih tinggi, dan itulah yang menyebabkan harga tidak terkendali. Jadi perlu ada toko TPID ini untuk menjadi penyeimbang harga,” ujarnya.

Al Haris juga berharap toko TPID ini ada disemua kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Selain itu, Al Haris juga akan melakukan langkah penguatan pangan dengan meminta setiap daerah menyiapkan lahan khusus untuk ditanami tanaman yang bisa mengendalikan inflasi.

“Ini sudah ada toko TPID, saya minta semua daerah punya toko inflasi, selanjutnya tinggal penguatan pangan kita. Untuk penguatan pangan, Bungo sudah melakukan langkah menyiapkan lahan 10 hektar untuk penguatan pangan, nanti kedepan saya ingin semua daerah punya lahan khusus juga untuk penguatan pangan,” katanya.

BACA LAINNYA  Wagub Sani: Pertumbuhan UMKM Jambi Berkembang Pesat

Sementara itu Plt. Asisten II Pemprov Jambi yang juga Wakil Ketua TPID Jambi Johansyah mengatakan, Kerinci merupakan salah satu daerah selain Bungo dan Kota Jambi yang menjadi daerah perhitungan inflasi di Provinsi Jambi.

Terkait toko TPID, dikatakan Johansyah merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi di Kerinci.

“Khusus Kerinci pencatat harga komunitas di pantau di Pasar Senin Siulak dan Pasar Hiang. Toko TPID ini dibiayai Bank Indonesia, berkoordinasi dengan Bulog. Toko ini merupakan salah satu upaya mengendalikan inflasi daerah serta penyeimbang harga pangan masyarakat yang menjadi perhitungan inflasi,” sebutnya. (Diskominfo Provinsi Jambi)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Lepas JCH Kloter 24, Wagub Sani: Jaga Kesehatan dan Pola Hidup Sehat serta Ikuti Arahan Pembimbing

Advetorial

Aidi Hatta Terima Kunker Puluhan Anggota DPRD Sungai Penuh

Advetorial

Bersama BPJN, Ivan Wirata Turun Langsung Menindaklanjuti Banjir di Desa Pondok Meja dan Muaro Sebapo

Advetorial

Cegah Rush Money, DPRD Jambi Panggil Bank Jambi, OJK dan BI

Advetorial

Politisi Muda Asal Batanghari, Muhammad Hafiz Fattah Kini Nahkodai Parlemen Provinsi Jambi

Advetorial

Debu Mengancam Kesehatan Masyarakat, Ivan Wirata Gandeng Stakeholder Terkait Untuk Penanganannya.

Advetorial

Ditlantas Polda Jambi Catat Angka Lakalantas di Jambi Turun 79 Persen

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Laksanakan Tarawih Perdana Ramadhan 1447 H di Masjid Al Anwar Kuala Tungkal