Wagub dan Kapolda Aceh Jenguk Korban Insiden Bendera, Dengarkan Aspirasi Masyarakat  Progres 55 Persen! Dinding Rumah Supiandi Tertutup Rapi, Besok Proses Pengecatan TMMD 130 Kodim 0419/Tanjab Wujudkan Rumah Misnan Jadi Layak Huni, Progresnya 55 Persen Pantang Menyerah! Pengeboran Manual Sumur Bor Sasaran 2 TMMD Tembus 45 Persen Bupati Kerinci Vs Satpam Maladministrasi? DPD IWO-I : Ombudsman Segera Turun ke Kerinci

Home / Berita

Selasa, 15 September 2026 - 12:40 WIB

Implementasikan 15 Program Aksi Kemenimipas, Rutan Kelas I Tangerang Tanam Jagung Hibrida

TANGERANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan pertanian seluas kurang lebih 3.500 m² sebagai tahap awal pengembangan lahan pertanian jagung di lingkungan Rutan.

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain berorientasi pada pemanfaatan lahan secara produktif, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan melalui pemberian keterampilan di bidang pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan bersama peserta magang turut terlibat secara langsung dalam proses penanaman benih jagung hibrida. Mereka diberikan pemahaman dan praktik mengenai tahapan awal budidaya jagung, mulai dari persiapan lahan, penentuan jarak tanam, hingga teknik penanaman benih yang tepat.

BACA LAINNYA  Tempuh Ratusan Kilometer Menembus Belantara Hutan, Dandim 0416/Bute Cek Kesiapan Instrumen Mitigasi Karhutla

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Hermanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan peningkatan keterampilan Warga Binaan.

“Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami ingin memberikan keterampilan yang nyata dan dapat diterapkan oleh Warga Binaan. Mereka tidak hanya mendapatkan pembinaan secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses budidaya, mulai dari penanaman hingga nantinya proses pemeliharaan dan panen,” ujar Hermanto.

Menurutnya, keterampilan di bidang pertanian diharapkan dapat menjadi salah satu bekal positif bagi Warga Binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

“Harapannya, apa yang mereka pelajari selama berada di Rutan dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami ingin proses pembinaan di Rutan memberikan manfaat yang nyata, sehingga Warga Binaan memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk memulai aktivitas yang produktif setelah selesai menjalani masa pidana,” tambahnya.

BACA LAINNYA  Sampaikan Program, Ketua FKPP Sambangi Kapolda Jambi 

Hermanto juga menegaskan bahwa pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Rutan akan terus didorong sebagai bagian dari upaya mewujudkan program pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan.

Dengan adanya kegiatan penanaman jagung hibrida ini, Rutan Kelas I Tangerang tidak hanya mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman kerja nyata. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan dan keterampilan Warga Binaan.

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Dirreskrimsus Polda Jambi Pantau Harga Serta Ketersediaan Bahan Pokok Selama Ramadhan

Berita

Sektor Jasa Keuangan Stabil Dan Tumbuh Positif Di Awal Tahun

Berita

Tinjau TPI Ujung Serangga, T Rival Amiruddin Soroti Besarnya Potensi Kelautan Aceh Barat Daya.

Berita

Kapolres Tanjab Timur Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2023

Berita

Bupati Tanjab Barat: Sampah Bukan Ancaman, Tapi Peluang Usaha

Berita

Buka Rakernis Fungsi Reserse, Ini Pesan dan Penekanan Kapolda Jambi

Berita

Masuk Daftar Lima Polda Terbaik se Indonesia, Polda Jambi Akan Terima Kunjungan Kompolnas

Berita

Danrem 042/Gapu Ikuti Rapim Kodam II/Swj TA 2023