HUT Tebo ke-27, Bupati Serahkan Santunan BPJS untuk Almarhum Heri Rawas  Polisi Bersama Masyarakat: Paradigma Baru Menuju New Public Service di Tubuh Polri Gubernur Jambi Lepas 146 Personel Satgas Karhutla, Pemadaman Kebakaran di Taman Nasional Berbak dan Sembilang Diintensifkan Minggu Kasih di Gereja HKBP, Kapolres Sarolangun: Perbedaan Bukan Penghalang untuk Hidup Rukun Gercep! Kolaborasi Unit Reskrim Polsek Limun dan Tim Opsnal Macan Pseko Ringkus Pelaku Penggelapan Motor di Sumsel

Home / Berita

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:56 WIB

Ketum GPNI Minta KPK Audit Seluruh Daerah Pasca Muara Enim

JAKARTA  – Ketua Umum Generasi Perubahan Nusantara Indonesia Gleen Lesnussa apresiasi KPK yang bongkar korupsi di Pemkab Muara Enim Sumsel. Ia nilai langkah ini bukti hukum memihak rakyat.

Gleen minta kasus Muara Enim jadi pintu masuk audit nasional. Menurutnya masih banyak anggaran negara diduga tak sampai ke warga pelosok.

“Saya apresiasi Ketua KPK dan jajaran yang berani bongkar korupsi besar Sumsel. Semua daerah harus diaudit ketat. Anggaran untuk rakyat jangan berhenti di tengah jalan,” tegas Gleen Lesnussa.

BACA LAINNYA  DPRD Kota Jambi Usulkan Tambahan Rp100 Juta per Kecamatan untuk Pelayanan Publik

Ia ingatkan Bupati dipilih rakyat, wajib merakyat dan jaga kesejahteraan konstituen. Kasus Muara Enim harus jadi peringatan keras pemimpin daerah lain.

KPK ungkap dugaan korupsi penerimaan hadiah terkait audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim TA 2025. Ada kesepakatan ‘fee’ Rp1,6 miliar untuk ubah hasil audit BPK.

Plt Dir Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein jelaskan OTT dilakukan awal 2026 saat BPK Sumsel periksa laporan keuangan. Barang bukti: uang tunai Rp200 juta, dokumen, elektronik, 1 SUV.

BACA LAINNYA  Polres Tanjab Barat Siagakan Personel di Pos Terpadu Pelabuhan RoRo Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah 

KPK tetapkan 5 tersangka: Augusz Dewanggara, Titin Rita Lestari, Edison, Cory Erin Hardi, Fika.

Mereka ditahan 10-29 Juni 2026 di Rutan Merah Putih KPK. Penyidikan masih dikembangkan.

GPNI akan kawal kasus sampai tuntas. Organisasi dorong pengawasan keuangan daerah diperketat agar anggaran dinikmati rakyat, bukan segelintir oknum.

Sumber: Ketua Umum GPNI

Share :

Baca Juga

Berita

H+5 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Posyan KM 105 Muara Papalik Terpantau Masih Landai

Berita

AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto Berlari Bersama Gen Z di Presisi Merdeka Run 2025

Berita

Anggota Kodim 0416/Bute Bantu Pemasangan Rangka Jembatan Bailey di Jalinsum Bungo KM 60

Berita

Pencarian Hari Kedua, Lokasi Diduga Jatuhnya Pesawat Ditemukan

Berita

Tgk Khaidir Abdurrahman Duduk di BPK RI, Wabup Aceh Timur Ini Amanah Besar

Berita

Ojk Konsisten Dukung Upaya Pemberantasan Aktivitas Judi Online

Berita

Progres 98 Persen, Jembatan Siak Akan Dukung Konektivitas Wilayah Rengat–pekanbaru

Berita

Kunjungan Kerja Danrem 042/Gapu: Fokus pada Pembangunan dan Kemanunggalan TNI AD dengan Masyarakat