Ini Nama-nama Pejabat yang Dilantik Bupati Kerinci Monadi  Industri Hulu Migas Dorong Ekonomi Daerah, PetroChina Kontribusi Terbanyak Untuk Jambi Wagub Fadhlullah Tekankan Peran Strategis Media Saat Hadiri UKW di Banda Aceh  Selamat !!! Bendahara Pimpinan Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Timur Dilantik Menjadi Advokat PPKHI Peringati HBP Ke 62,Lapas Banda Aceh Berbagi Sembako Kepada Keluarga WBP Kurang Mampu

Home / Berita

Selasa, 1 November 2022 - 18:04 WIB

Polisi Gelar Olah Tkp Laka Kerja Tewaskan Siswa Magang

Bidik Indonesia News, Muaro Jambi – Kepolisian Muaro Jambi sedang mengelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di pabrik PT Sumber Graha Sejahtera (PT SGS) untuk mengetahui penyebab kematian seorang siswa magang di perusahaan tersebut akibat terjepit mesin press triplek.

 

“Pasca kejadian Senin (31/10) menewaskan Firmansyah (17) seorang siswa SMKN 1 Muaro Jambi yang sedang magang di perusahaan triplek itu, kini polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kematian korban, apakah ada kelaian yang menyebabkan kecelakaan kerja di perusahaan itu,” kata Kasi Humas Polres Muaro Jambi AKP Amradi, Selasa.

 

Untuk sementara lokasi kejadian itu sudah dipasang garis polisi ‘police line, dan tim gabungan dari

Satreskrim Polres Muaro Jambi dan Polsek Jaluko sudah melakukan olah TKP dan kemudian lagi akan dilanjutkan untuk direncanakan akan memeriksa saksi-saksi.

BACA LAINNYA  Wagub Aceh: Huntara Harus Adil, Semua Daerah Terdampak Wajib Diperhatikan

 

 

 

“Kita akan ungkap kasus kecelakaan kerja di PT SGS yang menewaskan seorang siswa magang di perusahaan yang memproduksi triplek itu, apakah disana ada kelalaian kerja atau bagaimana,” kata AKP Amradi.

 

Kejadian laka kerja itu terjadi Senin (31/10) dimana ada seorang pelajar yang sedang melaksanakan kegiatan praktek atau magang di pabrik PT SGS , mengalami kecelakaan terjepit Mesin Hot Press atau mesin press triplek dan mengakibatkan korban meninggal dunia dirumah sakit setelah sempat dilarikan kesana.

 

 

 

Korban meninggal dunia di ruang IGD RSUD Raden Mattaher Jambi sekitar pukul 20.51 WIB, kemudian korban Firmansyah yang akrab dipanggil Emen itu dibawa ke rumah duka beralamat di Simpang Lima, RT 07, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi untuk kemudian dimakamkan pihak keluarga.

BACA LAINNYA  Terkait Tahapan Pemilu 2024, Partai Golkar Muaro Jambi Rampung Sempurnakan Dokumen Perubahan DCS

 

 

 

AKP Amradi menjelaskan kejadian ini berawal ketika korban Firmansyah bersama pihak Maintenance Mesin sedang memperbaiki mesin Hot Press 23, pada saat monitor tersebut sedang memperbaiki, tanpa disadari mesin Hot Fress 23 bergerak sendiri dan korban pada saat itu sedang berada dibawah mesin dan seketika badan korban beserta kepala terjepit kebawah.

 

 

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dibagian muka lebam hitam karena panas mesin, kedua mata bengkak merah, bagian punggung, kaki dan dada luka lecet dan setelah kejadian, korban langsung dilarikan kerumah sakit setelah dilakukan perawatan korban meninggal dunia,” kata AKP Amradi. (Dhea)

Share :

Baca Juga

Berita

Melalui kegiatan pertemuan rutin, Bhayangkari Ditpolairud Daerah Jambi perkuat silaturahmi

Berita

Bergerak untuk Sumatra: Sinsen Alirkan Kepedulian Perusahaan dan Aksi Empati Karyawan

Berita

Pakar Hukum Tata Negara Sebut Perppu Cipta Kerja Merupakan Kewenangan Presiden

Berita

Berikan Rasa Aman, Polda Jambi Himbau Masyarakat Saling Jaga Situasi Kamtibmas Selama Operasi Ketupat 2025

Berita

Ikuti Rakor Lintas Sektoral, Ketua DPRD Tanjab Barat Sebut Siap Bersinergi Untuk Kenyamanan Bersama

Berita

Prestasi Gemilang! 13 Siswa SMPN 03 Tanjab Barat Lulus Seleksi SPMB di SMAN Titian Teras Jambi 2026/2027

Berita

Dinyatakan Berkas Lengkap, Ko Apek Resmi Dititipkan Kejari ke Lapas Kelas IIA Jambi

Berita

Deteksi Dini dan Akselerasi Arahan Menteri Imipas, Lapas Bungo Kembali Geledah Kamar Hunian