Lapas Kelas IIB Idi Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kemenkeu Fair Dumai Jadi Momentum BRI Duri Perkuat Layanan Dan Pembiayaan UMKM Di Hadapan Pemerintah Pusat, Gubernur Al Haris Pastikan Satgas Karhutla Terus Bekerja Padamkan Titik Api Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 5,9 Gram Danrem 042/Gapu Terjun Langsung Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Desa Air Merah

Home / Berita

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:33 WIB

Polres Sergai Tindaklanjuti Pengaduan Tim Penyelesaian Lahan Kelompok 80, Zuhari Minta Hentikan Aktivitas PT DMK dan Periksa Semua Penggarap

SERGAI – Polres Sergai melalui Surat Nomor B1/69/I/RES.1.24/2026/Reskrim tanggal 12 Januari 2026, mengudang Zuhari selaku Ketua Tim Penyelesaian Lahan Kelompok 80 Kecamatan Tanjung Beringin,Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), perihal Klarifikasi pengaduan yang telah disampaikan belum lama ini.

Usai memberikan keterangan kepada penyelidik unit Tipidter Satreskrim Polres Sergai pada Rabu (14/1/2026) sekira pukul 13.10 WIB,

 

Zuhari membeberkan bahwa dalam memberikan keterangan lebih kurang selama satu jam kepada penyelidik, ia meminta Polres Sergai melakukan pemeriksaan terhadap Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT Deli Mina Tirta Karya (DMK), karena Sertifikat HGU Nomor 1 tahun 1992 adalah peruntukannya untuk Tambak Udang, namun dilakukan perubahan menjadi Kebun Kelapa Sawit tanpa ada perubahan Sertifikat HGU sebelum habis masa berlakunya pada tanggal 31 Desember 2017 yang lalu.

BACA LAINNYA  DPRD Kabupaten Muaro Jambi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H

 

Kini lahan Eks HGU PT DMK itu telah berubah total menjadi Kebun Kelapa Sawit dan sebahagian diperkirakan puluhan hektar menjadi sawah oleh oknum-oknum penggarap yang tidak diketahui apa dasarnya. Selain itu lanjutnya, kami juga minta lahan kelompok 80 lebih kurang seluas 287 hektar segera dikembalikan, karena lahan yang ditanami Kelapa Sawit dan dijadikan sawah itu merupakan lahan kelompok 80.

 

Sedangkan dasar Tim Penyelesaian Lahan Kelompok 80 membuat pengaduan dan meminta pihak Polres Sergai melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak PT DMK, karena kami menduga PT DMK diduga kuat tidak memiliki IUP dan Sertifikat Perubahan HGU Tambak Udang menjadi Kebun Kelapa Sawit.

 

Begitu juga dengan perubahan Tambak Udang menjadi Sawah, kami menduga juga tidak ada dikeluarkan Sertifikat perubahan HGU oleh BPN Pusat dan BPN Wilayah Sumatera Utara. Nah, terkait dengan persoalan tersebut, Tim Penyelesaian Lahan Kelompok 80 kata Zuhari, mendesak agar semua aktivitas PT DMK dan semua penggarap dihentikan dan diperiksa.

BACA LAINNYA  Kapolri Bakar Semangat Anggota Pengamanan KTT G20: Jadikan Ini Kebanggaan dan Kehormatan Kalian

 

Pemkab Sergai Lamban

Tim Penyelesaian Lahan Kelompok 80 Kecamatan Tanjung Beringin menilai Pemkab Serdang Bedagai sangat lamban dalam menyelesaikan persoalan sengketa lahan Eks HGU PT DMK dengan petani plasma kelompok 80. Kami sangat menyayangkan penyelesaian sengketa ini berlaurt-larut. Kami berharap Pemkab Sergai banggalah ketika berhasil menyelesaikan banyak persoalan masyarakat dengan cepat dan sukses.

 

Bukan sebaliknya, merasa bangga ketika banyak persoalan masyarakat tidak dapat terselesaikan hingga 22 tahun usia Sergai.”ucap Zuhari.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Kegiatan Pencegahan Bullying Dan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkotika, Yang Dilaksanakan Di SMA Negeri 3, Banyuasin.

Berita

Ojk Dan Bps Umumkan Hasil Survei Nasional Literasi Dan Inklusi Keuangan Tahun 2024

Berita

Kejaksaan Negeri Batanghari Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba dan Ganja

Berita

Kapolda Jambi Buka Sumatera CUP Prix (SCP) Nasional Championship 2023

Berita

Apresiasi Klien Berprestasi: Pertamina AFT Sultan Thaha Berikan 1 Set Mesin Jahit baru kepada Klien Bapas Jambi, Lanjutkan Pelatihan Menjahit Batch II

Berita

Kabid Keu, Kepala SPN dan 4 Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi

Berita

Sekda Pimpin Rapat Pengamanan Malam Pergantian Tahun 2021 ke 2022

Berita

Mayat lelaki Tanpa Identitas Ditemukan di Kota Sungai Penuh