Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRIĀ 

Home / Berita

Jumat, 14 November 2025 - 06:48 WIB

Protes Maraknya PETI, Akses Jalan di Bungo Sempat Lumpuh Akibat Pemblokiran

Bungo – Akses jalan menuju Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang di Kabupaten Bungo sempat diblokir warga Desa Peninjau, Kecamatan Bathin II Pelayang, pada Kamis (13/11/2025).

 

Aksi ini merupakan bentuk protes masyarakat terhadap maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dinilai mengakibatkan pencemaran di aliran Sungai Batang Tebo.

 

Pemblokiran berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan menyebabkan terganggunya mobilitas masyarakat yang melintas. Warga menilai aktivitas PETI di wilayah hulu sungai, tepatnya di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, telah menyebabkan kekeruhan air meningkat sehingga berdampak pada kebutuhan sehari-hari.

 

Menanggapi aksi tersebut, jajaran Sat Intelkam Polres Bungo yang dipimpin KBO Intelkam Ipda Hairi bersama Kanit Politik Aiptu Sugeng Hartanto melakukan koordinasi dengan Camat Bathin II Pelayang dan Kepala Desa Peninjau sekitar pukul 12.30 WIB. Tim kemudian meninjau lokasi pemblokiran pada pukul 15.00 WIB.

BACA LAINNYA  Breaking News : Gunakan Narkoba, Polres Sarolangun Amankan Oknum Caleg dari Partai PDIP

 

Situasi mereda setelah Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., tiba di lokasi pukul 16.30 WIB dan berdialog langsung dengan warga.

 

Mediasi tersebut turut dihadiri Kapolsek Bathin II Pelayang Iptu R.F. Ritonga, Kapolsek Limbur Lubuk Mengkuang Ipda Hamsyah, Camat Bathin II Pelayang Hasan, dan Kepala Desa Peninjau Afrizal, S.Sos., L.M.P., beserta sekitar 70 warga.

 

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni Aktivitas PETI di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang segera ditertibkan karena mencemari Sungai Batang Tebo, Pemulihan kualitas air sungai yang menjadi kebutuhan vital untuk mandi, mencuci, dan aktivitas masyarakat lainnya dan Penindakan cepat oleh pemerintah daerah agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah.

BACA LAINNYA  KI adalah Investasi

 

Hasil mediasi menyepakati dua poin penting. Pertama, warga berencana turun ke lokasi PETI pada Sabtu, 15 November 2025, untuk melakukan swiping terhadap aktivitas ilegal tersebut.

 

Kedua, Bupati Bungo berkomitmen membawa aspirasi warga ke Satgas PETI dan segera menjadwalkan razia resmi, sekaligus mengimbau warga membuka blokade jalan.

 

Kesepakatan ini membuat pemblokiran dibuka kembali sekitar pukul 17.20 WIB, dan jalur penghubung kembali dapat dilalui. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pukul 17.45 WIB dengan situasi aman dan kondusif. (Viryzha)

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri Penyerahan Remisi Umum HUT RI ke-77 di Lapas Jambi, Kemas Faried Alfarelly : Kita Apresiasi Kemenkumham JambiĀ 

Berita

Larikan Motor Nmax dengan Modus Pinjam Beli Gorengan, Pria di Merangin Diciduk Polisi

Berita

Peringati Hari Pahlawan, Korem 061s/sk menggelar kegiatan doa bersamaĀ 

Berita

Breaking News, Wakapolda Jambi dan Dirreskrimsus Dimutasi, Ini Penggantinya

Berita

Pasca Terjadinya Longsor, Dandim 0417/Kerinci Bersama Kadis PUPR Kunjungi Lokasi Longsor

Berita

Kanwil Ditjenpas Aceh dan Kejati Aceh Sepakati Inventarisasi Aset Rupbasan

Berita

Cabor Tinju U 17, Delapan Atlet Terbaik Diturunkan Pada Pra POPNASĀ 

Berita

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Upacara HUT Aceh Timur ke-69 dan HUT KORPRI ke-54.Ā