Personel Brimob Polda Jambi Ukir Prestasi di Kejurnas Pencak Silat Satria Muda Indonesia* HUT Tebo ke-27, Bupati Serahkan Santunan BPJS untuk Almarhum Heri Rawas  Polisi Bersama Masyarakat: Paradigma Baru Menuju New Public Service di Tubuh Polri Gubernur Jambi Lepas 146 Personel Satgas Karhutla, Pemadaman Kebakaran di Taman Nasional Berbak dan Sembilang Diintensifkan Minggu Kasih di Gereja HKBP, Kapolres Sarolangun: Perbedaan Bukan Penghalang untuk Hidup Rukun

Home / Berita

Minggu, 19 November 2023 - 20:30 WIB

Identifikasi Makna Kebaikan dengan Dosa

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.

Penulis Lepas Yogyakarta

Kebaikan dan keburukan adalah dua hal yang bertentangan dan menjadi nilai perbuatan setiap orang. Kebaikan mendatangkan pahala sedang keburukan bernilai dosa atau balasan berupa keburukan. Namun pada kondisi tertentu, khususnya kebaikan memiliki makna tertentu.

Ustadz Abdullah Roy dalam kajian yang diselenggarakan dalam kanal Youtube pribadinya mengatakan kebaikan atau “al-birr” adalah segala hal yang baik zahir maupun bathin. “al-birr” atau kebaikan semua kebaikan seperti zikir, membaca al-Qur’an dan ketakutan kepada Allah termasuk juga menjauhi larangan Allah.

BACA LAINNYA  Polres Aceh Timur Gelar Dzikir dan Doa Bersama Jelang Hari Bhayangkara ke-79

Adapun penyandingan “al-birr” dengan kata taqwa sebagaimana tercantum dalam al-Qur’an memailiki makna spesifik; “al-birr” bermakna (menjalankan/mengamalkan) semua kebaikan sedang taqwa berarti takut kepada Allah sehingga menghindari larangan-laranganNya.

Ciri-ciri dosa: jika melakukannya jiwanya terguncang dan dia malu jika itu diketahui orang lain dan dia tidak suka jika orang melakukannya, maka ketahuilah kondisi ini adalah dosa.

Hal ini berlaku bagi orang yang terbiasa dalam ketaqwaan dan berhati bersih, dan tidak berlaku bagi orang fasik/terbiasa melakukan perbuatan dosa.

Dikisahkan suatu ketika Wabisoh menemui Rasul, sedang Rasul telah mengetahui, maka ditanyakan kepadanya: “apakah kau (Wabisoh) hendak bertanya tentang apa itu kebaikan (“al-birr”)?” Jawab Wabisoh: “ya!”

BACA LAINNYA  Kapolda Jambi Pimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 78

Rasul bersabda: “hendaklah kau bertanya kepada hatimu. Maka tatkala seseorang ketika mengalami keraguan maka jangan ragu untuk bertanya ahli dzikir atau ahli ilmu.

Tanda kebaikan dia tenang ketika dia melakukannya. Adapun untuk menetapkan suatu amalan adalah amal saleh, maka harus ada dalilnya. Tidak mengembalikannya kepada perasaan. Ini sebuah kaidah dalam membedakan perbuatan perintah larangan sebagai bentuk kesalehan.

Share :

Baca Juga

Berita

HKI Selesaikan Rest Area Tol Palembang-Betung Seksi 3 Struktur, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Sumatra Selatan

Berita

Tingkatkan Kesadaran Keamanan Masyarakat, Ditbinmas Polda Jambi Gelar Subling Harkamtibmas di Masjid Nurul Islam

Berita

Hutama Karya Siapkan Rest Area KM 397 Tol Palembang-Betung Sambut Mudik Lebaran

Berita

Hari Ketiga di Labuan Bajo, Presiden Jokowi Tinjau RSUD Komodo

Berita

Kunjungan Kerja Kadivas Ke Lapas idi Rayeuk Aceh timur Cek Kondisi Lapas idi.

Berita

Diminta Kembalikan Uang Negara Rp 75 Juta, Dewan Muaro Jambi Panggil Asniani

Berita

Kolaborasi dan Sinergi Tangani Banjir, Gubernur dan Wali Kota Turun Bersama Tinjau Warga Terdampak

Berita

DPKPP Sungai Penuh Gelar Gerakan Pangan Murah