Rutan Kelas I Tangerang Laksanakan Pemindahan 40 Warga Binaan ke Lapas Kelas I Tangerang Terobos Hujan dan Medan Berlumpur, Bupati Monadi dan Dandim Kerinci Buka Pembangunan Jalan 26 Km Pungut Mudik Sungai Kuning Perkuat Pelayanan Cepat dan Transparan untuk Masyarakat, Pemkab Kerinci Teken Komitmen Bersama Digitalisasi Desa 2026 Dituding Selingkuh dengan Bupati, Bidan di Aceh Timur Klarifikasi: Itu Fitnah, Saya Korban KDRT Bupati Monadi Teken NPHD dengan Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Kerinci

Home / Berita

Minggu, 23 Februari 2025 - 14:04 WIB

Haji Uma Sayangkan Pernyataan Ketua DPRA Yang Menyerang Personal Wagub Disidang Paripurna

BANDA ACEH | H Sudirman atau Haji Uma anggota DPD RI menilai pernyataan Ketua DPR Aceh, Zulfadli yang secara personal menyerang Wagub Aceh, Fadhlullah, sebagai dalang dibalik pengangkatan Plt Sekda Aceh sama sekali tidak pantas.

Seharusnya dalam kapasitas sebagai Ketua DPR Aceh dalam sidang Paripurna terbuka DPR Aceh bukan untuk membahas persoalan pribadi. Menurut Haji Uma, Apalagi pengangkatan Alhudri sebagai Plt Sekda Aceh ditandatangani Mualem selaku Gubernur Aceh, terlepas atas usulan siapa, namun Gubernur Aceh tentu tidak luput dari berbagai pertimbangan sebelum melakukan penetapan apalagi pengangkatan Sekda Aceh.

“dalam segi analisis saya,hal itu sangat tidak pantas dikatakan oleh Ketua DPR Aceh apalagi dalam sidang, apalagi dalam sidang Paripurna yang sakral itu. Mestinya dapat dikomunikasikan secara langsung dengan pihak terkait, termasuk Mualem. Bukan malah diumbar secara sembrono ke publik”, kata haji uma, Sabtu (22/02/2025).

BACA LAINNYA  Kapolres Tanjab Babrat Pimpin Sertijab Wakapolres dan 2 Kasat

Dalam tanggapan nya haji uma menambahkan jika Ketua DPRA berpendapat demikian kepada Dek Fadh, maka sama halnya menjatuhkan Mualem dengan membangun opini publik bahwa Gubernur tidak mampu menilai dan mempertimbangkan pejabat yang ditunjuk, sebab Muallem dan Dek Fadh merupakan satu kesatuan, apalagi Mualem atasan langsung Ketua DPRA di Partai Aceh.

Haji Uma menambahkan Seharusnya dua lembaga ini bersinergi untuk beriringan membangun Aceh dan menciptakan suasana yang harmonis damai dan menjadikan pendidikan yang bermartabat untuk anak bangsa, bukan malah memunculkan pemikiran dengan gaya premanisme dan menjatuhkan martabat lembaga DPR Aceh.

BACA LAINNYA  Keluarga Salah Satu Tersangka Pengeroyokan SAD Minta Keadilan dan Penangkapan Pelaku Lainnya

Dalam hal ini haji Uma mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh mengawal pemerintahan Aceh agar berjalan baik seperti yang dicita-citakan bersama. Bukan malah sebaliknya memantik suasana yang buruk yang nantinya berdampak terhadap kepemimpinan dan pembangunan Aceh.

“Kita berharap kepemimpinan Mualem dan Dek Fadh berjalan harmonis sehingga seluruh berbagai program pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat dapat berjalan seperti yang kita cita-citakan bersama. Perlu kita kawal bersama, bukan sebaliknya malah memantik perpecahan yang berdampak buruk bagi Aceh kedepannya”, pungkas Haji Uma.(**)

 

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

Pelindo Regional 2 Jambi dan Kejari Muaro Jambi Teken Kerja Sama Penanganan Hukum

Berita

Pimpin Apel Pagi Di Polda Jambi, Dirpolairud Polda Jambi : Profesi Polri Sangat Luar Biasa.

Berita

Kejari Jambi Hadiri Apel Serentak “Gerakan Pramuka Goes to School” di SMPN 11 Kota Jambi

Berita

Yamaha Grand Filano Sudah Ready Di Dealer Yamaha Jambi

Berita

Wagub Sani Dukung Pengembangan Kekayaan Intelektual Melalui Kanwil Kementerian Hukum Jambi

Berita

Pj Wali Kota Ucapkan Selamat : KPU Tetapkan Maulana-Diza Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Terpilih

Berita

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Sultan Thaha Catat Kinerja Puncak Pergerakan Penumpang dan Pesawat

Berita

Plt. Kakanwil Kortini Promosikan Pendekatan Kemanusiaan di Lapas IIA Jambi