Hari Ke-6, Pencarian Dua Korban Laka Kerja di Sungai Pengabuan Masih Berlanjut Seorang Pemancing Diduga Tenggelam di Sarolangun, Tiga SRU Tim SAR Gabungan Diterjunkan Bupati Tanjab Barat Sambangi Keluarga Korban Hilang di Sungai Pengabuan, Salurkan Santunan Jelang Idul Adha, Bupati Tanjab Barat Gelar Pasar Murah Tekan Harga Pangan Pastikan Bahan Pokok Menjelang Idul Adha, Wabup Junaidi Sidak Pasar

Home / Berita

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:22 WIB

Kegiatan Penelitian Ilmiah Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh Di Lapas Kelas’ II A Banda Aceh.

Banda Aceh Lapas Kelas’ II A,Salah satu Mahasiswa Pascasarjana dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan kegiatan penelitian ilmiah di Lapas Kelas IIA Banda Aceh sebagai bagian dari tugas akademik dalam menyusun tesis dan karya ilmiah, Senin (16/06/2025)

 

Penelitian ini mengangkat tema:

“Pemahaman dan Pengamalan Agama serta Pengaruhnya terhadap Transformasi Moralitas Warga Binaan Lapas” studi Kasus di Lapas Kelas IIA Banda Aceh.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah bagaimana bimbingan keagamaan Islam yang diberikan oleh berbagai pihak, seperti Penyuluh Agama Kementerian Agama, lembaga keagamaan lokal, serta ustaz/pendakwah independen, mempengaruhi :

• Pemahaman keagamaan para warga binaan,

• Pengamalan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas,

BACA LAINNYA  Ditlantas Polda Jambi Himbau Masyarakat Melalui SMS Blast, Kompol Aan Saputra: Demi Keselamatan dan Keamanan di Jalan

• serta perubahan moral dan sikap mereka selama masa pembinaan.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan instrumen utama berupa kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Isi kuesioner yang disebarkan kepada warga binaan mencakup poin-poin berikut:

1. Tingkat pemahaman tentang ajaran Islam sebelum dan sesudah menjalani masa pembinaan.

2. Frekuensi mengikuti bimbingan keagamaan di dalam lapas.

3. Pengaruh bimbingan agama terhadap perubahan sikap, perilaku, dan moralitas.

4. Persepsi terhadap penyuluh agama dan kegiatan pembinaan spiritual.

5. Rencana dan komitmen spiritual setelah bebas dari masa pidana.

 

Meski hasil akhir masih dalam proses analisis, observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengakui terjadinya perubahan positif dalam hal cara berpikir, kebiasaan ibadah, serta hubungan sosial di antara sesama warga binaan.

BACA LAINNYA  Satresnarkoba Polres Bungo Amankan Dua Pelaku dan BB 750 Gram Sabu

 

Para warga binaan juga menyampaikan bahwa keberadaan program pembinaan keagamaan yang konsisten dan berkelanjutan, termasuk ceramah, pelatihan ibadah, serta kajian tafsir dan fikih, sangat membantu mereka dalam mengenal agama secara lebih mendalam dan memperbaiki karakter diri.

 

Penelitian ini mendapat dukungan penuh dari pihak Lapas Kelas IIA Banda Aceh dan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan program pembinaan spiritual di lapas. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia akademik, lembaga pemasyarakatan, dan institusi keagamaan dalam mendorong perubahan yang bermakna bagi para warga binaan.

 

Zainal Abidin

Share :

Baca Juga

Berita

Pantau Persiapan Pilkada, Pjs. Gubernur Sudirman Ingatkan untuk Antisipasi Potensi Masalah di Tanjabbar 

Berita

Pengurus PWI Kabupaten Muaro Jambi Dilantik, Ini Nama-namanya

Berita

Kapolres Kerinci AKBP Muhammad Mujib Berikan Penghargaan Kepada Personil Berprestasi 

Berita

Kapolda Jambi Pimpin Panen Raya Jagung Serentak di PT Brahma Binabakti 

Berita

Dari Rutan untuk Masa Depan: Pelatihan Bahasa Inggris bagi Warga Binaan Rutan Tangerang

Berita

Awal Tahun Baru 2024, Yamaha Rilis WR155R Warna dan Grafis Baru  

Berita

Pj Bupati Terima Audensi Pekat Ib Kab. OKU Baturaja,

Berita

Tanggap Darurat Banjir, Lapas Manado Lakukan Evakuasi Warga  Binaan