Banjir Rendam Pematang Gajah, Brimob Polda Jambi Turun Langsung Salurkan Bansos dan Hibur Warga Program MBG Serap Rp7,2 Miliar per Hari, Wakapolda Jambi Tegaskan Dukungan Polri Kawal Tepat Sasaran Karutan Bener Meriah Resmi Berganti, Kakanwil Ditjenpas Aceh Tekankan Keberlanjutan Program Kerja Bukan Sekedar Makan Gratis, MBG di Jambi Rekrut Tenaga Kerja Lebih Dari 9 Ribu Orang Bupati ke Lokasi Kebakaran Teluk Nilau: “Kami Tidak Akan Tinggalkan Warga Sendiri” 

Home / Berita

Kamis, 3 Juli 2025 - 15:52 WIB

Seorang Pemuda Tewas Akibat Ledakan Ban di Bengkel Tempino, Muaro Jambi

Oplus_0

Oplus_0

Muarojambi,- Seorang pemuda berusia 23 tahun bernama Kelvan Sihaloho meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi di sebuah bengkel tambal ban milik Antoni Siregar, yang berlokasi di RT 16, Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

 

Peristiwa tragis ini terjadi saat Kelvan, yang diketahui berstatus sebagai pelajar/mahasiswa, sedang membantu proses penambalan ban truk milik perusahaan PT SIBA SURYA. Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama sopir truk bernama Oskalian Setiana tengah membuka ban kendaraan untuk dilakukan perbaikan.

BACA LAINNYA  BKTM Bersedekah, Bhabinkamtibmas Labuhan Pering Bantu Warga Disabilitas Tongkat Kruk

 

Setelah proses pendongkrakan dan pelepasan ban, Oskalian meninggalkan lokasi untuk mengurus surat jalan, sementara Kelvan tetap di lokasi untuk melanjutkan proses penambalan. Tak berselang lama, sekitar dua menit kemudian, terdengar suara ledakan keras dari arah bengkel.

 

Saksi mata sekaligus rekan kerja Oskalian, Akhmad Safuan, yang berada tak jauh dari lokasi bersama Oskalian, segera mendatangi sumber suara dan mendapati korban sudah tergeletak di tanah dengan wajah berlumuran darah. Saksi lainnya, Antoni Siregar dan Zulkifli Simanjuntak, segera membawa korban ke Puskesmas Tempino. Namun, saat tiba di puskesmas, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

BACA LAINNYA  Pelaku Pembacokan Di Pal 10 Sempat Jilat Darah Korban agar Tak dihantui

 

Korban diketahui berasal dari Lumban Luhut, Desa Hutabagasan, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun otopsi terhadap jenazah, dan telah menandatangani surat pernyataan resmi terkait hal tersebut.

 

Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan. Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait insiden ini, meski pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Share :

Baca Juga

Berita

Jurjani Wakil ketua DPRD Muaro Jambi Hadiri Tradisi Ziarah kubur Jelang Bulan Ramadhan

Berita

RSUD Raden Mataher Akan Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis Paru

Berita

Penyambutan dan Pelepasan Tim Kick Off The Rising Tide A Resonance Turut Dihadiri Kabid Humas Polda Jambi

Berita

Konflik Lahan koperasi; Belum Menemukan Kata Sepakat, Anggota Koperasi Fajar Pagi Tunda Mediasi 

Berita

Babinsa Pelayangan Koordinasikan Upaya Cegah Karhutla di Musim Kemarau

Berita

Ancang-ancang Sesi Dua Pilkada Serentak 2024

Berita

Danrem 042/Gapu Apresiasi Sinergi TMMD ke-126: Gotong Royong Wujud Kepedulian TNI untuk Masyarakat

Berita

Dituding Selingkuh dengan Bupati, Bidan di Aceh Timur Klarifikasi: Itu Fitnah, Saya Korban KDRT