KERINCI – Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci mengadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendidik dalam Penyelenggaraan Layanan Bimbingan dan Konseling Tahun 2026, bertempat di Aula Villa Roza Bukit Tengah, Siulak Mukai, pada Senin, 13 April 2026.
Dalam era transformasi pendidikan, peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) semakin krusial. Mereka tidak hanya mendampingi siswa secara akademik dan emosional, tetapi juga membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sosial dan tantangan masa depan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, khususnya dalam pembinaan karakter dan perkembangan peserta didik di tingkat SMP. Dalam kegiatan tersebut, para Guru BK dan tenaga pendidik dari berbagai satuan pendidikan mendapatkan materi strategis, termasuk penguatan kompetensi konselor sekolah, teknik identifikasi masalah peserta didik, strategi penanganan kasus, serta pendekatan konseling yang efektif dan humanis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Isra Kamar, melalui Kabid Pembinaan SMP, Dian Eka Satria, S.Si., M.Si, menekankan pentingnya layanan bimbingan dan konseling dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan. “Guru BK tidak hanya berfungsi sebagai pendamping, tetapi juga sebagai fasilitator dalam mengembangkan potensi dan karakter peserta didik,” ujarnya.
Dian menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Dinas Pendidikan untuk memperkuat peran guru BK dalam memberikan layanan profesional dan optimal sesuai dengan kebutuhan siswa di era perkembangan saat ini.
Narasumber Julia Eva Putri, M.Pd, juga menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan materi, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan praktik baik antar peserta, sehingga meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di bidang Bimbingan dan Konseling.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para guru BK dapat menjadi fasilitator yang efektif dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan. “Kami ingin membentuk guru BK yang lebih kompeten agar siswa dapat mencapai potensi maksimalnya dan menjadi generasi yang unggul baik secara akademis maupun karakter,” tutup Julia.
Pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan siswa secara menyeluruh.











